<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Negatif Kehabisan Air Radiator pada Mesin Motor</title><description>Mesin terutama yang memiliki cc besar dapat menghasilkan panas berlebih yang nantinya akan diserap oleh cairan di dalam radiator&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/12/53/2937213/dampak-negatif-kehabisan-air-radiator-pada-mesin-motor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/12/53/2937213/dampak-negatif-kehabisan-air-radiator-pada-mesin-motor"/><item><title>Dampak Negatif Kehabisan Air Radiator pada Mesin Motor</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/12/53/2937213/dampak-negatif-kehabisan-air-radiator-pada-mesin-motor</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/12/53/2937213/dampak-negatif-kehabisan-air-radiator-pada-mesin-motor</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 15:39 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/53/2937213/dampak-negatif-kehabisan-air-radiator-pada-mesin-motor-CU3LGq3sm1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi motor. (Doc. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/53/2937213/dampak-negatif-kehabisan-air-radiator-pada-mesin-motor-CU3LGq3sm1.jpg</image><title>Ilustrasi motor. (Doc. Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNi85LzE3NDc3NS81L3g4cWFyMHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Secara umum, sebuah mesin terutama yang memiliki cc besar dapat menghasilkan panas berlebih yang nantinya akan diserap oleh cairan di dalam radiator atau disebut dengan radiator coolant.
Tetapi terkadang banyak pemotor yang kurang begitu peduli dengan bagian satu ini, padahal apabila radiator bermasalah  bisa menyebabkan efek negatif pada kendaraan.
Berikut informasi efek negatif saat radiator rusak, dilansir dari situs resmi Wahana Honda, Selasa (12/12/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Motor Listrik Murah di Bawah Rp15 Juta

Efek negatif radiator rusak
Saat radiator motor mengalami kerusakan, maka secara otomatis tidak mampu menampung air secara optimal.
Kemudian, efeknya adalah dapat membuatnya cepat kering. Maka, banyak komponen mesin yang ikut terkena imbasnya, seperti piston menjadi macet dan dapat membuat motor sulit dihidupkan.
Tidak hanya itu, saat radiator rusak maka seal water pump dapat mudah terbakar dan air akan cepat masuk ke dalam mesin.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

7 Mobil Tahun 80an yang Diburu Masyarakat Hingga Sekarang

Lalu, efek yang diberikan tersebut tidak menutup kemungkinan motor akan mengalami kerusakan hingga turun mesin.
Cara merawat radiator pada motor
Cara yang pertama adalah dengan selalu memeriksa kondisi dan air di dalamnya secara berkala.Apabila cairan di dalamnya kurang, sebaiknya ditambahkan atau Anda juga dapat menguras serta mengganti coolant-nya.

BACA JUGA:
Performa Tidak Konsisten, Jadi Alasan Lamborghini Belum Garap Mobil Listrik

Selanjutnya, periksa lempengan plat pada radiator atau radiator core-nya setiap waktu untuk dapat menghindarkan bagian tersebut dari kotoran-kotoran yang dapat menempel dan beresiko akan menjadi kerak.
Apabila sudah menempel hingga berkerak, Anda sebaiknya mencongkelnya secara perlahan agar tidak membuat kerusakan lain pada lempengan tersebut.


Syifaraudha</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNi85LzE3NDc3NS81L3g4cWFyMHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Secara umum, sebuah mesin terutama yang memiliki cc besar dapat menghasilkan panas berlebih yang nantinya akan diserap oleh cairan di dalam radiator atau disebut dengan radiator coolant.
Tetapi terkadang banyak pemotor yang kurang begitu peduli dengan bagian satu ini, padahal apabila radiator bermasalah  bisa menyebabkan efek negatif pada kendaraan.
Berikut informasi efek negatif saat radiator rusak, dilansir dari situs resmi Wahana Honda, Selasa (12/12/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Motor Listrik Murah di Bawah Rp15 Juta

Efek negatif radiator rusak
Saat radiator motor mengalami kerusakan, maka secara otomatis tidak mampu menampung air secara optimal.
Kemudian, efeknya adalah dapat membuatnya cepat kering. Maka, banyak komponen mesin yang ikut terkena imbasnya, seperti piston menjadi macet dan dapat membuat motor sulit dihidupkan.
Tidak hanya itu, saat radiator rusak maka seal water pump dapat mudah terbakar dan air akan cepat masuk ke dalam mesin.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

7 Mobil Tahun 80an yang Diburu Masyarakat Hingga Sekarang

Lalu, efek yang diberikan tersebut tidak menutup kemungkinan motor akan mengalami kerusakan hingga turun mesin.
Cara merawat radiator pada motor
Cara yang pertama adalah dengan selalu memeriksa kondisi dan air di dalamnya secara berkala.Apabila cairan di dalamnya kurang, sebaiknya ditambahkan atau Anda juga dapat menguras serta mengganti coolant-nya.

BACA JUGA:
Performa Tidak Konsisten, Jadi Alasan Lamborghini Belum Garap Mobil Listrik

Selanjutnya, periksa lempengan plat pada radiator atau radiator core-nya setiap waktu untuk dapat menghindarkan bagian tersebut dari kotoran-kotoran yang dapat menempel dan beresiko akan menjadi kerak.
Apabila sudah menempel hingga berkerak, Anda sebaiknya mencongkelnya secara perlahan agar tidak membuat kerusakan lain pada lempengan tersebut.


Syifaraudha</content:encoded></item></channel></rss>
