<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kominfo Dukung Penuh Penggunaan LLM di Indonesia</title><description>Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendukung penuh penggunaan Large Language Model (LLM) oleh perusahaan Indonesia.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/30/54/2930274/kominfo-dukung-penuh-penggunaan-llm-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/30/54/2930274/kominfo-dukung-penuh-penggunaan-llm-di-indonesia"/><item><title>Kominfo Dukung Penuh Penggunaan LLM di Indonesia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/30/54/2930274/kominfo-dukung-penuh-penggunaan-llm-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/30/54/2930274/kominfo-dukung-penuh-penggunaan-llm-di-indonesia</guid><pubDate>Kamis 30 November 2023 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/30/54/2930274/kominfo-dukung-penuh-penggunaan-llm-di-indonesia-WsnbMNqRHZ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wamenkominfo, Nezar Patria (Foto: Saliki Dwi Saputra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/30/54/2930274/kominfo-dukung-penuh-penggunaan-llm-di-indonesia-WsnbMNqRHZ.jpeg</image><title>Wamenkominfo, Nezar Patria (Foto: Saliki Dwi Saputra/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOS8xLzE3NDQxOS81L3g4cTJoazI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendukung penuh penggunaan Large Language Model (LLM) oleh perusahaan Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Kominfo, Nezar Patria di Jakarta, Kamis (30/11/2023).&amp;nbsp;
Menurutnya, penggunaan model bahasa besar ini bisa menjadi alternatif model fondasi (foundation model) untuk mengurangi bias dalam penggunaan bahasa Indonesia pada operasional kecerdasan artifisial (AI).

BACA JUGA:
Kominfo Bantah Beri Karpet Merah untuk Starlink: Banyak Desa yang Blank Spot Internet!

Selain itu Wamenkominfo menilai penggunaan LLM memungkinkan penggunaan AI secara maksimal, sehingga dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak secara luas.
&quot;Ini yang harus kita dukung karena berpotensi berkembang dengan bahasa-bahasa di daerah yang ada di Indonesia. Dan kita harapkan&amp;nbsp;foundation&amp;nbsp;model ini bisa berkembang dari uni model yang pakai satu jenis konten,&quot; ungkapnya.
Pria yang juga merupakan mantan wartawan itu menjelaskan bahwa LLM dapat meningkatkan teks menjadi menggunakan gambar dan suara sehingga nantinya Indonesia punya satu&amp;nbsp;foundation&amp;nbsp;model yang otentik dan lebih dekat dengan kultur lokal yang beririsan.

&quot;Ini bisa berkembang dari uni model yang pakai satu jenis konten misalnya hanya teks saja menjadi menggunakan gambar dan suara sehingga kita punya satu&amp;nbsp;foundation model&amp;nbsp;yang otentik dan lebih dekat dengan kultur kita dan memperkecil sentimen dan juga buyest yang dihasilkan oleh Generatif AI,&quot; tutupnya.
Sebelumnya diketahui bahwa BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), KORIKA (Kolaborasi Riset &amp;amp; Inovasi Kecerdasan Artifisial), dan 2 portfolio GDP Venture (Glair.ai &amp;amp; Datasaur.ai) baru saja menggandeng Al Singapore (AISG) menginisiasi proyek kolaboratif yang bertujuan untuk mengembangkan LLM Bahasa Indonesia yang terbuka sehingga dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak secara luas.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOS8xLzE3NDQxOS81L3g4cTJoazI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendukung penuh penggunaan Large Language Model (LLM) oleh perusahaan Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Kominfo, Nezar Patria di Jakarta, Kamis (30/11/2023).&amp;nbsp;
Menurutnya, penggunaan model bahasa besar ini bisa menjadi alternatif model fondasi (foundation model) untuk mengurangi bias dalam penggunaan bahasa Indonesia pada operasional kecerdasan artifisial (AI).

BACA JUGA:
Kominfo Bantah Beri Karpet Merah untuk Starlink: Banyak Desa yang Blank Spot Internet!

Selain itu Wamenkominfo menilai penggunaan LLM memungkinkan penggunaan AI secara maksimal, sehingga dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak secara luas.
&quot;Ini yang harus kita dukung karena berpotensi berkembang dengan bahasa-bahasa di daerah yang ada di Indonesia. Dan kita harapkan&amp;nbsp;foundation&amp;nbsp;model ini bisa berkembang dari uni model yang pakai satu jenis konten,&quot; ungkapnya.
Pria yang juga merupakan mantan wartawan itu menjelaskan bahwa LLM dapat meningkatkan teks menjadi menggunakan gambar dan suara sehingga nantinya Indonesia punya satu&amp;nbsp;foundation&amp;nbsp;model yang otentik dan lebih dekat dengan kultur lokal yang beririsan.

&quot;Ini bisa berkembang dari uni model yang pakai satu jenis konten misalnya hanya teks saja menjadi menggunakan gambar dan suara sehingga kita punya satu&amp;nbsp;foundation model&amp;nbsp;yang otentik dan lebih dekat dengan kultur kita dan memperkecil sentimen dan juga buyest yang dihasilkan oleh Generatif AI,&quot; tutupnya.
Sebelumnya diketahui bahwa BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), KORIKA (Kolaborasi Riset &amp;amp; Inovasi Kecerdasan Artifisial), dan 2 portfolio GDP Venture (Glair.ai &amp;amp; Datasaur.ai) baru saja menggandeng Al Singapore (AISG) menginisiasi proyek kolaboratif yang bertujuan untuk mengembangkan LLM Bahasa Indonesia yang terbuka sehingga dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak secara luas.</content:encoded></item></channel></rss>
