<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesulitan Dana Kembangkan Motor Terbang, Perusahaan Jepang Dilaporkan Bangkrut</title><description>Kesulitan Dana Kembangkan Motor Terbang, Perusahaan Jepang Dilaporkan Bangkrut
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/16/53/2955510/kesulitan-dana-kembangkan-motor-terbang-perusahaan-jepang-dilaporkan-bangkrut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/16/53/2955510/kesulitan-dana-kembangkan-motor-terbang-perusahaan-jepang-dilaporkan-bangkrut"/><item><title>Kesulitan Dana Kembangkan Motor Terbang, Perusahaan Jepang Dilaporkan Bangkrut</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/16/53/2955510/kesulitan-dana-kembangkan-motor-terbang-perusahaan-jepang-dilaporkan-bangkrut</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/16/53/2955510/kesulitan-dana-kembangkan-motor-terbang-perusahaan-jepang-dilaporkan-bangkrut</guid><pubDate>Selasa 16 Januari 2024 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/16/53/2955510/kesulitan-dana-kembangkan-motor-terbang-perusahaan-jepang-dilaporkan-bangkrut-QTIIQ5vlDD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kesulitan dana kembangkan motor terbang, perusahaan Jepang ini dilaporkan bangkrut. (tangkapan layar Youtube South China Morning Post)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/16/53/2955510/kesulitan-dana-kembangkan-motor-terbang-perusahaan-jepang-dilaporkan-bangkrut-QTIIQ5vlDD.jpg</image><title>Kesulitan dana kembangkan motor terbang, perusahaan Jepang ini dilaporkan bangkrut. (tangkapan layar Youtube South China Morning Post)</title></images><description>

JAKARTA - Hoverbike Xturismo Edisi Terbatas pernah bikin terpana saat ditampilkan di Detroit Auto Show 2022. Alih-alih berkembang, perusahaan  yang membuat motor terbang Hoverbike Xturismo  yakni ALI Technologies Jepang tersebut kini dilaporkan bangkrut.

Melansir Carscoops, Selasa (16/1/2024), Hoverbike Xturismo tampak seperti persilangan ATV, mobil salju, dan Land Speeder milik Luke Skywalker (tokoh dalam film Starwars).


Xturismo dirancang untuk terbang hanya beberapa meter di atas permukaan tanah.  Model yang dihadirkan di Detroit Auto Show itu diklaim berbobot 661 lbs (299 kg). Xturismo  dapat terbang selama 40 menit dengan kecepatan hingga 62 mph (100 km per jam) menggunakan mesin hibrida bensin-listrik Kawasaki.


Meski ALI Technologies berhasil menghasilkan prototipe yang berfungsi, tingginya biaya pengembangan dan lambatnya penggunaan solusi transportasi futuristik membuat perusahaan ini bangkrut, sebagaimana dilaporkan Bloomberg.

ALI Technologies sempat membicarakan biayanya sebesar $770,000 per unit kini setara Rp12  miliar. Banyak negara mengharuskan pengendara Hoverbike Xturismo untuk memiliki lisensi pilot (Jepang adalah salah satu pengecualian), tidak sulit untuk melihat mengapa permintaan mungkin lesu.








BACA JUGA:
Motor Terbang Segera Hadir di Dunia, Begini Bentuk dan Spesifikasinya














Bloomberg sebelumnya melaporkan, ketika dana mulai habis tahun lalu, ALI Technologies mengalihkan fokusnya ke Timur Tengah.

Perusahaan itu menggantungkan harapannya pada kesepakatan untuk memasok 20 hoverbike ke perusahaan milik negara di Uni Emirat Arab (UEA). Namun, hal itu tampaknya belum terwujud.








BACA JUGA:
Melaju 100 Km Per Jam, Motor Terbang Ini Bisa Selamatkan Orang Kecelakaan di Laut















Puluhan mesin terbang dihadirkan dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa nama besar di industri otomotif, termasuk Mercedes dan Hyundai, berpendapat transportasi udara jarak pendek akan segera meledak. Perlu dana besar untuk pengembangan transportasi udara ini.



</description><content:encoded>

JAKARTA - Hoverbike Xturismo Edisi Terbatas pernah bikin terpana saat ditampilkan di Detroit Auto Show 2022. Alih-alih berkembang, perusahaan  yang membuat motor terbang Hoverbike Xturismo  yakni ALI Technologies Jepang tersebut kini dilaporkan bangkrut.

Melansir Carscoops, Selasa (16/1/2024), Hoverbike Xturismo tampak seperti persilangan ATV, mobil salju, dan Land Speeder milik Luke Skywalker (tokoh dalam film Starwars).


Xturismo dirancang untuk terbang hanya beberapa meter di atas permukaan tanah.  Model yang dihadirkan di Detroit Auto Show itu diklaim berbobot 661 lbs (299 kg). Xturismo  dapat terbang selama 40 menit dengan kecepatan hingga 62 mph (100 km per jam) menggunakan mesin hibrida bensin-listrik Kawasaki.


Meski ALI Technologies berhasil menghasilkan prototipe yang berfungsi, tingginya biaya pengembangan dan lambatnya penggunaan solusi transportasi futuristik membuat perusahaan ini bangkrut, sebagaimana dilaporkan Bloomberg.

ALI Technologies sempat membicarakan biayanya sebesar $770,000 per unit kini setara Rp12  miliar. Banyak negara mengharuskan pengendara Hoverbike Xturismo untuk memiliki lisensi pilot (Jepang adalah salah satu pengecualian), tidak sulit untuk melihat mengapa permintaan mungkin lesu.








BACA JUGA:
Motor Terbang Segera Hadir di Dunia, Begini Bentuk dan Spesifikasinya














Bloomberg sebelumnya melaporkan, ketika dana mulai habis tahun lalu, ALI Technologies mengalihkan fokusnya ke Timur Tengah.

Perusahaan itu menggantungkan harapannya pada kesepakatan untuk memasok 20 hoverbike ke perusahaan milik negara di Uni Emirat Arab (UEA). Namun, hal itu tampaknya belum terwujud.








BACA JUGA:
Melaju 100 Km Per Jam, Motor Terbang Ini Bisa Selamatkan Orang Kecelakaan di Laut















Puluhan mesin terbang dihadirkan dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa nama besar di industri otomotif, termasuk Mercedes dan Hyundai, berpendapat transportasi udara jarak pendek akan segera meledak. Perlu dana besar untuk pengembangan transportasi udara ini.



</content:encoded></item></channel></rss>
