<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Honda Recall 2 Motor Bergaya Retro, Korosi Jadi Penyebab Utama</title><description>Honda India memutuskan melakukan recall untuk H&amp;rsquo;Ness CB350 dan CB350RS.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/07/53/2934757/honda-recall-2-motor-bergaya-retro-korosi-jadi-penyebab-utama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/07/53/2934757/honda-recall-2-motor-bergaya-retro-korosi-jadi-penyebab-utama"/><item><title>Honda Recall 2 Motor Bergaya Retro, Korosi Jadi Penyebab Utama</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/07/53/2934757/honda-recall-2-motor-bergaya-retro-korosi-jadi-penyebab-utama</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/07/53/2934757/honda-recall-2-motor-bergaya-retro-korosi-jadi-penyebab-utama</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2023 21:43 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/07/53/2934757/honda-recall-2-motor-bergaya-retro-korosi-jadi-penyebab-utama-yCJd6lp0BK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Motor Honda. (Doc. Autocar India)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/07/53/2934757/honda-recall-2-motor-bergaya-retro-korosi-jadi-penyebab-utama-yCJd6lp0BK.jpg</image><title>Motor Honda. (Doc. Autocar India)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNi85LzE3NDc3NC81L3g4cWFyNHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Honda India memutuskan melakukan recall untuk H&amp;rsquo;Ness CB350 dan CB350RS.
Korosi pada lampu belakang dan masalah pada sensor kemiringan, jadi penyebab utama keputusan penarikan kembali dua model motor bergaya retro tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polytron Bakal Rilis Motor Listrik Murah Bulan Ini?

Melansir Autocar India, Kamis (7/12/2023), Honda mengatakan kesalahan produksi pada bagian karet pada sakelar lampu rem dapat menimbulkan keretakan.
Hal ini dapat menyebabkan masuknya air dan korosi di dalam, yang menyebabkan kegagalan fungsi lampu.
Honda H&amp;rsquo;Ness CB350 dan CB350RS yang terdampak recall adalah yang diproduksi antara Oktober 2020 sampai Januari 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Chief Talk Okezone: Ini Strategi Polytron dalam Mengembangkan Motor Listrik

Meski terlihat sepele, Honda berkomitmen untuk memberikan kepuasan terhadap pelanggannya.
Hal lain yang menjadi perhatian dalam kampanye penarikan ini adalah terkait dengan sensor sudut kemiringan sepeda.
Honda mengklaim masalah ini muncul karena pencetakan yang tidak tepat pada rumah sensor.
Kesalahan produksi itu dapat menyebabkan celah pada segel badan sensor yang memungkinkan air masuk ke sensor sudut tepian.Masalah yang ditemukan di motor tersebut ada pada transmisi, yaitu pada bagian as penggerak gigi keempat.
Hal ini menyebabkan kemungkinan kerusakan sensor, dan dalam skenario terburuk, sepeda motor terhenti.
Untuk penarikan kembali terkait masalah sensor, unit yang terdampak adalah produksi antara Oktober 2020 dan Desember 2021.

BACA JUGA:
Polytron Bakal Rilis Motor Listrik Murah Bulan Ini?

Penggantian suku cadang yang terkena dampak ini akan dilakukan di dealer BigWing di seluruh India mulai pekan kedua bulan Desember 2023.
Seluruh perbaikan dan penggantian komponen akan dilakukan secara gratis.
Honda H&amp;rsquo;Ness CB350 dibekali dengan mesin berkapasitas 348,36 cc, satu silinder, dan berpendingin cairan.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 20,8 hp pada 5.500 rpm dan torsi puncak 30 Nm pada 3.000 rpm disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan.
Untuk menambah kenyamanan dan keamanan, disematkan juga Honda Selectable Torque Control (HSTC) untuk mencegah ban belakang selip saat berada di medan yang licin atau berpasir.

