<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Permen Karet Ternyata Bukan Makanan Baru, Sudah Ada Sejak 10.000 Tahun Lalu!</title><description>Manusia purba ribuan tahun lalu ternyata telah mengonsumsi permen karet</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/23/56/2959084/permen-karet-ternyata-bukan-makanan-baru-sudah-ada-sejak-10-000-tahun-lalu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/23/56/2959084/permen-karet-ternyata-bukan-makanan-baru-sudah-ada-sejak-10-000-tahun-lalu"/><item><title>Permen Karet Ternyata Bukan Makanan Baru, Sudah Ada Sejak 10.000 Tahun Lalu!</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/23/56/2959084/permen-karet-ternyata-bukan-makanan-baru-sudah-ada-sejak-10-000-tahun-lalu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/23/56/2959084/permen-karet-ternyata-bukan-makanan-baru-sudah-ada-sejak-10-000-tahun-lalu</guid><pubDate>Selasa 23 Januari 2024 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/23/56/2959084/permen-karet-ternyata-bukan-makanan-baru-sudah-ada-sejak-10-000-tahun-lalu-IWcluDIYCR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/23/56/2959084/permen-karet-ternyata-bukan-makanan-baru-sudah-ada-sejak-10-000-tahun-lalu-IWcluDIYCR.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Permen karet adalah makanan yang memiliki karakteristik unik, yang berbeda dengan permen pada umumnya, sehingga banyak yang menganggap makanan ini relatif baru ditemukan. Nyatanya, permen karet sudah dikonsumsi oleh manusia sejak ribuan tahun lalu, menurut para peneliti.

BACA JUGA:
Gegara Bawa Permen Karet, Wanita Ini Dilarang Naik Kapal Pesiar Seumur Hidup

Dilansir IFL Science, sekelompok ilmuwan telah menemukan sedimen permen karet yang diperkirakan berusia antara 9.540 hingga 9.890 tahun di wilayah Swedia. Permen karet tersebut ditemukan dengan bekas sidik jari dan gigitan masih menempel.
Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, terungkap permen karet itu terbuat dari getah kulit kayu pohon birch. Diyakini potongan permen karet telah dikunyah dan dimuntahkan oleh remaja di zaman itu.

BACA JUGA:
Jangan Kunyah Permen Karet, Ini 10 Aturan Wajib Dipatuhi Turis saat Berlibur ke Singapura

Dari hasil penelitian terungkap pula bahwa sebelum mengunyah permen karet, remaja ini memakan sejumlah makanan termasuk rusa, ikan trout, dan kacang-kacangan. Selain itu dari bekas liur yang diteliti diketahui adanya penyakit gusi.

Dalam menemukan fakta ini penelitian membandingkan rangkaian DNA mikroba yang ada dalam permen karet dengan mikrobioma air liur modern dan kuno. Para ilmuwan mendeteksi tingginya tingkat bakteri yang berhubungan dengan penyakit gusi seperti Treponema denticola, Streptococcus anginosus, dan Slackia exigua.
Spesies bakteri lain termasuk Streptococcus sobrinus dan Parascardovia denticolens, keduanya merupakan indikator kerusakan gigi juga ditemukan berlimpah dalam permen karet kuno. Dari temuan ini terungkap juga buruknya kesehatan mulut manusia kuno di lokasi tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Permen karet adalah makanan yang memiliki karakteristik unik, yang berbeda dengan permen pada umumnya, sehingga banyak yang menganggap makanan ini relatif baru ditemukan. Nyatanya, permen karet sudah dikonsumsi oleh manusia sejak ribuan tahun lalu, menurut para peneliti.

BACA JUGA:
Gegara Bawa Permen Karet, Wanita Ini Dilarang Naik Kapal Pesiar Seumur Hidup

Dilansir IFL Science, sekelompok ilmuwan telah menemukan sedimen permen karet yang diperkirakan berusia antara 9.540 hingga 9.890 tahun di wilayah Swedia. Permen karet tersebut ditemukan dengan bekas sidik jari dan gigitan masih menempel.
Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, terungkap permen karet itu terbuat dari getah kulit kayu pohon birch. Diyakini potongan permen karet telah dikunyah dan dimuntahkan oleh remaja di zaman itu.

BACA JUGA:
Jangan Kunyah Permen Karet, Ini 10 Aturan Wajib Dipatuhi Turis saat Berlibur ke Singapura

Dari hasil penelitian terungkap pula bahwa sebelum mengunyah permen karet, remaja ini memakan sejumlah makanan termasuk rusa, ikan trout, dan kacang-kacangan. Selain itu dari bekas liur yang diteliti diketahui adanya penyakit gusi.

Dalam menemukan fakta ini penelitian membandingkan rangkaian DNA mikroba yang ada dalam permen karet dengan mikrobioma air liur modern dan kuno. Para ilmuwan mendeteksi tingginya tingkat bakteri yang berhubungan dengan penyakit gusi seperti Treponema denticola, Streptococcus anginosus, dan Slackia exigua.
Spesies bakteri lain termasuk Streptococcus sobrinus dan Parascardovia denticolens, keduanya merupakan indikator kerusakan gigi juga ditemukan berlimpah dalam permen karet kuno. Dari temuan ini terungkap juga buruknya kesehatan mulut manusia kuno di lokasi tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
