<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Tips Agar Mobil Tetap Kinclong di Musim Hujan</title><description>Musim hujan selalu jadi cobaan buat para pemilik mobil yang ingin tetap mobil miliknya kinlong. Bagaimana tipsnya?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/03/52/2931756/5-tips-agar-mobil-tetap-kinclong-di-musim-hujan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/03/52/2931756/5-tips-agar-mobil-tetap-kinclong-di-musim-hujan"/><item><title>5 Tips Agar Mobil Tetap Kinclong di Musim Hujan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/03/52/2931756/5-tips-agar-mobil-tetap-kinclong-di-musim-hujan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/03/52/2931756/5-tips-agar-mobil-tetap-kinclong-di-musim-hujan</guid><pubDate>Minggu 03 Desember 2023 12:47 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/03/52/2931756/5-tips-jaga-agar-kendaraan-tetap-kinclong-di-musim-hujan-6wsFyAkjO5.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tips merawat mobil di musim hujan (Foto: Mitsubishi Motors)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/03/52/2931756/5-tips-jaga-agar-kendaraan-tetap-kinclong-di-musim-hujan-6wsFyAkjO5.jpeg</image><title>Tips merawat mobil di musim hujan (Foto: Mitsubishi Motors)</title></images><description>
JAKARTA -&amp;nbsp;Musim&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;selalu jadi cobaan buat para pemilik mobil yang ingin tetap mobil miliknya tetap kinclong. Cuaca di&amp;nbsp;musim&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;membuat para pemilik mobil baik motor harus memberikan perhatian ekstra khususnya pada cat, agar bodi mobil dan motor tetap mengkilap meski terpapar&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;deras dan lembab.
Sebab air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;mengandung kandungan garam yang lebih banyak jika dibandingkan dengan air biasa. Mobil dan kendaraan lainnya sebenarnya sangat rentan dengan air&amp;nbsp;hujan.
Selain membuat mobil mudah kotor. Jika dibiarkan berlarut-larut, air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;yang melekat pada cat dan kaca mobil dapat menyebabkan tumbuhnya jamur.

BACA JUGA:
Tips Memilih Ban Motor yang Aman Digunakan saat Musim Hujan

Lebih dari itu air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;sendiri memiliki kandungan bersifat asam, yang kemudian bercampur dengan partikel kotoran di jalanan, serta limbah yang tercecer di jalanan, membuatnya dapat merusak mobil apabila tidak langsung dibersihkan. Maka tidak heran apabila air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;dapat memberikan dampak buruk terhadap mobil, apabila tidak langsung dibersihkan.
Berikut lima tips yang dibagikan oleh Fastwax melalui keterangan resmi yang dikirim ke iNews Media Group beberapa waktu lalu. Yuk, cermati!
1. Lakukan Pencucian Kendaraan setelah Terkena Air&amp;nbsp;Hujan&amp;nbsp;
Sebagian besar masyarakat di Indonesia tentunya masih menganggap remeh akan bahaya air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;dengan membiarkannya mengering dengan sendirinya pada bodi mobil, namun seperti yang sudah kita ketahui bersama adalah air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;sendiri mengandung zat asam yang jika dibiarkan kering akan menjadi jamur dan merusak cat mobil.
Oleh karena itu, sebaiknya mobil dan motor &amp;nbsp;langsung dicuci dan dilap sampai kering untuk menghilangkan zat asam yang dapat membuat cat mobil kusam dan berjamur. Tidak harus menggunakan sabun, dengan membilas mobil dengan air bersih sudah cukup untuk menghilangkan air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;dari bodi mobil.

BACA JUGA:
Blind Spot, Mobil Mewah Tabrak Truk di Tol dalam Kota, Pengemudi Tewas

2. Cek Bagian Dalam Mesin Mobil&amp;nbsp;
Bagian dalam mobil juga merupakan hal yang penting untuk diperiksa ketika&amp;nbsp;musim&amp;nbsp;hujan. Sebab air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;bisa saja masuk ke bagian celah-celah mobil yang sempit sekalipun seperti pada mesin dalam mobil. Oleh karena itu, jangan mengabaikan mesin mobil yang terkena air&amp;nbsp;hujan. Bisa-bisa mobil dapat mogok atau mati mendadak.
3. Menggunakan Karpet atau alas mobil&amp;nbsp;
Pada&amp;nbsp;musim&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;biasanya lantai mobil cenderung akan basah ketika pengemudi atau penumpang masuk dengan alas kaki yang basah. Hal ini yang dapat menimbulkan jamur di lantai mobil. Untuk mencegah mobil menjadi kotor, lebih baik gunakan karpet tambahan untuk melapisi lantai mobil.&amp;nbsp;4. Menggunakan Wax atau cairan pembersih&amp;nbsp;
Menghilangkan baret dengan menggunakan tipe wax hanya dapat dilakukan jika goresan yang terjadi merupakan goresan halus. Terdapat dua jenis tipe wax, yaitu tipe wax dalam bentuk padat dan cair. Wax cair dapat membuat goresan terlihat lebih samar karena bahannya yang bersifat abrasif.
Ketika menggunakan wax cair, Anda harus berhati-hati karena jika menggosoknya terlalu keras, maka akan menyebabkan goresan semakin bertambah. Sedangkan untuk wax padat tidak memiliki kandungan bahan abrasif, jadi aman untuk Anda gunakan.

