<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mirip Starlink, Huawei Uji Layanan Internet Satelit Super Ngebut!</title><description>Huawei telah menguji layanan internet satelit orbit rendah Bumi yang mirip dengan Starlink.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/29/54/2929371/mirip-starlink-huawei-uji-layanan-internet-satelit-super-ngebut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/29/54/2929371/mirip-starlink-huawei-uji-layanan-internet-satelit-super-ngebut"/><item><title>Mirip Starlink, Huawei Uji Layanan Internet Satelit Super Ngebut!</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/29/54/2929371/mirip-starlink-huawei-uji-layanan-internet-satelit-super-ngebut</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/29/54/2929371/mirip-starlink-huawei-uji-layanan-internet-satelit-super-ngebut</guid><pubDate>Rabu 29 November 2023 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/29/54/2929371/mirip-starlink-huawei-uji-layanan-internet-satelit-super-ngebut-OMsxbJrkAd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Huawei kembangkan konektivitas internet cepat seperti Starlink (Foto: Reuters) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/29/54/2929371/mirip-starlink-huawei-uji-layanan-internet-satelit-super-ngebut-OMsxbJrkAd.jpg</image><title>Huawei kembangkan konektivitas internet cepat seperti Starlink (Foto: Reuters) </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOC85LzE3Mzg1OC81L3g4cHE5cTk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
CHONGQING - Huawei telah menguji layanan internet satelit orbit rendah Bumi yang mirip dengan Starlink. Berkecepatan tinggi, hasil rincian tes yang dibagikan perusahaan di Weibo menunjukkan bahwa kecepatan unduh selama pengujian layanan internet berbasis satelit ini tembus hingga 660 Mbps.
Dilansir dari situs SamMobile, Rabu (29/11/2023), hasil tersebut secara rinci dijelaskan oleh kepala ilmuwan di laboratorium nirkabel 6G Huawei, Wang Jun ketika menghadiri Aerospace Information Industry International Ecosystem Event di Chongqing, China.

BACA JUGA:
Intip Kekayaan Elon Musk yang Dukung Israel Lawan Hamas

Hanya saja, belum diketahui satelit mana yang akan digunakan untuk menguji layanan internet mirip Starlink ini, di samping pengerjaan yang mungkin juga memerlukan waktu lama sebelum resmi hadir nantinya.
Dikenal sebagai produsen elektronik konsumen yang telah menghasilkan berbagai produk seperti HP dan tablet, Huawei tampaknya memiliki ketertarikan untuk memperluas pasarnya di bidang jaringan telekomunikasi dengan adanya proyek ini.

BACA JUGA:
Huawei Watch Fit Special Edition Resmi Dijual Lebih Murah di Indonesia

Hal tersebut diperkuat lewat pengembangan teknologi serupa di ponsel andalan terbarunya, Huawei Mate 60 Pro, yang memungkinkan ponsel untuk terhubung dengan satelit geostasioner, meskipun penggunaannya sendiri masih terbatas di China. (Chasna Alifia Sya&amp;rsquo;bana)</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOC85LzE3Mzg1OC81L3g4cHE5cTk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
CHONGQING - Huawei telah menguji layanan internet satelit orbit rendah Bumi yang mirip dengan Starlink. Berkecepatan tinggi, hasil rincian tes yang dibagikan perusahaan di Weibo menunjukkan bahwa kecepatan unduh selama pengujian layanan internet berbasis satelit ini tembus hingga 660 Mbps.
Dilansir dari situs SamMobile, Rabu (29/11/2023), hasil tersebut secara rinci dijelaskan oleh kepala ilmuwan di laboratorium nirkabel 6G Huawei, Wang Jun ketika menghadiri Aerospace Information Industry International Ecosystem Event di Chongqing, China.

BACA JUGA:
Intip Kekayaan Elon Musk yang Dukung Israel Lawan Hamas

Hanya saja, belum diketahui satelit mana yang akan digunakan untuk menguji layanan internet mirip Starlink ini, di samping pengerjaan yang mungkin juga memerlukan waktu lama sebelum resmi hadir nantinya.
Dikenal sebagai produsen elektronik konsumen yang telah menghasilkan berbagai produk seperti HP dan tablet, Huawei tampaknya memiliki ketertarikan untuk memperluas pasarnya di bidang jaringan telekomunikasi dengan adanya proyek ini.

BACA JUGA:
Huawei Watch Fit Special Edition Resmi Dijual Lebih Murah di Indonesia

Hal tersebut diperkuat lewat pengembangan teknologi serupa di ponsel andalan terbarunya, Huawei Mate 60 Pro, yang memungkinkan ponsel untuk terhubung dengan satelit geostasioner, meskipun penggunaannya sendiri masih terbatas di China. (Chasna Alifia Sya&amp;rsquo;bana)</content:encoded></item></channel></rss>
