<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Motor hingga November 2023 Tembus 5,8 Juta Unit, Capai Target?</title><description>Penjualan sepeda motor di Indonesia pada November 2023 menunjukkan peningkatan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/09/53/2935703/penjualan-motor-hingga-november-2023-tembus-5-8-juta-unit-capai-target</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/09/53/2935703/penjualan-motor-hingga-november-2023-tembus-5-8-juta-unit-capai-target"/><item><title>Penjualan Motor hingga November 2023 Tembus 5,8 Juta Unit, Capai Target?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/09/53/2935703/penjualan-motor-hingga-november-2023-tembus-5-8-juta-unit-capai-target</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/09/53/2935703/penjualan-motor-hingga-november-2023-tembus-5-8-juta-unit-capai-target</guid><pubDate>Sabtu 09 Desember 2023 17:42 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/09/53/2935703/penjualan-motor-hingga-november-2023-tembus-5-8-juta-unit-capai-target-M27C2a0viV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi motor. (Doc. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/09/53/2935703/penjualan-motor-hingga-november-2023-tembus-5-8-juta-unit-capai-target-M27C2a0viV.jpg</image><title>Ilustrasi motor. (Doc. Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNi85LzE3NDc3NC81L3g4cWFyNHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Penjualan sepeda motor di Indonesia pada November 2023 menunjukkan peningkatan.
Sebanyak 571.983 unit kendaraan roda dua terjual pada bulan ke-11 tahun ini, naik 10,78 persen secara bulanan dibandingkan Oktober 2023.
Melansir data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sejak Januari-November 2023, sebanyak 5.809.959 unit motor terjual.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hyundai Jadikan Ioniq 5 Mobil Balap, Begini Kemampuannya

Angka tersebut mendekati target yang ditetapkan para anggota AISI, yakni 6,1-6,2 juta unit.
Untuk mencapai target penjualan pada 2023, AISI hanya membutuhkan 300.000 sampai 500.000 unit lagi.
Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, berharap tren positif penjualan sepeda motor akan terjadi hingga akhir tahun ini.
Terlebih ada beberapa model yang meluncur, sehingga akan mendorong masyarakat untuk memboyongnya.
&amp;ldquo;Penjualan sepeda motor masih menunjukkan kenaikan, meski ada inflasi pada November. Sepeda motor kredit juga masih oke. Dari masalah pendanaan tidak menimbulkan efek besar. Masih oke kok dalam kadar normal,&amp;rdquo; kata Sigit saat dihubungi.

BACA JUGA:
Pilihan Mobil Berkapasitas Besar, Toyota Hiace Andalan

Secara keseluruhan, sepeda motor matic masih mendominasi angka penjualan domestik dengan 89,76 persen.
Kemudian diikuti oleh motor sport yang mencatatkan 5,18 persen, dan motor bebek di angka 5,06 persen.Sayangnya, pertumbuhan penjualan sepeda motor domestik tidak diikuti dengan pertumbuhan pada sisi ekspor.
Berdasarkan data AISI, ekspor sepeda motor dalam 11 bulan di tahun ini terdata sebanyak 527.627 unit.
Angka tersebut menghalami turun sebesar 24,26 persen secara year-on-year (YoY) dari 643.828 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor eksternal yang menyebabkan jumlahnya menurun.

BACA JUGA:
Pilihan Mobil Berkapasitas Besar, Toyota Hiace Andalan

&amp;ldquo;Permintaan dari beberapa negara tujuan ekspor daya belinya lemah. Bahkan, ada yang menunjukkan penurunan, seperti negara-negara Asia dan Eropa. Ini faktor utama yang buar jumlah ekspor turun,&amp;rdquo; ujar Sigit.
Seperti diketahui, Indonesia menjadi basis produksi sepeda motor untuk beberapa negara Asia, Afrika, hingga Eropa.
Inflasi yang terjadi memengaruhi daya beli negara tujuan ekspor yang menyebabkan angkanya menurun.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNi85LzE3NDc3NC81L3g4cWFyNHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Penjualan sepeda motor di Indonesia pada November 2023 menunjukkan peningkatan.
Sebanyak 571.983 unit kendaraan roda dua terjual pada bulan ke-11 tahun ini, naik 10,78 persen secara bulanan dibandingkan Oktober 2023.
Melansir data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sejak Januari-November 2023, sebanyak 5.809.959 unit motor terjual.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hyundai Jadikan Ioniq 5 Mobil Balap, Begini Kemampuannya

Angka tersebut mendekati target yang ditetapkan para anggota AISI, yakni 6,1-6,2 juta unit.
Untuk mencapai target penjualan pada 2023, AISI hanya membutuhkan 300.000 sampai 500.000 unit lagi.
Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, berharap tren positif penjualan sepeda motor akan terjadi hingga akhir tahun ini.
Terlebih ada beberapa model yang meluncur, sehingga akan mendorong masyarakat untuk memboyongnya.
&amp;ldquo;Penjualan sepeda motor masih menunjukkan kenaikan, meski ada inflasi pada November. Sepeda motor kredit juga masih oke. Dari masalah pendanaan tidak menimbulkan efek besar. Masih oke kok dalam kadar normal,&amp;rdquo; kata Sigit saat dihubungi.

BACA JUGA:
Pilihan Mobil Berkapasitas Besar, Toyota Hiace Andalan

Secara keseluruhan, sepeda motor matic masih mendominasi angka penjualan domestik dengan 89,76 persen.
Kemudian diikuti oleh motor sport yang mencatatkan 5,18 persen, dan motor bebek di angka 5,06 persen.Sayangnya, pertumbuhan penjualan sepeda motor domestik tidak diikuti dengan pertumbuhan pada sisi ekspor.
Berdasarkan data AISI, ekspor sepeda motor dalam 11 bulan di tahun ini terdata sebanyak 527.627 unit.
Angka tersebut menghalami turun sebesar 24,26 persen secara year-on-year (YoY) dari 643.828 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor eksternal yang menyebabkan jumlahnya menurun.

BACA JUGA:
Pilihan Mobil Berkapasitas Besar, Toyota Hiace Andalan

&amp;ldquo;Permintaan dari beberapa negara tujuan ekspor daya belinya lemah. Bahkan, ada yang menunjukkan penurunan, seperti negara-negara Asia dan Eropa. Ini faktor utama yang buar jumlah ekspor turun,&amp;rdquo; ujar Sigit.
Seperti diketahui, Indonesia menjadi basis produksi sepeda motor untuk beberapa negara Asia, Afrika, hingga Eropa.
Inflasi yang terjadi memengaruhi daya beli negara tujuan ekspor yang menyebabkan angkanya menurun.</content:encoded></item></channel></rss>
