<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duh, Petinggi Meta Masuk Daftar Buronan Pemerintah Rusia</title><description>Petinggi Meta dilaporkan menjadi buronan pemerintah Rusia. Apa sebabnya?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/28/54/2928612/duh-petinggi-meta-masuk-daftar-buronan-pemerintah-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/28/54/2928612/duh-petinggi-meta-masuk-daftar-buronan-pemerintah-rusia"/><item><title>Duh, Petinggi Meta Masuk Daftar Buronan Pemerintah Rusia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/28/54/2928612/duh-petinggi-meta-masuk-daftar-buronan-pemerintah-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/28/54/2928612/duh-petinggi-meta-masuk-daftar-buronan-pemerintah-rusia</guid><pubDate>Selasa 28 November 2023 12:57 WIB</pubDate><dc:creator>Saliki Dwi Saputra </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/28/54/2928612/duh-petinggi-meta-masuk-daftar-buronan-pemerintah-rusia-sHuE8lm6Wa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petinggi Meta jadi buronan pemerintah Rusia (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/28/54/2928612/duh-petinggi-meta-masuk-daftar-buronan-pemerintah-rusia-sHuE8lm6Wa.jpg</image><title>Petinggi Meta jadi buronan pemerintah Rusia (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOC8xLzE3NDM0Ny81L3g4cTB2Y3c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MOSKOW - Petinggi Meta, Andy Stone masuk dalam daftar pencarian orang alias buronan pemerintah Rusia. Kabar yang beredar, juru bicara Meta itu disebut sengaja mengubah kebijakan untuk menyudutkan Rusia.&amp;nbsp;
Dikutip dari QZ, Selasa (28/11/2023), Stone dilaporkan sudah menjadi buronan sejak Februari lalu. Dia disebut sengaja membiarkan Facebook dan Instagram mempublikasikan pidato kekerasan terkait invasi Rusia ke Ukraina, hingga gerakan Anti-Putin.

BACA JUGA:
AI Mulai Hadir di WhatsApp, Bisa Apa Saja?

Kementerian Dalam Negeri Rusia lantas mengeluarkan daftar buronan Stone secara online pada Oktober kemarin. Diketahui Stone disebut sebagai biang keladi atas perubahan kebijakan sementara perusahaan.
Dalam laporan itu, kebijakan Meta yang diubah Stone memungkinkan kata-kata provokatif seperti 'Matilah Penjajah Rusia' dapat lolos ke platform media sosial mereka seperti Instagram dan Facebook. Belum lagi adanya ujaran kebencian untuk membunuh Presiden Putin.

Yang mencurigakan adalah, aturan yang dilanggar ini hanya berlaku di negara-negara tertentu, Armenia, Azerbaijan, Estonia, Georgia, Hongaria, Latvia, Lituania, Polandia, Rumania, Rusia, Slovakia, dan Ukraina. Di sisi lain, Stone juga dianggap lepas tangan atas aturan tersebut.Rusia sendiri secara terang-terangan memblokir Facebook, Instagram, dan masih banyak lagi. Komite Investigasi Rusia membuka kasus pidana atas seruan kekerasan dan pembunuhan ini, dan pihak berwenang Rusia dan menganggap Meta sebagai organisasi &amp;ldquo;teroris dan ekstremis&amp;rdquo;, dan segera mengambil tindakan hukum.

BACA JUGA:
Meta Umumkan Dua Fitur Baru untuk Edit Video dan Foto dengan AI

Beberapa platform komunikasi milik AS dan Eropa, seperti X, Snapchat, Discord, Telegram, dan Microsoft Teams, juga masih dilarang di Rusia dan hanya dapat diakses melalui jaringan pribadi virtual (VPN).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOC8xLzE3NDM0Ny81L3g4cTB2Y3c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MOSKOW - Petinggi Meta, Andy Stone masuk dalam daftar pencarian orang alias buronan pemerintah Rusia. Kabar yang beredar, juru bicara Meta itu disebut sengaja mengubah kebijakan untuk menyudutkan Rusia.&amp;nbsp;
Dikutip dari QZ, Selasa (28/11/2023), Stone dilaporkan sudah menjadi buronan sejak Februari lalu. Dia disebut sengaja membiarkan Facebook dan Instagram mempublikasikan pidato kekerasan terkait invasi Rusia ke Ukraina, hingga gerakan Anti-Putin.

BACA JUGA:
AI Mulai Hadir di WhatsApp, Bisa Apa Saja?

Kementerian Dalam Negeri Rusia lantas mengeluarkan daftar buronan Stone secara online pada Oktober kemarin. Diketahui Stone disebut sebagai biang keladi atas perubahan kebijakan sementara perusahaan.
Dalam laporan itu, kebijakan Meta yang diubah Stone memungkinkan kata-kata provokatif seperti 'Matilah Penjajah Rusia' dapat lolos ke platform media sosial mereka seperti Instagram dan Facebook. Belum lagi adanya ujaran kebencian untuk membunuh Presiden Putin.

Yang mencurigakan adalah, aturan yang dilanggar ini hanya berlaku di negara-negara tertentu, Armenia, Azerbaijan, Estonia, Georgia, Hongaria, Latvia, Lituania, Polandia, Rumania, Rusia, Slovakia, dan Ukraina. Di sisi lain, Stone juga dianggap lepas tangan atas aturan tersebut.Rusia sendiri secara terang-terangan memblokir Facebook, Instagram, dan masih banyak lagi. Komite Investigasi Rusia membuka kasus pidana atas seruan kekerasan dan pembunuhan ini, dan pihak berwenang Rusia dan menganggap Meta sebagai organisasi &amp;ldquo;teroris dan ekstremis&amp;rdquo;, dan segera mengambil tindakan hukum.

BACA JUGA:
Meta Umumkan Dua Fitur Baru untuk Edit Video dan Foto dengan AI

Beberapa platform komunikasi milik AS dan Eropa, seperti X, Snapchat, Discord, Telegram, dan Microsoft Teams, juga masih dilarang di Rusia dan hanya dapat diakses melalui jaringan pribadi virtual (VPN).</content:encoded></item></channel></rss>
