<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tesla Siap Rilis Mobil Listrik di India Pada 2024</title><description>Tesla tampaknya akan menjual mobilnya di India melalui Completely Built Up (CBU)</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/25/52/2927068/tesla-siap-rilis-mobil-listrik-di-india-pada-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/25/52/2927068/tesla-siap-rilis-mobil-listrik-di-india-pada-2024"/><item><title>Tesla Siap Rilis Mobil Listrik di India Pada 2024</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/25/52/2927068/tesla-siap-rilis-mobil-listrik-di-india-pada-2024</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/25/52/2927068/tesla-siap-rilis-mobil-listrik-di-india-pada-2024</guid><pubDate>Sabtu 25 November 2023 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/25/52/2927068/tesla-siap-rilis-mobil-listrik-di-india-pada-2024-LeNsA53VoC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil listrik Tesla. (Doc. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/25/52/2927068/tesla-siap-rilis-mobil-listrik-di-india-pada-2024-LeNsA53VoC.jpg</image><title>Ilustrasi mobil listrik Tesla. (Doc. Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNS81LzE3NDIxNy81L3g4cHh1bW4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tesla tampaknya akan menjual mobilnya di India melalui Completely Built Up (CBU), dan memproduksinya dengan waktu yang lebih lambat dari perkiraan negeri Bollywood.
Saat ini, Pemerintah India dan Tesla sedang berada pada tahap mencapai kesepakatan. Nantinya produsen mobil listrik asal Amerika Serikat itu, dapat menjual produknya di India serta memproduksi secara langsung di India.
Melansir autocarindia, Sabtu (25/11/2023), meskipun pembicaraan antara Tesla dan Pemerintah India sempat terhenti di tahun lalu, mereka kembali membuka negosiasi pada Mei 2023 lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hyundai Minta Pemerintah Bedakan Subsidi Mobil Listrik CKD dan CBU

Hasil dari negosiasi tersebut memungkinkan Tesla untuk menjual produknya di India mulai tahun depan. Sementara itu, untuk pabrik Tesla sendiri akan hadir pada dua tahun mendatang.
Pengumuman mengenai hal tersebut dirumorkan akan dilakukan di Vibrant Gujarat Global Summit yang akan dilaksanakan pada 10 hingga 12 Januari 2024.
Saat ini, Gujarat, Maharashtra, dan Tamil Nadu sedang dipertimbangkan sebagai lokasi pabrik karena ketiga negara bagian ini memiliki ekosistem yang cukup baik untuk membuat mobil listrik dan membantu dalam ekspornya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hyundai Tidak Tertarik Garap Mobil Listrik Mungil, Kenapa?

Untuk mendirikan pabrik manufaktur, produsen mobil listrik berbasis AS ini harus berkomitmen untuk berinvestasi minimal sebesar  2 miliar USD atau setara Rp31 Triliun.
Tesla sebelumnya telah berencana untuk mendapatkan komponen otomotif senilai  1,9 miliar USD atau setara Rp30 triliun pada tahun ini, hampir dua kali lipat dari jumlah yang diperolehnya tahun lalu, dan sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan pembelian komponen otomotif India hingga  15 miliar USD atau setara Rp233,5 Triliun.
Meskipun belum ada keputusan final dan rencana yang disebutkan di atas dapat berubah, CEO Tesla, Elon Musk, telah mengatakan pada bulan Juni bahwa perusahaan berencana untuk melakukan investasi yang signifikan di India.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pabrikan China Ini Berhasil Produksi 6 Juta Mobil Elektrifikasi

Selain itu, dia juga berencana untuk mengunjungi negara tersebut pada 2024. Sebuah laporan menunjukkan bahwa Tesla juga akan membuat dan menjual sistem penyimpanan baterai di India, bahkan telah mengajukan proposal kepada pejabat setempat untuk mencari insentif dalam membangun pabrik penyimpanan baterai Powerwall.

Alvitho Devano</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNS81LzE3NDIxNy81L3g4cHh1bW4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tesla tampaknya akan menjual mobilnya di India melalui Completely Built Up (CBU), dan memproduksinya dengan waktu yang lebih lambat dari perkiraan negeri Bollywood.
Saat ini, Pemerintah India dan Tesla sedang berada pada tahap mencapai kesepakatan. Nantinya produsen mobil listrik asal Amerika Serikat itu, dapat menjual produknya di India serta memproduksi secara langsung di India.
Melansir autocarindia, Sabtu (25/11/2023), meskipun pembicaraan antara Tesla dan Pemerintah India sempat terhenti di tahun lalu, mereka kembali membuka negosiasi pada Mei 2023 lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hyundai Minta Pemerintah Bedakan Subsidi Mobil Listrik CKD dan CBU

Hasil dari negosiasi tersebut memungkinkan Tesla untuk menjual produknya di India mulai tahun depan. Sementara itu, untuk pabrik Tesla sendiri akan hadir pada dua tahun mendatang.
Pengumuman mengenai hal tersebut dirumorkan akan dilakukan di Vibrant Gujarat Global Summit yang akan dilaksanakan pada 10 hingga 12 Januari 2024.
Saat ini, Gujarat, Maharashtra, dan Tamil Nadu sedang dipertimbangkan sebagai lokasi pabrik karena ketiga negara bagian ini memiliki ekosistem yang cukup baik untuk membuat mobil listrik dan membantu dalam ekspornya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hyundai Tidak Tertarik Garap Mobil Listrik Mungil, Kenapa?

Untuk mendirikan pabrik manufaktur, produsen mobil listrik berbasis AS ini harus berkomitmen untuk berinvestasi minimal sebesar  2 miliar USD atau setara Rp31 Triliun.
Tesla sebelumnya telah berencana untuk mendapatkan komponen otomotif senilai  1,9 miliar USD atau setara Rp30 triliun pada tahun ini, hampir dua kali lipat dari jumlah yang diperolehnya tahun lalu, dan sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan pembelian komponen otomotif India hingga  15 miliar USD atau setara Rp233,5 Triliun.
Meskipun belum ada keputusan final dan rencana yang disebutkan di atas dapat berubah, CEO Tesla, Elon Musk, telah mengatakan pada bulan Juni bahwa perusahaan berencana untuk melakukan investasi yang signifikan di India.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pabrikan China Ini Berhasil Produksi 6 Juta Mobil Elektrifikasi

Selain itu, dia juga berencana untuk mengunjungi negara tersebut pada 2024. Sebuah laporan menunjukkan bahwa Tesla juga akan membuat dan menjual sistem penyimpanan baterai di India, bahkan telah mengajukan proposal kepada pejabat setempat untuk mencari insentif dalam membangun pabrik penyimpanan baterai Powerwall.

Alvitho Devano</content:encoded></item></channel></rss>
