<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelajari Pasar, Honda Bakal Jualan Mobil Listrik di Indonesia</title><description>Selesai Pelajari Pasar, Honda Bakal Jualan Mobil Listrik di Indonesia
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/02/17/52/2971506/pelajari-pasar-honda-bakal-jualan-mobil-listrik-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/02/17/52/2971506/pelajari-pasar-honda-bakal-jualan-mobil-listrik-di-indonesia"/><item><title>Pelajari Pasar, Honda Bakal Jualan Mobil Listrik di Indonesia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/02/17/52/2971506/pelajari-pasar-honda-bakal-jualan-mobil-listrik-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/02/17/52/2971506/pelajari-pasar-honda-bakal-jualan-mobil-listrik-di-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 17 Februari 2024 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/17/52/2971506/pelajari-pasar-honda-bakal-jualan-mobil-listrik-di-indonesia-4QvZO6LDcM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Honda siap jualan mobil listrik di Indonesia.(Okezone/Erha)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/17/52/2971506/pelajari-pasar-honda-bakal-jualan-mobil-listrik-di-indonesia-4QvZO6LDcM.jpg</image><title>Honda siap jualan mobil listrik di Indonesia.(Okezone/Erha)</title></images><description>





JAKARTA &amp;ndash; PT Honda Prospect Motor (HPM) siap menjual mobil listrik di Indonesia setelah mempelajari pasar. Hingga kini, produsen asal Jepang itu masih bermain di segmen mobil hybrid.

Kendati begitu, Sales &amp;amp; Marketing and After Sales Director HPM, Yusak Billy Yusak mengatakan, pihaknya masih membutuhkan untuk meluncurkan mobil listrik. Ini diperlukan agar bisa menyasar dan masuk dalam segmen yang tepat.

&amp;ldquo;Studi (mobil listrik) sudah selesai, nanti saatnya introduction. Biasanya habis introduction biasanya kan ada maturasi, ekspansi baru maturasi,&amp;rdquo; ujar Billy di gelaran IIMS 2024, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu Kamis (15/2/2024).

Diketahui, Honda bekerja sama dengan sejumlah pihak mempelajari kebutuhan mobil listrik di Indonesia. Namun, Billy memastikan pihaknya masih mempersiapkan formulasi yang tepat sebelum benar-benar meluncurkannya ke publik.

&amp;ldquo;Kita sudah selesai ada N-Van bekerja sama dengan Pertamina, Honda e: dengan kampus UI, itu sudah selesai studi sudah dapat jawabannya. Nanti kita akan introduce, tapi tunggu waktu yang tepatlah ya,&amp;rdquo; ucap Billy.

Hasil studi yang dilakukan sejumlah pihak, ujar Billy, cukup positif. Pasalnya, kendaraan tersebut telah melewati segala kondisi yang kemungkinan besar terjadi di Indonesia.








BACA JUGA:
Wuling Kenalkan Cloud EV di IIMS 2024








&amp;ldquo;Ya, bagus ya. Kita tahu bagaimana penggunaan baterainya di Honda N-Van atau Honda e: di Jakarta, macet, banjir, yang jalanan rusak itu bagus ya. Kita tahu seberapa besar penggunaan baterainya, charging di SPKLU-nya seperti apa, mana yang sudah diterima mana yang belum. Kita studi banyak soalnya,&amp;rdquo; ungkap Billy.


Sebelum menjual mobil listrik, Billy menegaskan untuk memperkenalkannya terlebih dahulu model yang akan dipasarkan Honda. Menurutnya, Honda juga perlu masukan dari konsumen agar sesuai dengan apa yang diharapkan.



&amp;ldquo;Nanti-nanti itu belum saatnya (dipasarkan) saya bicarakan ya. Sebelum ekspansi kita introduction dulu. Bukan artinya mass production yang banyak begitu ya, tapi memperkenalkan ke konsumen kalau Honda memang punya teknologi,&amp;rdquo; tuturnya.







BACA JUGA:
Harga Tiket IIMS 2024 dan Cara Membelinya








&amp;ldquo;Setelah itu baru ekspansi termasuk produksi secara lokal, tergantung infrastruktur yang ada. Target Honda secara global, di 2040 semua produk harus net zero emission,&amp;rdquo; lanjutnya.





</description><content:encoded>





JAKARTA &amp;ndash; PT Honda Prospect Motor (HPM) siap menjual mobil listrik di Indonesia setelah mempelajari pasar. Hingga kini, produsen asal Jepang itu masih bermain di segmen mobil hybrid.

Kendati begitu, Sales &amp;amp; Marketing and After Sales Director HPM, Yusak Billy Yusak mengatakan, pihaknya masih membutuhkan untuk meluncurkan mobil listrik. Ini diperlukan agar bisa menyasar dan masuk dalam segmen yang tepat.

&amp;ldquo;Studi (mobil listrik) sudah selesai, nanti saatnya introduction. Biasanya habis introduction biasanya kan ada maturasi, ekspansi baru maturasi,&amp;rdquo; ujar Billy di gelaran IIMS 2024, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu Kamis (15/2/2024).

Diketahui, Honda bekerja sama dengan sejumlah pihak mempelajari kebutuhan mobil listrik di Indonesia. Namun, Billy memastikan pihaknya masih mempersiapkan formulasi yang tepat sebelum benar-benar meluncurkannya ke publik.

&amp;ldquo;Kita sudah selesai ada N-Van bekerja sama dengan Pertamina, Honda e: dengan kampus UI, itu sudah selesai studi sudah dapat jawabannya. Nanti kita akan introduce, tapi tunggu waktu yang tepatlah ya,&amp;rdquo; ucap Billy.

Hasil studi yang dilakukan sejumlah pihak, ujar Billy, cukup positif. Pasalnya, kendaraan tersebut telah melewati segala kondisi yang kemungkinan besar terjadi di Indonesia.








BACA JUGA:
Wuling Kenalkan Cloud EV di IIMS 2024








&amp;ldquo;Ya, bagus ya. Kita tahu bagaimana penggunaan baterainya di Honda N-Van atau Honda e: di Jakarta, macet, banjir, yang jalanan rusak itu bagus ya. Kita tahu seberapa besar penggunaan baterainya, charging di SPKLU-nya seperti apa, mana yang sudah diterima mana yang belum. Kita studi banyak soalnya,&amp;rdquo; ungkap Billy.


Sebelum menjual mobil listrik, Billy menegaskan untuk memperkenalkannya terlebih dahulu model yang akan dipasarkan Honda. Menurutnya, Honda juga perlu masukan dari konsumen agar sesuai dengan apa yang diharapkan.



&amp;ldquo;Nanti-nanti itu belum saatnya (dipasarkan) saya bicarakan ya. Sebelum ekspansi kita introduction dulu. Bukan artinya mass production yang banyak begitu ya, tapi memperkenalkan ke konsumen kalau Honda memang punya teknologi,&amp;rdquo; tuturnya.







BACA JUGA:
Harga Tiket IIMS 2024 dan Cara Membelinya








&amp;ldquo;Setelah itu baru ekspansi termasuk produksi secara lokal, tergantung infrastruktur yang ada. Target Honda secara global, di 2040 semua produk harus net zero emission,&amp;rdquo; lanjutnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
