<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketika Ilmuwan Percaya Teknologi AI Akan Hancurkan Penciptanya Sendiri, Manusia</title><description>AI diprediksi bisa menghancurkan manusia sebagai penciptanya. Mereka yang percaya ini sebagian besar adalah ilmuwan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/07/56/2951025/ketika-ilmuwan-percaya-teknologi-ai-akan-hancurkan-penciptanya-sendiri-manusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/07/56/2951025/ketika-ilmuwan-percaya-teknologi-ai-akan-hancurkan-penciptanya-sendiri-manusia"/><item><title>Ketika Ilmuwan Percaya Teknologi AI Akan Hancurkan Penciptanya Sendiri, Manusia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/07/56/2951025/ketika-ilmuwan-percaya-teknologi-ai-akan-hancurkan-penciptanya-sendiri-manusia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2024/01/07/56/2951025/ketika-ilmuwan-percaya-teknologi-ai-akan-hancurkan-penciptanya-sendiri-manusia</guid><pubDate>Minggu 07 Januari 2024 19:54 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/07/56/2951025/ketika-ilmuwan-percaya-teknologi-ai-akan-hancurkan-penciptanya-sendiri-manusia-217A93DeJj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pengaruh artificial intelegence pada manusia di masa mendatang. (Foto: Colorado) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/07/56/2951025/ketika-ilmuwan-percaya-teknologi-ai-akan-hancurkan-penciptanya-sendiri-manusia-217A93DeJj.jpg</image><title>Ilustrasi pengaruh artificial intelegence pada manusia di masa mendatang. (Foto: Colorado) </title></images><description>KELAHIRAN teknologi artificial intelligence (AI) diharapkan bisa memudahkan dan membantu manusia dalam menyelesaikan beberapa hal. Tahun 2024 disebut akan membuat AI semakin mendapatkan tempat dengan deret teknologi yang bakal hadir.
Tapi, dalam jangka panjang, teknologi AI diprediksi bisa menghancurkan manusia sebagai penciptanya. Mereka yang percaya ini sebagian besar bukan orang biasa, tapi para ilmuwan yang bisa meramal masa depan. Iya, sebagian besar ahli bahkan menganggap AI dapat menyebabkan kepunahan manusia
Setidaknya, berdasarkan survei yang melibatkan 2.778 ilmuwan AI, mayoritas, 58% percaya ada kemungkinan sebesar 5%  AI bisa menyebabkan kepunahan manusia. Prediksinya, AI akan mengungguli manusia dalam 20 tahun ke depan. Menurut Katja Grace dari Machine Intelligence Research Institute di Berkeley, California, hasil penilitian ini memunculkan dua versi.

BACA JUGA:
Artificial Intelligence (AI) Bantu Ungkap Misteri Wajah Lukisan Madonna della Rossa.

Pertama, ada sinyal sebagian besar ilmuwan AI merasa tidak yakin AI menghancurkan umat manusia. &quot;Tapi kemampuan ini juga masih bisa berkembang di masa depan,&quot; kata Katja Grace dari Machine Intelligence Research Institute di Berkeley, California, dikutip dari New York Post, Minggu (7/1/2024).
Kemungkinan AI melewati manusia dalam setiap tugas pada tahun 2047 diperkirakan sebesar 50%, dan kemungkinan semua pekerjaan manusia menjadi sepenuhnya otomatis pada tahun 2116 adalah sebesar 50%. Sekitar 50% ilmuwan bahkan berpendapat AI bisa menyelesaikan contoh tugas spesifik dalam satu dekade atau sepuluh tahun mendatang.

BACA JUGA:
Ini Dampak Artificial Intelligence untuk Kesehatan Mental


Contohnya menulis lagu dengan kualitas setara penyanyi kondang, Taylor Swift. Hanya saja, untuk tugas-tugas lebih rumit, seperti memasang kabel listrik atau memecahkan misteri matematika, masih membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan.
Survei tersebut, yang merupakan survei terbesar hingga saat ini, mengundang para peneliti untuk memberikan pendapat mereka mengenai garis waktu kemajuan dan pencapaian AI di masa depan, serta dampak sosial, baik dan buruk, dari AI. Hasil survei ini,  di mana melibatkan banyak ilmuwan, jelas menjadi sangat menakutkan.

</description><content:encoded>KELAHIRAN teknologi artificial intelligence (AI) diharapkan bisa memudahkan dan membantu manusia dalam menyelesaikan beberapa hal. Tahun 2024 disebut akan membuat AI semakin mendapatkan tempat dengan deret teknologi yang bakal hadir.
Tapi, dalam jangka panjang, teknologi AI diprediksi bisa menghancurkan manusia sebagai penciptanya. Mereka yang percaya ini sebagian besar bukan orang biasa, tapi para ilmuwan yang bisa meramal masa depan. Iya, sebagian besar ahli bahkan menganggap AI dapat menyebabkan kepunahan manusia
Setidaknya, berdasarkan survei yang melibatkan 2.778 ilmuwan AI, mayoritas, 58% percaya ada kemungkinan sebesar 5%  AI bisa menyebabkan kepunahan manusia. Prediksinya, AI akan mengungguli manusia dalam 20 tahun ke depan. Menurut Katja Grace dari Machine Intelligence Research Institute di Berkeley, California, hasil penilitian ini memunculkan dua versi.

BACA JUGA:
Artificial Intelligence (AI) Bantu Ungkap Misteri Wajah Lukisan Madonna della Rossa.

Pertama, ada sinyal sebagian besar ilmuwan AI merasa tidak yakin AI menghancurkan umat manusia. &quot;Tapi kemampuan ini juga masih bisa berkembang di masa depan,&quot; kata Katja Grace dari Machine Intelligence Research Institute di Berkeley, California, dikutip dari New York Post, Minggu (7/1/2024).
Kemungkinan AI melewati manusia dalam setiap tugas pada tahun 2047 diperkirakan sebesar 50%, dan kemungkinan semua pekerjaan manusia menjadi sepenuhnya otomatis pada tahun 2116 adalah sebesar 50%. Sekitar 50% ilmuwan bahkan berpendapat AI bisa menyelesaikan contoh tugas spesifik dalam satu dekade atau sepuluh tahun mendatang.

BACA JUGA:
Ini Dampak Artificial Intelligence untuk Kesehatan Mental


Contohnya menulis lagu dengan kualitas setara penyanyi kondang, Taylor Swift. Hanya saja, untuk tugas-tugas lebih rumit, seperti memasang kabel listrik atau memecahkan misteri matematika, masih membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan.
Survei tersebut, yang merupakan survei terbesar hingga saat ini, mengundang para peneliti untuk memberikan pendapat mereka mengenai garis waktu kemajuan dan pencapaian AI di masa depan, serta dampak sosial, baik dan buruk, dari AI. Hasil survei ini,  di mana melibatkan banyak ilmuwan, jelas menjadi sangat menakutkan.

</content:encoded></item></channel></rss>
