<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Honda e Laris di Eropa tapi Tak Dijual di Indonesia, Kenapa?</title><description>HPM memastikan tidak akan menjual Honda e sebagai kendaraan listrik murni di Indonesia.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/02/27/52/2975947/honda-e-laris-di-eropa-tapi-tak-dijual-di-indonesia-kenapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/02/27/52/2975947/honda-e-laris-di-eropa-tapi-tak-dijual-di-indonesia-kenapa"/><item><title>Honda e Laris di Eropa tapi Tak Dijual di Indonesia, Kenapa?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/02/27/52/2975947/honda-e-laris-di-eropa-tapi-tak-dijual-di-indonesia-kenapa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/02/27/52/2975947/honda-e-laris-di-eropa-tapi-tak-dijual-di-indonesia-kenapa</guid><pubDate>Selasa 27 Februari 2024 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/27/52/2975947/honda-e-laris-di-eropa-tapi-tak-dijual-di-indonesia-kenapa-EKZs4rXxJu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Honda e laris di Eropa tapi tak dijual di Indonesia, kenapa? (Ilustrasi/Motortrend)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/27/52/2975947/honda-e-laris-di-eropa-tapi-tak-dijual-di-indonesia-kenapa-EKZs4rXxJu.jpg</image><title>Honda e laris di Eropa tapi tak dijual di Indonesia, kenapa? (Ilustrasi/Motortrend)</title></images><description>JAKARTA - PT Honda Prospect Motor (HPM) bakal mulai menjual mobil listrik usai studi panjang. Namun, produsen asal Jepang itu juga memastikan tidak akan menjual Honda e sebagai kendaraan listrik murni di Indonesia.
Sales &amp;amp; Marketing and Aftersales Director PT HPM ,Yusak Billy mengatakan, pihaknya tak akan pernah menjual Honda e di Indonesia. Salah satu alasannya adalah mobil listrik tersebut sudah disuntik mati oleh prinsipal di Jepang.
&amp;ldquo;Honda e sudah disuntik mati di Jepang. Honda e tidak kita jual, kita mengenalkan. Kita gunakan untuk studi. Banyak yang nanya dijual enggak? Tidak dijual,&amp;rdquo; kata Billy kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:
Honda Pamerkan Motor Listrik Baru SC e : Concept di IIMS 2024

Ia menegaskan, secara global Honda memiliki lini elektrifikasi yang luas dan hanya perlu menentukan mana yang cocok untuk pasar Indonesia. Karena itu, HPM akan sangat hati-hati dalam memilih model yang akan dibawa agar bisa diterima dengan baik.
&amp;ldquo;Kan ada e:N1, nanti akan keluar e:N2, di Amerika juga ada. Macam-macamlah ya  itu. Iya, makanya di Indonesia kan tadi belum bisa diomongin sekarang ya mau dibawa atau tidak. Kalau introduction mungkin bisa saja. Tapi, kalau ekspansi kan yang berat,&amp;rdquo; tuturnya.

BACA JUGA:
Pelajari Pasar, Honda Bakal Jualan Mobil Listrik di Indonesia

Diketahui, Honda baru memperkenalkan Honda e sebagai koleksi mobil listrik mereka di Indonesia. Mobil tersebut  menarik perhatian masyarakat Tanah Air karena desainnya yang kompak.Honda e dibekali baterai berkapasitas 35,5 kWh yang diklaim dapat menempuh jarak hingga 220 km dalam sekali pengisian daya penuh. Pengisian baterai dari 0-80 persen memerlukan waktu 30-36 menit dengan tipe Mennekes 2 dan CCS 2.

BACA JUGA:
Cara Unik Honda Sosialisasikan Kendaraan Listrik, Ajak Masyarakat Keliling Jakarta

Motor listrik penggerak berada di belakang ini mampu menghasilkan tenaga 151,8 hp dan torsi puncak 315 Nm. Untuk menempuh 0-100 km/jam dibutuhkan waktu kurang dari 9 detik menggunakan mode berkendara Sport.
Di Eropa, Honda e dipasarkan mulai 35.000 euro atau sekitar Rp591 jutaan. Mobil ini pun cukup laris.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Honda Prospect Motor (HPM) bakal mulai menjual mobil listrik usai studi panjang. Namun, produsen asal Jepang itu juga memastikan tidak akan menjual Honda e sebagai kendaraan listrik murni di Indonesia.
Sales &amp;amp; Marketing and Aftersales Director PT HPM ,Yusak Billy mengatakan, pihaknya tak akan pernah menjual Honda e di Indonesia. Salah satu alasannya adalah mobil listrik tersebut sudah disuntik mati oleh prinsipal di Jepang.
&amp;ldquo;Honda e sudah disuntik mati di Jepang. Honda e tidak kita jual, kita mengenalkan. Kita gunakan untuk studi. Banyak yang nanya dijual enggak? Tidak dijual,&amp;rdquo; kata Billy kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:
Honda Pamerkan Motor Listrik Baru SC e : Concept di IIMS 2024

Ia menegaskan, secara global Honda memiliki lini elektrifikasi yang luas dan hanya perlu menentukan mana yang cocok untuk pasar Indonesia. Karena itu, HPM akan sangat hati-hati dalam memilih model yang akan dibawa agar bisa diterima dengan baik.
&amp;ldquo;Kan ada e:N1, nanti akan keluar e:N2, di Amerika juga ada. Macam-macamlah ya  itu. Iya, makanya di Indonesia kan tadi belum bisa diomongin sekarang ya mau dibawa atau tidak. Kalau introduction mungkin bisa saja. Tapi, kalau ekspansi kan yang berat,&amp;rdquo; tuturnya.

BACA JUGA:
Pelajari Pasar, Honda Bakal Jualan Mobil Listrik di Indonesia

Diketahui, Honda baru memperkenalkan Honda e sebagai koleksi mobil listrik mereka di Indonesia. Mobil tersebut  menarik perhatian masyarakat Tanah Air karena desainnya yang kompak.Honda e dibekali baterai berkapasitas 35,5 kWh yang diklaim dapat menempuh jarak hingga 220 km dalam sekali pengisian daya penuh. Pengisian baterai dari 0-80 persen memerlukan waktu 30-36 menit dengan tipe Mennekes 2 dan CCS 2.

BACA JUGA:
Cara Unik Honda Sosialisasikan Kendaraan Listrik, Ajak Masyarakat Keliling Jakarta

Motor listrik penggerak berada di belakang ini mampu menghasilkan tenaga 151,8 hp dan torsi puncak 315 Nm. Untuk menempuh 0-100 km/jam dibutuhkan waktu kurang dari 9 detik menggunakan mode berkendara Sport.
Di Eropa, Honda e dipasarkan mulai 35.000 euro atau sekitar Rp591 jutaan. Mobil ini pun cukup laris.</content:encoded></item></channel></rss>
