<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mobil BMW dengan Teknologi Otonom Level 3 Mulai Dikirim Awal 2024</title><description>BMW akan segera memperkenalkan sistem semi-otonom SAE level 3 pada series 7.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/23/52/2926090/mobil-bmw-dengan-teknologi-otonom-level-3-mulai-dikirim-awal-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/23/52/2926090/mobil-bmw-dengan-teknologi-otonom-level-3-mulai-dikirim-awal-2024"/><item><title>Mobil BMW dengan Teknologi Otonom Level 3 Mulai Dikirim Awal 2024</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/23/52/2926090/mobil-bmw-dengan-teknologi-otonom-level-3-mulai-dikirim-awal-2024</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/23/52/2926090/mobil-bmw-dengan-teknologi-otonom-level-3-mulai-dikirim-awal-2024</guid><pubDate>Kamis 23 November 2023 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/23/52/2926090/mobil-bmw-dengan-teknologi-otonom-level-3-mulai-dikirim-awal-2024-48GLvU9eXn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil otonom. (Doc. Autoweek)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/23/52/2926090/mobil-bmw-dengan-teknologi-otonom-level-3-mulai-dikirim-awal-2024-48GLvU9eXn.jpg</image><title>Ilustrasi mobil otonom. (Doc. Autoweek)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMy8xLzE3NDEzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - BMW akan segera memperkenalkan sistem semi-otonom SAE level 3 pada series 7. Meskipun begitu, tidak semua mobil listrik i7 dapat menggunakan sistem ini.
Dengan adanya sistem ini, maka memungkinkan bagi pengemudi untuk berkendara tanpa perlu memperhatikan jalan dan tanpa harus memegang setir.
Di Jerman, mobil pertama yang dilengkapi dengan sistem canggih ini akan diserahkan kepada konsumen pada Maret 2024 mendatang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hyundai Tidak Tertarik Garap Mobil Listrik Mungil, Kenapa?

Melansir autoweek, Kamis (23/11/2023), sistem ini dinamai dengan BMW Personal Pilot L3. Sistem ini mampu memberi ruang bagi pengemudi untuk melakukan aktivitas lainnya saat sistem sedang berjalan, seperti membaca, mengirim pesan teks, hingga menonton TV melalui layar infotainment di tengah.
Meskipun sistem ini dinilai canggih, namun masih ada kekurangan yakni hanya mampu digunakan pada kecepatan maksimum 37 mph sehingga hanya cocok untuk dipakai ketika sedang macet ataupun melintasi jalan dengan batas kecepatan yang rendah.
Kekurangan lainnya adalah pengemudi tidak diperbolehkan untuk tidur selama penggunaan sistem ini, pengemudi harus siap mengambil alih kendali ketika terdapat sinyal akustik maupun visual dari sistem.

BACA JUGA:
TUV Rheinland Hadirkan Laboratorium Pengujian Kaca Kendaraan Bermotor di Indonesia

Terakhir, kekurangan dari sistem ini adalah keterbatasannya ketika digunakan di jalan raya dengan jalur terpisah secara struktural seperti di jalanan pedesaan.
Di sisi lain, sistem ini juga memiliki keunggulan. Keunggulan utamanya adalah ketika digunakan pada malam hari. Berkat adanya seperangkat sensor canggih seperti radar, lidar, kamera, dan sensor ultrasonik, sistem ini sangat memungkinkan untuk dipakai pada kondisi gelap.
Tak hanya itu, sistem ini bahkan bisa dipakai pada kemacetan lalu lintas saat musim dingin.

BACA JUGA:
 Firli Bahuri Tersangka, Polisi Sita Kunci Mobil Land Cruiser hingga Dompet Berisi Voucher Liburan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sementara itu, di Amerika Serikat, BMW akan dihadapkan pada hambatan regulasi yang memaksa pihaknya untuk mendapatkan persetujuan sistem level 3 secara bertahap di setiap negara bagian.
Hal ini juga dirasakan oleh produsen lain seperti Mercedes. Sistem level 3 dari Mercedes kemungkinan akan terbatas pada beberapa yurisdiksi yang mendukung otonomi di Amerika Serikat.


Alvitho Devano</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMy8xLzE3NDEzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - BMW akan segera memperkenalkan sistem semi-otonom SAE level 3 pada series 7. Meskipun begitu, tidak semua mobil listrik i7 dapat menggunakan sistem ini.
Dengan adanya sistem ini, maka memungkinkan bagi pengemudi untuk berkendara tanpa perlu memperhatikan jalan dan tanpa harus memegang setir.
Di Jerman, mobil pertama yang dilengkapi dengan sistem canggih ini akan diserahkan kepada konsumen pada Maret 2024 mendatang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hyundai Tidak Tertarik Garap Mobil Listrik Mungil, Kenapa?

Melansir autoweek, Kamis (23/11/2023), sistem ini dinamai dengan BMW Personal Pilot L3. Sistem ini mampu memberi ruang bagi pengemudi untuk melakukan aktivitas lainnya saat sistem sedang berjalan, seperti membaca, mengirim pesan teks, hingga menonton TV melalui layar infotainment di tengah.
Meskipun sistem ini dinilai canggih, namun masih ada kekurangan yakni hanya mampu digunakan pada kecepatan maksimum 37 mph sehingga hanya cocok untuk dipakai ketika sedang macet ataupun melintasi jalan dengan batas kecepatan yang rendah.
Kekurangan lainnya adalah pengemudi tidak diperbolehkan untuk tidur selama penggunaan sistem ini, pengemudi harus siap mengambil alih kendali ketika terdapat sinyal akustik maupun visual dari sistem.

BACA JUGA:
TUV Rheinland Hadirkan Laboratorium Pengujian Kaca Kendaraan Bermotor di Indonesia

Terakhir, kekurangan dari sistem ini adalah keterbatasannya ketika digunakan di jalan raya dengan jalur terpisah secara struktural seperti di jalanan pedesaan.
Di sisi lain, sistem ini juga memiliki keunggulan. Keunggulan utamanya adalah ketika digunakan pada malam hari. Berkat adanya seperangkat sensor canggih seperti radar, lidar, kamera, dan sensor ultrasonik, sistem ini sangat memungkinkan untuk dipakai pada kondisi gelap.
Tak hanya itu, sistem ini bahkan bisa dipakai pada kemacetan lalu lintas saat musim dingin.

BACA JUGA:
 Firli Bahuri Tersangka, Polisi Sita Kunci Mobil Land Cruiser hingga Dompet Berisi Voucher Liburan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sementara itu, di Amerika Serikat, BMW akan dihadapkan pada hambatan regulasi yang memaksa pihaknya untuk mendapatkan persetujuan sistem level 3 secara bertahap di setiap negara bagian.
Hal ini juga dirasakan oleh produsen lain seperti Mercedes. Sistem level 3 dari Mercedes kemungkinan akan terbatas pada beberapa yurisdiksi yang mendukung otonomi di Amerika Serikat.


Alvitho Devano</content:encoded></item></channel></rss>
