<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng PLN, Wuling Perkuat Komitmen Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik</title><description>Wuling resmi memulai kolaborasi strategis bersama tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PLN Icon Plus, Bank Mandiri, dan Telkomsel.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/17/52/2940278/gandeng-pln-wuling-perkuat-komitmen-kembangkan-ekosistem-kendaraan-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/17/52/2940278/gandeng-pln-wuling-perkuat-komitmen-kembangkan-ekosistem-kendaraan-listrik"/><item><title>Gandeng PLN, Wuling Perkuat Komitmen Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/17/52/2940278/gandeng-pln-wuling-perkuat-komitmen-kembangkan-ekosistem-kendaraan-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/17/52/2940278/gandeng-pln-wuling-perkuat-komitmen-kembangkan-ekosistem-kendaraan-listrik</guid><pubDate>Minggu 17 Desember 2023 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/17/52/2940278/gandeng-pln-wuling-perkuat-komitmen-kembangkan-ekosistem-kendaraan-listrik-JkQzcxITp5.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wuling BinguoEV (Foto: Muhamad Fadli Ramadan/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/17/52/2940278/gandeng-pln-wuling-perkuat-komitmen-kembangkan-ekosistem-kendaraan-listrik-JkQzcxITp5.jpeg</image><title>Wuling BinguoEV (Foto: Muhamad Fadli Ramadan/MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNS84LzE3NDIyNS81L3g4cHkyazQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wuling Motors baru saja meluncurkan mobil listrik kedua mereka di Indonesia, yakni BinguoEV. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Wuling resmi memulai kolaborasi strategis bersama tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PLN Icon Plus, Bank Mandiri, dan Telkomsel. Wuling juga berencana memperluas jaringan pengisian daya yang dilengkapi dengan fasilitas&amp;nbsp;fast charging.

BACA JUGA:
Wuling BingouEV Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp358 juta

&amp;ldquo;Wuling berkomitmen untuk terus berinovasi melalui produk kendaraan listriknya dan juga pengembangan ekosistem pendukungnya demi mewujudkan mobilitas ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; kata Vice President Wuling Motors, Arif Pramadana di Jakarta, Jumat (15/12/2023).
Sebagai informasi, mobil listrik terbaru wuling ini menggunakan soket jenis IEC BB untuk pengecasan dengan arus DC alias&amp;nbsp;fast charging. Sedangkan mobil listrik pada yang sudah beredar di Indonesia menggunakan tipe CCS.

Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko, mengatakan pihaknya berencana menghadirkan fasilitas pengisian daya cepat dengan format IEC BB sebanyak 100 titik di berbagai wilayah Indonesia pada 2024, melalui kerja sama dengan EVPower.
&amp;ldquo;Jadi, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun stasiun pengisian cepat? Sebenarnya, ini ada hubungannya juga dengan pertumbuhan ekosistem secara keseluruhan,&amp;rdquo; ujar Danang.Namun, Danang menegaskan Wuling tidak bisa berjalan sendiri dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengembangkan stasiun pengisian daya. Untuk itu, dijalin kerja sama dengan PLN untuk menyediakan SPKLU berjenis IEC BB.
&amp;ldquo;Secara teknis, kami sudah mempunyai kesiapan untuk membawa charger dengan tipe IEC BB ke Indonesia. Salah satu langkah pertamanya adalah memasukkan atau mengakui IEC BB menjadi standar SNI,&amp;rdquo; ucapnya.

BACA JUGA:
Mirip Tangki BBM, Ini Fungsi Konsol di Belakang Mobil Chery Omoda E5

Sambil menunggu kesiapan SPKLU tersebut, Wuling memastikan kendaraan listrik yang mereka jual mengusung konsep&amp;nbsp;easy home charging. Ini memungkinkan pengguna melakukan pengisian daya dengan mudah di rumah.
Wuling BinguoEV ditawarkan dalam dua varian, yakni Premium Range 410 km, dan Long Range 333 km. Untuk pengisian daya di rumah menggunakan arus AC dengan output 7,7 kW, memakan waktu 5,5-6,5 jam.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNS84LzE3NDIyNS81L3g4cHkyazQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wuling Motors baru saja meluncurkan mobil listrik kedua mereka di Indonesia, yakni BinguoEV. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Wuling resmi memulai kolaborasi strategis bersama tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PLN Icon Plus, Bank Mandiri, dan Telkomsel. Wuling juga berencana memperluas jaringan pengisian daya yang dilengkapi dengan fasilitas&amp;nbsp;fast charging.

BACA JUGA:
Wuling BingouEV Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp358 juta

&amp;ldquo;Wuling berkomitmen untuk terus berinovasi melalui produk kendaraan listriknya dan juga pengembangan ekosistem pendukungnya demi mewujudkan mobilitas ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; kata Vice President Wuling Motors, Arif Pramadana di Jakarta, Jumat (15/12/2023).
Sebagai informasi, mobil listrik terbaru wuling ini menggunakan soket jenis IEC BB untuk pengecasan dengan arus DC alias&amp;nbsp;fast charging. Sedangkan mobil listrik pada yang sudah beredar di Indonesia menggunakan tipe CCS.

Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko, mengatakan pihaknya berencana menghadirkan fasilitas pengisian daya cepat dengan format IEC BB sebanyak 100 titik di berbagai wilayah Indonesia pada 2024, melalui kerja sama dengan EVPower.
&amp;ldquo;Jadi, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun stasiun pengisian cepat? Sebenarnya, ini ada hubungannya juga dengan pertumbuhan ekosistem secara keseluruhan,&amp;rdquo; ujar Danang.Namun, Danang menegaskan Wuling tidak bisa berjalan sendiri dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengembangkan stasiun pengisian daya. Untuk itu, dijalin kerja sama dengan PLN untuk menyediakan SPKLU berjenis IEC BB.
&amp;ldquo;Secara teknis, kami sudah mempunyai kesiapan untuk membawa charger dengan tipe IEC BB ke Indonesia. Salah satu langkah pertamanya adalah memasukkan atau mengakui IEC BB menjadi standar SNI,&amp;rdquo; ucapnya.

BACA JUGA:
Mirip Tangki BBM, Ini Fungsi Konsol di Belakang Mobil Chery Omoda E5

Sambil menunggu kesiapan SPKLU tersebut, Wuling memastikan kendaraan listrik yang mereka jual mengusung konsep&amp;nbsp;easy home charging. Ini memungkinkan pengguna melakukan pengisian daya dengan mudah di rumah.
Wuling BinguoEV ditawarkan dalam dua varian, yakni Premium Range 410 km, dan Long Range 333 km. Untuk pengisian daya di rumah menggunakan arus AC dengan output 7,7 kW, memakan waktu 5,5-6,5 jam.</content:encoded></item></channel></rss>
