<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mobil Listrik Ini Mampu Keliling ASEAN, Tempuh 3.197 Km</title><description>Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 mampu melakukan perjalanan mengelilingi ASEAN selama 11 hari</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/14/52/2938648/mobil-listrik-ini-mampu-keliling-asean-tempuh-3-197-km</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/14/52/2938648/mobil-listrik-ini-mampu-keliling-asean-tempuh-3-197-km"/><item><title>Mobil Listrik Ini Mampu Keliling ASEAN, Tempuh 3.197 Km</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/14/52/2938648/mobil-listrik-ini-mampu-keliling-asean-tempuh-3-197-km</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/14/52/2938648/mobil-listrik-ini-mampu-keliling-asean-tempuh-3-197-km</guid><pubDate>Kamis 14 Desember 2023 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/14/52/2938648/mobil-listrik-ini-mampu-keliling-asean-tempuh-3-197-km-R50mvud9tm.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Hyundai Ioniq 5. (doc. Hyundai)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/14/52/2938648/mobil-listrik-ini-mampu-keliling-asean-tempuh-3-197-km-R50mvud9tm.jpeg</image><title>Hyundai Ioniq 5. (doc. Hyundai)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNC8xLzE3NTEzNS81L3g4cWprcGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 melakukan perjalanan mengelilingi ASEAN selama 11 hari. Aksi ini bertajuk &amp;lsquo;Go Far with Zero Worries&amp;rsquo;, yang melintasi lima negara di wiliayah Asia Tenggara.
Hyundai Ioniq 5 menuntaskan perjalanan di Ho Chi Minh City, Vietnam, yang sebelumnya melakukan perjalanan dari Singapura, Malaysia, Thailand, dan Kamboja.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Pajak Mobil Toyota Calya Per Tahun? Ternyata Murah dan Terjangkau

Program ini menjadi tur kendaraan listrik yang paling banyak melintasi negara di Asia Tenggara.
Total perjalanan yang ditempuh mobil listrik Hyundai Ioniq 5 mencapai 3.197 km, meningkat 446 km dari perhitungan awal. Ini sebagai pembuktian bahwa mobil listrik bisa dimanfaatkan untuk menempuh jarak jauh.
Selain itu, tur ini juga membuktikan betapa iritnya mobil listrik selama melintasi sejumlah negara di Asia Tenggara. Total biaya yang dikeluarkan untuk seluruh perjalanan hanya sebesar 116 dolar AS atau sekitar Rp1,8 juta per unit mobil.
Jumlah tersebut sekiranya dua kali lebih hemat dibandingkan dengan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE). Hal ini menjadi bukti nyata bagi yang masih meragukan mobil listrik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Harga Honda Mobilio Bekas? Siapkan Modal Mulai Rp130 Jutaan

Youngtack Lee, Presiden Hyundai Motor ASEAN HQ, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen Hyundai. Pihaknya menegaskan kendaraan listrik lebih mudah diakses sebagai solusi mobilitas bersih.
&amp;ldquo;Melihat kesuksesan luar biasa dan kegembiraan yang dihasilkan oleh Ioniq 5 ASEAN Tour, mendorong kami untuk lebih meningkatkan inovasi dalam memperkuat infrastruktur dan ekosistem kendaraan listrik di seluruh wilayah. Perjalanan mungkin telah selesai, namun petualangan dengan kendaraan listrik baru saja dimulai,&amp;rdquo; kata Youngtack Lee dalam keterangan tertulis.
Program ini menggunakan lima unit Hyundai Ioniq 5, yang terdiri dari dua unit produksi Indonesia dan tiga unit rakitan Singapura. Perjalanan dimulai dari Singapura yang berlanjut ke Malaysia dengan peserta yang menampilkan Ioniq 5 dan Ioniq 6.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Pajak Mobil Rolls Royce Phantom?

Di Bangkok, Thailand, teknologi Vehicle to Load (V2L) dari Ioniq 5 mengubah mobil menjadi pusat daya, memberikan listrik untuk penerangan lampu luar ruangan, pertunjukan musik, bioskop mini, dan pengalaman kuliner.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNC8xLzE3NTEzNS81L3g4cWprcGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 melakukan perjalanan mengelilingi ASEAN selama 11 hari. Aksi ini bertajuk &amp;lsquo;Go Far with Zero Worries&amp;rsquo;, yang melintasi lima negara di wiliayah Asia Tenggara.
Hyundai Ioniq 5 menuntaskan perjalanan di Ho Chi Minh City, Vietnam, yang sebelumnya melakukan perjalanan dari Singapura, Malaysia, Thailand, dan Kamboja.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Pajak Mobil Toyota Calya Per Tahun? Ternyata Murah dan Terjangkau

Program ini menjadi tur kendaraan listrik yang paling banyak melintasi negara di Asia Tenggara.
Total perjalanan yang ditempuh mobil listrik Hyundai Ioniq 5 mencapai 3.197 km, meningkat 446 km dari perhitungan awal. Ini sebagai pembuktian bahwa mobil listrik bisa dimanfaatkan untuk menempuh jarak jauh.
Selain itu, tur ini juga membuktikan betapa iritnya mobil listrik selama melintasi sejumlah negara di Asia Tenggara. Total biaya yang dikeluarkan untuk seluruh perjalanan hanya sebesar 116 dolar AS atau sekitar Rp1,8 juta per unit mobil.
Jumlah tersebut sekiranya dua kali lebih hemat dibandingkan dengan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE). Hal ini menjadi bukti nyata bagi yang masih meragukan mobil listrik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Harga Honda Mobilio Bekas? Siapkan Modal Mulai Rp130 Jutaan

Youngtack Lee, Presiden Hyundai Motor ASEAN HQ, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen Hyundai. Pihaknya menegaskan kendaraan listrik lebih mudah diakses sebagai solusi mobilitas bersih.
&amp;ldquo;Melihat kesuksesan luar biasa dan kegembiraan yang dihasilkan oleh Ioniq 5 ASEAN Tour, mendorong kami untuk lebih meningkatkan inovasi dalam memperkuat infrastruktur dan ekosistem kendaraan listrik di seluruh wilayah. Perjalanan mungkin telah selesai, namun petualangan dengan kendaraan listrik baru saja dimulai,&amp;rdquo; kata Youngtack Lee dalam keterangan tertulis.
Program ini menggunakan lima unit Hyundai Ioniq 5, yang terdiri dari dua unit produksi Indonesia dan tiga unit rakitan Singapura. Perjalanan dimulai dari Singapura yang berlanjut ke Malaysia dengan peserta yang menampilkan Ioniq 5 dan Ioniq 6.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Pajak Mobil Rolls Royce Phantom?

Di Bangkok, Thailand, teknologi Vehicle to Load (V2L) dari Ioniq 5 mengubah mobil menjadi pusat daya, memberikan listrik untuk penerangan lampu luar ruangan, pertunjukan musik, bioskop mini, dan pengalaman kuliner.</content:encoded></item></channel></rss>