BACA JUGA:
Chief Talk Okezone: Garansi Baterai Seumur Hidup Jadi Daya Pikat Motor Listrik POLYTRON

Suspensi juga bisa dibilang masih pakai model konvensional, meningkatkan kesan retro dengan teleskopik di bagian depan, sedangkan di belakang model ganda. Rodanya dibuat berbeda, dengan depan menggunakan ukuran 19 inci dan belakang ring 18.
H&amp;rsquo;Ness CB350 dibekali juga dengan fitur canggih, yaitu Honda Smartphone Voice Control System (HSVCS).
Dengam sambungan Bluetooth, pengendara bisa mengakses fitur telepon, musik, pesan, navigasi, dan prakiraan cuaca.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNi85LzE3NDc3NC81L3g4cWFyNHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Honda India memutuskan melakukan recall untuk H&amp;rsquo;Ness CB350 dan CB350RS.
Korosi pada lampu belakang dan masalah pada sensor kemiringan, jadi penyebab utama keputusan penarikan kembali dua model motor bergaya retro tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polytron Bakal Rilis Motor Listrik Murah Bulan Ini?

Melansir Autocar India, Kamis (7/12/2023), Honda mengatakan kesalahan produksi pada bagian karet pada sakelar lampu rem dapat menimbulkan keretakan.
Hal ini dapat menyebabkan masuknya air dan korosi di dalam, yang menyebabkan kegagalan fungsi lampu.
Honda H&amp;rsquo;Ness CB350 dan CB350RS yang terdampak recall adalah yang diproduksi antara Oktober 2020 sampai Januari 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Chief Talk Okezone: Ini Strategi Polytron dalam Mengembangkan Motor Listrik

Meski terlihat sepele, Honda berkomitmen untuk memberikan kepuasan terhadap pelanggannya.
Hal lain yang menjadi perhatian dalam kampanye penarikan ini adalah terkait dengan sensor sudut kemiringan sepeda.
Honda mengklaim masalah ini muncul karena pencetakan yang tidak tepat pada rumah sensor.
Kesalahan produksi itu dapat menyebabkan celah pada segel badan sensor yang memungkinkan air masuk ke sensor sudut tepian.Masalah yang ditemukan di motor tersebut ada pada transmisi, yaitu pada bagian as penggerak gigi keempat.
Hal ini menyebabkan kemungkinan kerusakan sensor, dan dalam skenario terburuk, sepeda motor terhenti.
Untuk penarikan kembali terkait masalah sensor, unit yang terdampak adalah produksi antara Oktober 2020 dan Desember 2021.

BACA JUGA:
Polytron Bakal Rilis Motor Listrik Murah Bulan Ini?

Penggantian suku cadang yang terkena dampak ini akan dilakukan di dealer BigWing di seluruh India mulai pekan kedua bulan Desember 2023.
Seluruh perbaikan dan penggantian komponen akan dilakukan secara gratis.
Honda H&amp;rsquo;Ness CB350 dibekali dengan mesin berkapasitas 348,36 cc, satu silinder, dan berpendingin cairan.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 20,8 hp pada 5.500 rpm dan torsi puncak 30 Nm pada 3.000 rpm disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan.
Untuk menambah kenyamanan dan keamanan, disematkan juga Honda Selectable Torque Control (HSTC) untuk mencegah ban belakang selip saat berada di medan yang licin atau berpasir.

BACA JUGA:
Chief Talk Okezone: Garansi Baterai Seumur Hidup Jadi Daya Pikat Motor Listrik POLYTRON

Suspensi juga bisa dibilang masih pakai model konvensional, meningkatkan kesan retro dengan teleskopik di bagian depan, sedangkan di belakang model ganda. Rodanya dibuat berbeda, dengan depan menggunakan ukuran 19 inci dan belakang ring 18.
H&amp;rsquo;Ness CB350 dibekali juga dengan fitur canggih, yaitu Honda Smartphone Voice Control System (HSVCS).
Dengam sambungan Bluetooth, pengendara bisa mengakses fitur telepon, musik, pesan, navigasi, dan prakiraan cuaca.</content:encoded></item></channel></rss>
