<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Populasi Motor Listrik di Indonesia Meningkat, Segini Jumlahnya</title><description>Populasi Motor Listrik di Indonesia Meningkat, Segini Jumlahnya
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/26/53/2960802/populasi-motor-listrik-di-indonesia-meningkat-segini-jumlahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/26/53/2960802/populasi-motor-listrik-di-indonesia-meningkat-segini-jumlahnya"/><item><title>Populasi Motor Listrik di Indonesia Meningkat, Segini Jumlahnya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/26/53/2960802/populasi-motor-listrik-di-indonesia-meningkat-segini-jumlahnya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/26/53/2960802/populasi-motor-listrik-di-indonesia-meningkat-segini-jumlahnya</guid><pubDate>Jum'at 26 Januari 2024 13:08 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/26/53/2960802/populasi-motor-listrik-di-indonesia-meningkat-segini-jumlahnya-ZBTp25EGHX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Populasi motor listrik di Indonesia meningkat. (MPI/Fadli Ramadhan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/26/53/2960802/populasi-motor-listrik-di-indonesia-meningkat-segini-jumlahnya-ZBTp25EGHX.jpg</image><title>Populasi motor listrik di Indonesia meningkat. (MPI/Fadli Ramadhan)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Jumlah motor listrik di Indonesia berkembang signifikan dalam 3 tahun terakhir. Hingga  Januari 2024, sebanyak sekira 75 ribu motor listrik sudah mengaspal di Tanah Air.
Selain itu, pemerintah pun memberikan subsidi Rp7 juta dengan syarat yang mudah agar masyarakat beralih ke motor listrik.
Meski begitu,  populasi motor listrik belum mendekati penjualan motor konvensional.
&amp;ldquo;Per bulan ini, sudah ada 75 ribu unit lebih motor listrik yang beredar di Indonesia. Ini meningkat secara signifikan. Padahal, 2020 lalu, jumlahnya masih ratusan unit,&amp;rdquo; kata Sekretaris Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (AISMOLI), Abdullah Alwi, di Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2024).
Saat ini, produsen yang mendaftarkan motor listrik untuk masuk dalam program subsidi pemerintah telah semakin banyak. Abdullah mengungkapkan, sudah ada 19 merek dan 56 model motor listrik yang terdaftar.

BACA JUGA:
Motor Listrik Buatan Indonesia Bakal Mengaspal di Negara Tetangga Tahun Ini

Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah dan membuat masyarakat menjadi memiliki banyak pilihan untuk membeli motor listrik. Hal ini juga akan membangun pasar bekas motor listrik, mengingat konsumen Indonesia masih memikirkan harga jual sebelum membeli.
&amp;ldquo;Melihat tingginya antusiasme konsumen di Indonesia terhadap motor listrik, dan penjualannya yang terus meningkat dari tahun ke tahun, saya rasa angkanya akan terus bertambah,&amp;rdquo; ujar Abdullah.

BACA JUGA:
Sudah Disubsidi Rp10 Juta tapi Konversi Motor Listrik Kurang Diminati, Ada Apa?

Abdullah menyampaikan, menurut data yang dihimpunnya dari McKinsey, Indonesia akan menjadi negara dengan populasi motor listrik terbanyak ketiga di dunia. Ia mengungkapkan Indonesia hanya akan kalah dari China dan India.Hal ini membuat banyak produsen motor listrik datang ke Indonesia karena pasar yang mulai terbentuk. Efisiensi biaya dalam penggunaan motor listrik juga menjadi faktor masyarakat tertarik beralih dari kendaraan konvensional.

BACA JUGA:
ITS Luncurkan Motor Listrik EVITS TS-1, Siap Bersaing di Pasar Otomotif Nasional

&amp;ldquo;Ini peluang industri, kalau kita baca data, Indonesia saat ini cukup banyak perusahaan-perusahaan yang mengembangkan motor listrik. Maka ini peluang untuk kita menjadi basis industri dan bisa melakukan ekspor,&amp;rdquo; ucapnya.
Berdasarkan data yang dilansir dari SISAPIRa, Jumat (26/1/2024) pukul 07.41 WIB, saat ini sudah ada 8.736 orang yang mendaftar mendapatkan subsidi. Sementara 3.469 orang sudah terverifikasi, tapi belum ada unit yang disalurkan ke konsumen.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Jumlah motor listrik di Indonesia berkembang signifikan dalam 3 tahun terakhir. Hingga  Januari 2024, sebanyak sekira 75 ribu motor listrik sudah mengaspal di Tanah Air.
Selain itu, pemerintah pun memberikan subsidi Rp7 juta dengan syarat yang mudah agar masyarakat beralih ke motor listrik.
Meski begitu,  populasi motor listrik belum mendekati penjualan motor konvensional.
&amp;ldquo;Per bulan ini, sudah ada 75 ribu unit lebih motor listrik yang beredar di Indonesia. Ini meningkat secara signifikan. Padahal, 2020 lalu, jumlahnya masih ratusan unit,&amp;rdquo; kata Sekretaris Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (AISMOLI), Abdullah Alwi, di Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2024).
Saat ini, produsen yang mendaftarkan motor listrik untuk masuk dalam program subsidi pemerintah telah semakin banyak. Abdullah mengungkapkan, sudah ada 19 merek dan 56 model motor listrik yang terdaftar.

BACA JUGA:
Motor Listrik Buatan Indonesia Bakal Mengaspal di Negara Tetangga Tahun Ini

Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah dan membuat masyarakat menjadi memiliki banyak pilihan untuk membeli motor listrik. Hal ini juga akan membangun pasar bekas motor listrik, mengingat konsumen Indonesia masih memikirkan harga jual sebelum membeli.
&amp;ldquo;Melihat tingginya antusiasme konsumen di Indonesia terhadap motor listrik, dan penjualannya yang terus meningkat dari tahun ke tahun, saya rasa angkanya akan terus bertambah,&amp;rdquo; ujar Abdullah.

BACA JUGA:
Sudah Disubsidi Rp10 Juta tapi Konversi Motor Listrik Kurang Diminati, Ada Apa?

Abdullah menyampaikan, menurut data yang dihimpunnya dari McKinsey, Indonesia akan menjadi negara dengan populasi motor listrik terbanyak ketiga di dunia. Ia mengungkapkan Indonesia hanya akan kalah dari China dan India.Hal ini membuat banyak produsen motor listrik datang ke Indonesia karena pasar yang mulai terbentuk. Efisiensi biaya dalam penggunaan motor listrik juga menjadi faktor masyarakat tertarik beralih dari kendaraan konvensional.

BACA JUGA:
ITS Luncurkan Motor Listrik EVITS TS-1, Siap Bersaing di Pasar Otomotif Nasional

&amp;ldquo;Ini peluang industri, kalau kita baca data, Indonesia saat ini cukup banyak perusahaan-perusahaan yang mengembangkan motor listrik. Maka ini peluang untuk kita menjadi basis industri dan bisa melakukan ekspor,&amp;rdquo; ucapnya.
Berdasarkan data yang dilansir dari SISAPIRa, Jumat (26/1/2024) pukul 07.41 WIB, saat ini sudah ada 8.736 orang yang mendaftar mendapatkan subsidi. Sementara 3.469 orang sudah terverifikasi, tapi belum ada unit yang disalurkan ke konsumen.</content:encoded></item></channel></rss>
