<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elon Musk Nyinyir Saat X Menang Telak dari Instagram dan Facebook</title><description>&quot;Ternyata kita belum mati juga,&quot; tulis Elon Musk.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/24/54/2926482/elon-musk-nyinyir-saat-x-menang-telak-dari-instagram-dan-facebook</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/24/54/2926482/elon-musk-nyinyir-saat-x-menang-telak-dari-instagram-dan-facebook"/><item><title>Elon Musk Nyinyir Saat X Menang Telak dari Instagram dan Facebook</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/24/54/2926482/elon-musk-nyinyir-saat-x-menang-telak-dari-instagram-dan-facebook</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/24/54/2926482/elon-musk-nyinyir-saat-x-menang-telak-dari-instagram-dan-facebook</guid><pubDate>Jum'at 24 November 2023 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/24/54/2926482/elon-musk-nyinyir-saat-x-menang-telak-dari-instagram-dan-facebook-zYLGoyZTom.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Elon Musk (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/24/54/2926482/elon-musk-nyinyir-saat-x-menang-telak-dari-instagram-dan-facebook-zYLGoyZTom.JPG</image><title>Elon Musk (Foto: Reuters)</title></images><description>PEMILIK X (dulunya Twitter), Elon Musk begitu girang usai membawa platform sosial medianya mengalahkan Instagram dan Facebook. Hal itu dia sampaikan saat merespons data yang diunggah oleh Doge Designer dengan akun X @cb_doge.
&quot;X berhasil melewati Instagram dan Facebook dengan jarak yang sangat besar berdasarkan pencarian yang dilakukan melalui Google,&quot; lapor Doge Designer yang dikutip Jumat (24/11/2023).
Dalam data tersebut, Google berhasil mengumpulkan pencarian ke situs X sebanyak 640,6 juta kali. Sebaliknya Instagram hanya mencapai 548,3 juta dan Facebook dengan perolehan 491,7 juta.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Cara Memperbaiki Masalah Yandex Browser yang Tidak Bisa Dibuka

Laporan tersebut langsung ditanggapi serius oleh Elon Musk. Dia cuma menjawab satir laporan tersebut.
&quot;Ternyata kita belum mati juga,&quot; tulisnya.&amp;nbsp;
Jawaban tersebut memang terkesan meledek. Pasalnya saat membeli Twitter pada 14 April 2022 banyak orang memprediksi sosial media yang dulunya berlogo burung biru itu bakal tamat.

BACA JUGA:
Elon Musk Prediksi Roket SpaceX Selanjutnya akan Terbang Lagi Sebelum Natal

Mereka meyakini gaya kepemimpinan Elon Musk yang kontroversial bakal kontraproduktif dengan sosial media yang dulunya dibuat oleh Jack Dorsey itu.
Belum lagi setelah jadi pemilik sah, ternyata Elon Musk memecat ribuat karyawan Twitter. Bahkan yang selamat justru memilih keluar karena tidak tahan dengan CEO Tesla dan SpaceX itu.Dari situ semakin banyak orang yang khawatir dengan nasib Twitter di tangan Elon Musk. Nyatanya pria kelahiran 28 Juni 1971 itu justru berhasil melakukan transformasi yang mengejutkan.
Elon Musk mencopot dan mengganti logo lama Twitter jadi X. Dia juga berhasil melakukan banyak terobosan baru dimana kreator konten di X juga mendapatkan penghasilan.
Dr Te Wu dari PMO Advisory mengatakan komando kepemimpinan yang dilakukan oleh Elon Musk ternyata memang berhasil membawa X sukses. Padahal berbeda dengan lini bisnis lain yang dia miliki, X, justru lebih kompleks karena berhubungan dengan perilaku manusia.

BACA JUGA:
Elon Musk akan Donasikan Keuntungan X ke Rumah Sakit di Gaza

&quot;Keputusan yang ada di tangannya selalu dilakukan tanpa penolakan. Itu yang membuat X sangat berbeda dengan yang lain,&quot; terang Dr Te Wu.
Alhasil dinamika yang terjadi di X jauh lebih cepat dan seru. Tidak heran jika akhirnya X masih selalu jadi pilihan meski sudah melepas nama Twitter.</description><content:encoded>PEMILIK X (dulunya Twitter), Elon Musk begitu girang usai membawa platform sosial medianya mengalahkan Instagram dan Facebook. Hal itu dia sampaikan saat merespons data yang diunggah oleh Doge Designer dengan akun X @cb_doge.
&quot;X berhasil melewati Instagram dan Facebook dengan jarak yang sangat besar berdasarkan pencarian yang dilakukan melalui Google,&quot; lapor Doge Designer yang dikutip Jumat (24/11/2023).
Dalam data tersebut, Google berhasil mengumpulkan pencarian ke situs X sebanyak 640,6 juta kali. Sebaliknya Instagram hanya mencapai 548,3 juta dan Facebook dengan perolehan 491,7 juta.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Cara Memperbaiki Masalah Yandex Browser yang Tidak Bisa Dibuka

Laporan tersebut langsung ditanggapi serius oleh Elon Musk. Dia cuma menjawab satir laporan tersebut.
&quot;Ternyata kita belum mati juga,&quot; tulisnya.&amp;nbsp;
Jawaban tersebut memang terkesan meledek. Pasalnya saat membeli Twitter pada 14 April 2022 banyak orang memprediksi sosial media yang dulunya berlogo burung biru itu bakal tamat.

BACA JUGA:
Elon Musk Prediksi Roket SpaceX Selanjutnya akan Terbang Lagi Sebelum Natal

Mereka meyakini gaya kepemimpinan Elon Musk yang kontroversial bakal kontraproduktif dengan sosial media yang dulunya dibuat oleh Jack Dorsey itu.
Belum lagi setelah jadi pemilik sah, ternyata Elon Musk memecat ribuat karyawan Twitter. Bahkan yang selamat justru memilih keluar karena tidak tahan dengan CEO Tesla dan SpaceX itu.Dari situ semakin banyak orang yang khawatir dengan nasib Twitter di tangan Elon Musk. Nyatanya pria kelahiran 28 Juni 1971 itu justru berhasil melakukan transformasi yang mengejutkan.
Elon Musk mencopot dan mengganti logo lama Twitter jadi X. Dia juga berhasil melakukan banyak terobosan baru dimana kreator konten di X juga mendapatkan penghasilan.
Dr Te Wu dari PMO Advisory mengatakan komando kepemimpinan yang dilakukan oleh Elon Musk ternyata memang berhasil membawa X sukses. Padahal berbeda dengan lini bisnis lain yang dia miliki, X, justru lebih kompleks karena berhubungan dengan perilaku manusia.

BACA JUGA:
Elon Musk akan Donasikan Keuntungan X ke Rumah Sakit di Gaza

&quot;Keputusan yang ada di tangannya selalu dilakukan tanpa penolakan. Itu yang membuat X sangat berbeda dengan yang lain,&quot; terang Dr Te Wu.
Alhasil dinamika yang terjadi di X jauh lebih cepat dan seru. Tidak heran jika akhirnya X masih selalu jadi pilihan meski sudah melepas nama Twitter.</content:encoded></item></channel></rss>
