<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Meta Hapus Ribuan Akun yang Berbasis di China, Sarat Muatan Politik</title><description>Meta, induk perusahaan Facebook, WhatsApp, dan Instagram dilaporkan telah menghapus ribuan akun yang berbasis di China</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/01/57/2930780/meta-hapus-ribuan-akun-yang-berbasis-di-china-sarat-muatan-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/01/57/2930780/meta-hapus-ribuan-akun-yang-berbasis-di-china-sarat-muatan-politik"/><item><title>Meta Hapus Ribuan Akun yang Berbasis di China, Sarat Muatan Politik</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/01/57/2930780/meta-hapus-ribuan-akun-yang-berbasis-di-china-sarat-muatan-politik</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/12/01/57/2930780/meta-hapus-ribuan-akun-yang-berbasis-di-china-sarat-muatan-politik</guid><pubDate>Jum'at 01 Desember 2023 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/01/57/2930780/meta-hapus-ribuan-akun-yang-berbasis-di-china-sarat-muatan-politik-JUH6ydCY4X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Meta. (Doc. Meta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/01/57/2930780/meta-hapus-ribuan-akun-yang-berbasis-di-china-sarat-muatan-politik-JUH6ydCY4X.jpg</image><title>Ilustrasi Meta. (Doc. Meta)</title></images><description>


JAKARTA - Meta, induk perusahaan Facebook, WhatsApp, dan Instagram dilaporkan telah menghapus ribuan akun yang berbasis di China.
Ini merupakan langkah penting, pasarnya akun-akun tersebut dinilai palsu dan menyesatkan.
Dikutip dari BBC, Jumat (1/12/2023), Meta melihat akun-akun ini menyamar sebagai orang Amerika dan berusaha menyebarkan konten polarisasi tentang politik AS dan hubungan AS dengan China.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dukung Palestina, Netizen Indonesia dan Malaysia Bentuk Koalisi di Media Sosial

Selain polarisasi politik, di antara topik yang diposting oleh jaringan akun tersebut adalah aborsi, masalah perang budaya, dan bantuan ke Ukraina.
Meta tidak menghubungkan profil tersebut dengan pejabat di China, namun mereka melihat peningkatan jaringan serupa yang berbasis di China, menjelang pemilu AS tahun 2024.
Penghapusan baru-baru ini diuraikan dalam laporan ancaman triwulanan yang dirilis oleh Meta. Jaringan yang berbasis di Tiongkok ini mencakup lebih dari 4.700 akun dan menggunakan gambar profil serta nama yang disalin dari pengguna lain di seluruh dunia.

BACA JUGA:
3 Cara Simpan Video Media Sosial X ke HP Android

Akun-akun tersebut saling berbagi dan menyukai postingan satu sama lain, dan beberapa konten tampaknya diambil langsung dari X, sebelumnya Twitter
Ini berlaku baik dari Partai Republik maupun Demokrat, termasuk mantan Ketua DPR Nancy Pelosi, Gubernur Michigan Gretchen Whitmer, Gubernur Florida Ron DeSantis, Perwakilan Matt Gaetz dan Jim Jordan, dan lainnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Meta, induk perusahaan Facebook, WhatsApp, dan Instagram dilaporkan telah menghapus ribuan akun yang berbasis di China.
Ini merupakan langkah penting, pasarnya akun-akun tersebut dinilai palsu dan menyesatkan.
Dikutip dari BBC, Jumat (1/12/2023), Meta melihat akun-akun ini menyamar sebagai orang Amerika dan berusaha menyebarkan konten polarisasi tentang politik AS dan hubungan AS dengan China.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dukung Palestina, Netizen Indonesia dan Malaysia Bentuk Koalisi di Media Sosial

Selain polarisasi politik, di antara topik yang diposting oleh jaringan akun tersebut adalah aborsi, masalah perang budaya, dan bantuan ke Ukraina.
Meta tidak menghubungkan profil tersebut dengan pejabat di China, namun mereka melihat peningkatan jaringan serupa yang berbasis di China, menjelang pemilu AS tahun 2024.
Penghapusan baru-baru ini diuraikan dalam laporan ancaman triwulanan yang dirilis oleh Meta. Jaringan yang berbasis di Tiongkok ini mencakup lebih dari 4.700 akun dan menggunakan gambar profil serta nama yang disalin dari pengguna lain di seluruh dunia.

BACA JUGA:
3 Cara Simpan Video Media Sosial X ke HP Android

Akun-akun tersebut saling berbagi dan menyukai postingan satu sama lain, dan beberapa konten tampaknya diambil langsung dari X, sebelumnya Twitter
Ini berlaku baik dari Partai Republik maupun Demokrat, termasuk mantan Ketua DPR Nancy Pelosi, Gubernur Michigan Gretchen Whitmer, Gubernur Florida Ron DeSantis, Perwakilan Matt Gaetz dan Jim Jordan, dan lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
