<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biaya Pajak Mobil Listrik Neta V? Segini Dana yang Bisa Disiapkan</title><description>Biaya pajak mobil listrik Neta V, tentu jadi menarik bagi yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan satu ini.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/19/52/2941475/biaya-pajak-mobil-listrik-neta-v-segini-dana-yang-bisa-disiapkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/19/52/2941475/biaya-pajak-mobil-listrik-neta-v-segini-dana-yang-bisa-disiapkan"/><item><title>Biaya Pajak Mobil Listrik Neta V? Segini Dana yang Bisa Disiapkan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/19/52/2941475/biaya-pajak-mobil-listrik-neta-v-segini-dana-yang-bisa-disiapkan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/19/52/2941475/biaya-pajak-mobil-listrik-neta-v-segini-dana-yang-bisa-disiapkan</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2023 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/19/52/2941475/biaya-pajak-mobil-listrik-neta-v-segini-dana-yang-bisa-disiapkan-zEWttnj4aO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pajak mobil listrik Neta V. (Doc. Neta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/19/52/2941475/biaya-pajak-mobil-listrik-neta-v-segini-dana-yang-bisa-disiapkan-zEWttnj4aO.jpg</image><title>Pajak mobil listrik Neta V. (Doc. Neta)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xOS8xLzE3NTI5MC81L3g4cXBkMHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Biaya pajak mobil listrik Neta V, tentu jadi menarik bagi yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan satu ini.
Neta V sendiri merupakan mobil SUV listrik buatan perusahaan otomotif asal Tiongkok, Neta. Mobil ini pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.
Neta V memiliki dimensi yang cukup kompak, dengan panjang 4.070 mm, lebar 1.690 mm, dan tinggi 1.540 mm. Mobil ini dibekali dengan baterai lithium-ion berkapasitas 40,7 kWh, yang mampu memberikan daya jelajah hingga 401 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pilihan Mobil Listrik Budget Mulai Rp350 Jutaan, Nggak Cuma Wuling BingouEV

Selain performa dan desain yang memukau, keunggulan lain yang membuat dompet tersenyum adalah biaya pajaknya yang sangat ramah kantong.
Pemerintah Indonesia memberikan keringanan pajak untuk kendaraan listrik, yaitu pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar 0%. Ini berlaku juga untuk Neta V. Dengan demikian, biaya PKB Neta V adalah nol rupiah.
Biaya wajib lainnya tetap ada, yaitu sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000.
Selain itu, seperti kendaraan lainnya, ada biaya administrasi penerbitan surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), masing-masing Rp200.000 dan Rp100.000.

BACA JUGA:
Tok! Vespa Menang Hak Paten, Motor China Dilarang Jiplak Desain

Dengan demikian, biaya pajak tahunan Neta V adalah Rp443.000. Jika dibandingkan dengan mobil-mobil bensin sekelasnya yang bisa mencapai jutaan rupiah, biaya pajak Neta V jelas jauh lebih murah.
Performa mesin listrik Neta V bebas bising dan getaran, serta sangat irit karena tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM). Biaya listrik yang dibutuhkan untuk menempuh satu kilometer juga sangatlah murah.
Dengan biaya operasional yang lebih murah, maka mobil listrik bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis untuk transportasi sehari-hari.

Alvitho Devano</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xOS8xLzE3NTI5MC81L3g4cXBkMHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Biaya pajak mobil listrik Neta V, tentu jadi menarik bagi yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan satu ini.
Neta V sendiri merupakan mobil SUV listrik buatan perusahaan otomotif asal Tiongkok, Neta. Mobil ini pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.
Neta V memiliki dimensi yang cukup kompak, dengan panjang 4.070 mm, lebar 1.690 mm, dan tinggi 1.540 mm. Mobil ini dibekali dengan baterai lithium-ion berkapasitas 40,7 kWh, yang mampu memberikan daya jelajah hingga 401 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pilihan Mobil Listrik Budget Mulai Rp350 Jutaan, Nggak Cuma Wuling BingouEV

Selain performa dan desain yang memukau, keunggulan lain yang membuat dompet tersenyum adalah biaya pajaknya yang sangat ramah kantong.
Pemerintah Indonesia memberikan keringanan pajak untuk kendaraan listrik, yaitu pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar 0%. Ini berlaku juga untuk Neta V. Dengan demikian, biaya PKB Neta V adalah nol rupiah.
Biaya wajib lainnya tetap ada, yaitu sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000.
Selain itu, seperti kendaraan lainnya, ada biaya administrasi penerbitan surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), masing-masing Rp200.000 dan Rp100.000.

BACA JUGA:
Tok! Vespa Menang Hak Paten, Motor China Dilarang Jiplak Desain

Dengan demikian, biaya pajak tahunan Neta V adalah Rp443.000. Jika dibandingkan dengan mobil-mobil bensin sekelasnya yang bisa mencapai jutaan rupiah, biaya pajak Neta V jelas jauh lebih murah.
Performa mesin listrik Neta V bebas bising dan getaran, serta sangat irit karena tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM). Biaya listrik yang dibutuhkan untuk menempuh satu kilometer juga sangatlah murah.
Dengan biaya operasional yang lebih murah, maka mobil listrik bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis untuk transportasi sehari-hari.

Alvitho Devano</content:encoded></item></channel></rss>
