<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Ini Resiko Fatal dari Ban Bocor Halus </title><description>Setiap pengendara pasti punya cara sendiri untuk merawat dan menjaga kendaraannya masing-masing.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/28/53/2946085/waspada-ini-resiko-fatal-dari-ban-bocor-halus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/28/53/2946085/waspada-ini-resiko-fatal-dari-ban-bocor-halus"/><item><title>Waspada! Ini Resiko Fatal dari Ban Bocor Halus </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/28/53/2946085/waspada-ini-resiko-fatal-dari-ban-bocor-halus</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/28/53/2946085/waspada-ini-resiko-fatal-dari-ban-bocor-halus</guid><pubDate>Kamis 28 Desember 2023 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/28/53/2946085/waspada-ini-resiko-fatal-dari-ban-bocor-halus-lJLB73jTqa.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi motor. (Doc. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/28/53/2946085/waspada-ini-resiko-fatal-dari-ban-bocor-halus-lJLB73jTqa.jpeg</image><title>Ilustrasi motor. (Doc. Freepik)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yOC8xLzE3NTU2My81L3g4cXh6MnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Setiap pengendara pasti punya cara sendiri untuk merawat dan menjaga kendaraannya masing-masing.
Akan tetapi, masih banyak yang terlalu menganggap sepele ketika ban motor mengalami penurunan tekanan udara.
Penurunan tekanan udara pada ban bisa menyebabkan bagian roda ini tidak memiliki kekuatan yang maksimal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dukung Netralitas Karbon, AHM Luncurkan Dua Unit Sepeda Motor Listrik

Berikut ini risiko fatal dari ban bocor halus. Dilansir dari situs resmi Wahana Honda, Kamis (28/12/2023).
Pada tipe ban yang menggunakan ban dalam, ban yang dipakai saat kempis akan merusak pentil.
Bahkan, kemungkinan terburuknya dinding ban akan robek dan harus diganti segera diganti dengan yang baru.
Sebab pentil pada ban dalam dibuat menyatu, beda dengan pentil ban tubeless yang mengikat pada pelek.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

MotoGP 2024: Pakai Motor Ducati, Franco Morbidelli Optimis Bisa Bersaing dengan Francesco Bagnaia

Khusus yang masih pakai pentil tubeless, tekanan angin tidak boleh kurang. Jika dipakai terus menerus bisa mengakibatkan valve di pentil copot atau bahkan robek dari ban dalam.
Pentil ban bisa robek karena posisi pentil tidak tegak. Sehingga, saat dipakai jalan, bagian bawah pentil yang menyambung ke ban dalam tidak kuat untuk menahan beban hingga robek.
Ketika tekanan udara kurang, ban akan menanggung beban lebih berat. Dalam kondisi ini posisi pentil ikut miring dan bisa membuat pentil lepas dari ban dalam.Di saat tekanan udara ban motor terus menerus berkurang, sebaiknya jangan paksa untuk tetap mengendarai motor.
Tambah tekanan udara pada ban sesuai ketentuan yang sesuai standar pabrikan. Jangan lupa untuk memakai tutup pentil, hal ini berfungsi menjaga ban agar tidak mudah bocor.

BACA JUGA:
8 Rekomendasi Motor Bekas Rp10 Jutaan, Pilih yang Mana?

Untuk merawat ban dalam posisi prima tanpa bocor alus, selalu pastikan kondisi ban sebelum memulai perjalanan.
Hati-hati! Itulah resiko apabila ban kendaraan Anda mengalami bocor halus.

Syifaraudha</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yOC8xLzE3NTU2My81L3g4cXh6MnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Setiap pengendara pasti punya cara sendiri untuk merawat dan menjaga kendaraannya masing-masing.
Akan tetapi, masih banyak yang terlalu menganggap sepele ketika ban motor mengalami penurunan tekanan udara.
Penurunan tekanan udara pada ban bisa menyebabkan bagian roda ini tidak memiliki kekuatan yang maksimal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dukung Netralitas Karbon, AHM Luncurkan Dua Unit Sepeda Motor Listrik

Berikut ini risiko fatal dari ban bocor halus. Dilansir dari situs resmi Wahana Honda, Kamis (28/12/2023).
Pada tipe ban yang menggunakan ban dalam, ban yang dipakai saat kempis akan merusak pentil.
Bahkan, kemungkinan terburuknya dinding ban akan robek dan harus diganti segera diganti dengan yang baru.
Sebab pentil pada ban dalam dibuat menyatu, beda dengan pentil ban tubeless yang mengikat pada pelek.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

MotoGP 2024: Pakai Motor Ducati, Franco Morbidelli Optimis Bisa Bersaing dengan Francesco Bagnaia

Khusus yang masih pakai pentil tubeless, tekanan angin tidak boleh kurang. Jika dipakai terus menerus bisa mengakibatkan valve di pentil copot atau bahkan robek dari ban dalam.
Pentil ban bisa robek karena posisi pentil tidak tegak. Sehingga, saat dipakai jalan, bagian bawah pentil yang menyambung ke ban dalam tidak kuat untuk menahan beban hingga robek.
Ketika tekanan udara kurang, ban akan menanggung beban lebih berat. Dalam kondisi ini posisi pentil ikut miring dan bisa membuat pentil lepas dari ban dalam.Di saat tekanan udara ban motor terus menerus berkurang, sebaiknya jangan paksa untuk tetap mengendarai motor.
Tambah tekanan udara pada ban sesuai ketentuan yang sesuai standar pabrikan. Jangan lupa untuk memakai tutup pentil, hal ini berfungsi menjaga ban agar tidak mudah bocor.

BACA JUGA:
8 Rekomendasi Motor Bekas Rp10 Jutaan, Pilih yang Mana?

Untuk merawat ban dalam posisi prima tanpa bocor alus, selalu pastikan kondisi ban sebelum memulai perjalanan.
Hati-hati! Itulah resiko apabila ban kendaraan Anda mengalami bocor halus.

Syifaraudha</content:encoded></item></channel></rss>