BACA JUGA:
Suzuki Respons Alasan Enggan Kembangkan Mobil MPV&amp;nbsp; &amp;nbsp;

5. Parkir Mobil di tempat yang tertutup
Kemudian cara yang satu ini berguna, untuk melindungi mobil dari paparan air hujan dan debu. Dengan begitu, mobil nantinya tidak akan kotor lagi, setelah dibersihkan dari air hujan sebelumnya.
Namun apabila mobil terpaksa diletakkan di ruang terbuka, maka sebaiknya melindungi mobil dengan cover mobil, untuk mencegah mobil terkena air hujan dan paparan sinar matahari langsung.</description><content:encoded>
JAKARTA -&amp;nbsp;Musim&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;selalu jadi cobaan buat para pemilik mobil yang ingin tetap mobil miliknya tetap kinclong. Cuaca di&amp;nbsp;musim&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;membuat para pemilik mobil baik motor harus memberikan perhatian ekstra khususnya pada cat, agar bodi mobil dan motor tetap mengkilap meski terpapar&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;deras dan lembab.
Sebab air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;mengandung kandungan garam yang lebih banyak jika dibandingkan dengan air biasa. Mobil dan kendaraan lainnya sebenarnya sangat rentan dengan air&amp;nbsp;hujan.
Selain membuat mobil mudah kotor. Jika dibiarkan berlarut-larut, air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;yang melekat pada cat dan kaca mobil dapat menyebabkan tumbuhnya jamur.

BACA JUGA:
Tips Memilih Ban Motor yang Aman Digunakan saat Musim Hujan

Lebih dari itu air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;sendiri memiliki kandungan bersifat asam, yang kemudian bercampur dengan partikel kotoran di jalanan, serta limbah yang tercecer di jalanan, membuatnya dapat merusak mobil apabila tidak langsung dibersihkan. Maka tidak heran apabila air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;dapat memberikan dampak buruk terhadap mobil, apabila tidak langsung dibersihkan.
Berikut lima tips yang dibagikan oleh Fastwax melalui keterangan resmi yang dikirim ke iNews Media Group beberapa waktu lalu. Yuk, cermati!
1. Lakukan Pencucian Kendaraan setelah Terkena Air&amp;nbsp;Hujan&amp;nbsp;
Sebagian besar masyarakat di Indonesia tentunya masih menganggap remeh akan bahaya air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;dengan membiarkannya mengering dengan sendirinya pada bodi mobil, namun seperti yang sudah kita ketahui bersama adalah air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;sendiri mengandung zat asam yang jika dibiarkan kering akan menjadi jamur dan merusak cat mobil.
Oleh karena itu, sebaiknya mobil dan motor &amp;nbsp;langsung dicuci dan dilap sampai kering untuk menghilangkan zat asam yang dapat membuat cat mobil kusam dan berjamur. Tidak harus menggunakan sabun, dengan membilas mobil dengan air bersih sudah cukup untuk menghilangkan air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;dari bodi mobil.

BACA JUGA:
Blind Spot, Mobil Mewah Tabrak Truk di Tol dalam Kota, Pengemudi Tewas

2. Cek Bagian Dalam Mesin Mobil&amp;nbsp;
Bagian dalam mobil juga merupakan hal yang penting untuk diperiksa ketika&amp;nbsp;musim&amp;nbsp;hujan. Sebab air&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;bisa saja masuk ke bagian celah-celah mobil yang sempit sekalipun seperti pada mesin dalam mobil. Oleh karena itu, jangan mengabaikan mesin mobil yang terkena air&amp;nbsp;hujan. Bisa-bisa mobil dapat mogok atau mati mendadak.
3. Menggunakan Karpet atau alas mobil&amp;nbsp;
Pada&amp;nbsp;musim&amp;nbsp;hujan&amp;nbsp;biasanya lantai mobil cenderung akan basah ketika pengemudi atau penumpang masuk dengan alas kaki yang basah. Hal ini yang dapat menimbulkan jamur di lantai mobil. Untuk mencegah mobil menjadi kotor, lebih baik gunakan karpet tambahan untuk melapisi lantai mobil.&amp;nbsp;4. Menggunakan Wax atau cairan pembersih&amp;nbsp;
Menghilangkan baret dengan menggunakan tipe wax hanya dapat dilakukan jika goresan yang terjadi merupakan goresan halus. Terdapat dua jenis tipe wax, yaitu tipe wax dalam bentuk padat dan cair. Wax cair dapat membuat goresan terlihat lebih samar karena bahannya yang bersifat abrasif.
Ketika menggunakan wax cair, Anda harus berhati-hati karena jika menggosoknya terlalu keras, maka akan menyebabkan goresan semakin bertambah. Sedangkan untuk wax padat tidak memiliki kandungan bahan abrasif, jadi aman untuk Anda gunakan.

BACA JUGA:
Suzuki Respons Alasan Enggan Kembangkan Mobil MPV&amp;nbsp; &amp;nbsp;

5. Parkir Mobil di tempat yang tertutup
Kemudian cara yang satu ini berguna, untuk melindungi mobil dari paparan air hujan dan debu. Dengan begitu, mobil nantinya tidak akan kotor lagi, setelah dibersihkan dari air hujan sebelumnya.
Namun apabila mobil terpaksa diletakkan di ruang terbuka, maka sebaiknya melindungi mobil dengan cover mobil, untuk mencegah mobil terkena air hujan dan paparan sinar matahari langsung.</content:encoded></item></channel></rss>
