<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan BYD Pakai Baterai LFP Dibandingkan Nikel </title><description>Alasan BYD Pakai Blade Battery, Tahan Panas hingga 300 Derajat Celsius
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/07/52/2980155/null</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/07/52/2980155/null"/><item><title>Alasan BYD Pakai Baterai LFP Dibandingkan Nikel </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/07/52/2980155/null</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/03/07/52/2980155/null</guid><pubDate>Kamis 07 Maret 2024 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/07/52/2980155/alasan-byd-pakai-baterai-lfp-dibandingkan-nikel-pnmIkB3sFc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan BYD pakai baterai LFP ketimbang nikel. (Okezone/Feby Novalius)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/07/52/2980155/alasan-byd-pakai-baterai-lfp-dibandingkan-nikel-pnmIkB3sFc.jpg</image><title>Alasan BYD pakai baterai LFP ketimbang nikel. (Okezone/Feby Novalius)</title></images><description>





SHENZHEN - Build Your Dreams (BYD) lirik bisnis kendaraan listrik dengan memilih penggunaan blade battery untuk mobilnya. Menurut perusahaan teknologi China tersebut, penggunaan blade battery berkaitan dengan keselamatan.



Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao menjelaskan, BYD menggunakan blate battery bukan nikel, cobalt, mangan (NCM) untuk kendaraan listriknya.


&quot;Pertimbangannya untuk keamanan menggunakan blade battery. Itu yang utama keselamatan konsumen,&quot; ujarnya, di Shenzhen, China, Kamis (7/3/2024).




Baterai mobil listrik BYD diproduksi anak perusahaan, yaitu FinDreams Battery, di Chongqing, China. Blade battery memiliki kemampuan yang lebih mutakhir hingga 600 km dan dapat meningkatkan kepadatan energi hingga 50%.



Tingkat keamanan dari blade battery yang sudah teruji. Baterai tersebut menjadi satu-satunya yang lolos melalui serangkaian tes, salah satunya Nail Penetration Test, yang menguji kemampuan mengeliminasi potensi terbakarnya baterai saat kecelakaan.















Pada aspek longevity, sel blade battery memiliki rentang hidup sepanjang 1.200.000 km atau sekitar 3.000 kali charge, sehingga sangat tepat untuk penggunaan jangka panjang.









BACA JUGA:
Intip Kecanggihan Pabrik Mobil Listrik BYD di Changzhou China







Selain itu, blade battery telah melewati uji kondisi ekstrem, seperti dihancurkan, ditekuk, dipanaskan dalam tungku hingga 300 &amp;deg;C, dan diisi berlebihan hingga 260%.








BACA JUGA:
Perjalanan BYD dari Penyedia Baterai Motorola hingga Rajai Mobil Listrik









&quot;BYD sangat teguh untuk hal ini. Blate battery pertimbangan untuk keselamatan yang menjadi prioritas utama,&quot; ujarnya.




Tidak hanya itu, kemutakhiran blade battery lainnya adalah karena tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, namun juga sebagai bagian dari rangka NEV.


















Saat ini BYD telah mengembangkan e-platform 3.0 dengan susunan struktur dari blade battery yang akan menjadi pemimpin kendaraan masa depan dengan menempatkan keselamatan sebagai prioritas.








BACA JUGA:
Kapan Pesanan Mobil Listrik Sampai ke Konsumen, Ini Kata BYD











Blade battery dirancang untuk meningkatkan struktural e-platform 3.0 jika terjadi tabrakan. Dengan jalur transmisi gaya khusus untuk kendaraan elektrik, e-platform 3.0 mampu memberikan efisiensi dan perlindungan yang lebih aman.



Platform ini adalah sebuah inovasi pada pusat tenaga listrik, sehingga mampu mengintegrasikan unit kontrol kendaraan, sistem manajemen baterai, unit distribusi daya, motor penggerak, pengontrol motor, transmisi, dan pengisi daya On-Board.



</description><content:encoded>





SHENZHEN - Build Your Dreams (BYD) lirik bisnis kendaraan listrik dengan memilih penggunaan blade battery untuk mobilnya. Menurut perusahaan teknologi China tersebut, penggunaan blade battery berkaitan dengan keselamatan.



Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao menjelaskan, BYD menggunakan blate battery bukan nikel, cobalt, mangan (NCM) untuk kendaraan listriknya.


&quot;Pertimbangannya untuk keamanan menggunakan blade battery. Itu yang utama keselamatan konsumen,&quot; ujarnya, di Shenzhen, China, Kamis (7/3/2024).




Baterai mobil listrik BYD diproduksi anak perusahaan, yaitu FinDreams Battery, di Chongqing, China. Blade battery memiliki kemampuan yang lebih mutakhir hingga 600 km dan dapat meningkatkan kepadatan energi hingga 50%.



Tingkat keamanan dari blade battery yang sudah teruji. Baterai tersebut menjadi satu-satunya yang lolos melalui serangkaian tes, salah satunya Nail Penetration Test, yang menguji kemampuan mengeliminasi potensi terbakarnya baterai saat kecelakaan.















Pada aspek longevity, sel blade battery memiliki rentang hidup sepanjang 1.200.000 km atau sekitar 3.000 kali charge, sehingga sangat tepat untuk penggunaan jangka panjang.









BACA JUGA:
Intip Kecanggihan Pabrik Mobil Listrik BYD di Changzhou China







Selain itu, blade battery telah melewati uji kondisi ekstrem, seperti dihancurkan, ditekuk, dipanaskan dalam tungku hingga 300 &amp;deg;C, dan diisi berlebihan hingga 260%.








BACA JUGA:
Perjalanan BYD dari Penyedia Baterai Motorola hingga Rajai Mobil Listrik









&quot;BYD sangat teguh untuk hal ini. Blate battery pertimbangan untuk keselamatan yang menjadi prioritas utama,&quot; ujarnya.




Tidak hanya itu, kemutakhiran blade battery lainnya adalah karena tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, namun juga sebagai bagian dari rangka NEV.


















Saat ini BYD telah mengembangkan e-platform 3.0 dengan susunan struktur dari blade battery yang akan menjadi pemimpin kendaraan masa depan dengan menempatkan keselamatan sebagai prioritas.








BACA JUGA:
Kapan Pesanan Mobil Listrik Sampai ke Konsumen, Ini Kata BYD











Blade battery dirancang untuk meningkatkan struktural e-platform 3.0 jika terjadi tabrakan. Dengan jalur transmisi gaya khusus untuk kendaraan elektrik, e-platform 3.0 mampu memberikan efisiensi dan perlindungan yang lebih aman.



Platform ini adalah sebuah inovasi pada pusat tenaga listrik, sehingga mampu mengintegrasikan unit kontrol kendaraan, sistem manajemen baterai, unit distribusi daya, motor penggerak, pengontrol motor, transmisi, dan pengisi daya On-Board.



</content:encoded></item></channel></rss>
