<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tesla Model X Ini Tetap Terbakar Meski di Dalam Air</title><description>Fakta sulitnya untuk memadamkan mobil listrik yang mengalami kondisi terbakar tidak terbantahkan</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/15/52/2920581/tesla-model-x-ini-tetap-terbakar-meski-di-dalam-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/15/52/2920581/tesla-model-x-ini-tetap-terbakar-meski-di-dalam-air"/><item><title>Tesla Model X Ini Tetap Terbakar Meski di Dalam Air</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/15/52/2920581/tesla-model-x-ini-tetap-terbakar-meski-di-dalam-air</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/15/52/2920581/tesla-model-x-ini-tetap-terbakar-meski-di-dalam-air</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/15/52/2920581/tesla-model-x-ini-tetap-terbakar-meski-di-dalam-air-vNVeDpHsnm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Momen Tesla Model X terbakar dalam air. (Doc. Autocar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/15/52/2920581/tesla-model-x-ini-tetap-terbakar-meski-di-dalam-air-vNVeDpHsnm.jpg</image><title>Momen Tesla Model X terbakar dalam air. (Doc. Autocar)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNS8xLzE3MzY5My81L3g4cG4zamk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Fakta sulitnya untuk memadamkan mobil listrik yang mengalami kondisi terbakar tidak terbantahkan, setidaknya ini bisa disaksikan dalam peristiwa nahas Tesla Model X yang mengeluarkan api walapun ada di dalam air saat kecelakaan.
Mobil listrik itu dilaporkan tiba-tiba saja tergelincir dari bibir pantai. Hanya saja tidak diketahui kenapa tiba-tiba mobil listrik buatan Elon Musk itu bisa nyemplung.
Dikutip dari Autocar New Zealand, Rabu (15/11/2023), beberapa laporan menyebutkan perickan air pantai menyebabkan korselting pada perangkat di Tesla Model X sehingga mobil listrik itu tergelincir ke pantai.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Inilah 10 Mobil Bekas Rp40 Jutaan, Lengkap dari Toyota Hingga Hyundai

Uniknya begitu masuk ke air, tiba-tiba saja mobil listrik itu langsung terbakar. Diduga hal itu terjadi karena baterai lithium-ion bereaksi terhadap air pantai yang asin.
Ironisnya api sama sekali tidak padam. Alih-alih api tersebut terus menjilati Tesla Model X yang seluruh bodi mobilnya nyaris tenggelam.
Petugas pemadam kebakaran setempat akhirnya memutuskan untuk membiarkan mobilnya terendam untuk jangka waktu yang lama.
Setelah api padam baru baterai mobil listrik Tesla Model X dikeluarkan. Petugas pemadam kebakaran kemudian memasukkan baterai itu ke tempat khusus untuk berjaga-jaga jika api di baterai menyala kembali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Viral 3 Velg dan Ban Mobil Terparkir di Depok Dicuri, Polisi Turun Tangan

Menurut Autocar New Zealand, saat terbakar baterai mobil listrik mengalami apa yang dikenal dengan istilah pelarian termal. Kondisi itu sering kali menyebabkan kebakaran yang berlangsung  selama berhari-hari. Tidak peduli berapa banyak air yang digunakan untuk mencoba memadamkannya.
Sebelumnya Paul Christensen, Profesor Elektrokimia dari Newcastle University mengatakan saat ini angka kebakaran mobil listrik memang sangat kecil. Jadi masyarakat memang tidak perlu khawatir.Dia hanya meminta masyarakat paham bahwa baterai mobil listrik memiliki potensi yang sangat sulit untuk dipadamkan jika terjadi kebakaran. Sel-sel baterai justru masih menyimpan energi meski pun diketahui tenaga baterai sudah dalam kosong.

BACA JUGA:
Berapa Harga Mobil Bekas Toyota Vellfire? Siapkan Modal Minimal Rp300 Jutaan&amp;nbsp;

Menurutnya perlindungan terhadap baterai justru merupakan salah satu cara yang paling benar dalam mencegah terjadinya kebakaran. &quot;Jika pelindung baterai sudah penyok, Anda harus tahu bahwa itu berbahaya,&quot; jelasnya.
Dari situ dia justru khawatir adanya upaya penggunaan baterai bekas dalam upaya konversi mobil konvensional ke mobil listrik. Harga baterai saat ini sangat mahal. Jadi ada potensi penyalahgunaan baterai-baterai bekas untuk menekan biaya konversi mobil listrik.
&quot;Banyak baterai yang ternyata sudah direkondisi dan dijual lagi,&quot; keluhnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNS8xLzE3MzY5My81L3g4cG4zamk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Fakta sulitnya untuk memadamkan mobil listrik yang mengalami kondisi terbakar tidak terbantahkan, setidaknya ini bisa disaksikan dalam peristiwa nahas Tesla Model X yang mengeluarkan api walapun ada di dalam air saat kecelakaan.
Mobil listrik itu dilaporkan tiba-tiba saja tergelincir dari bibir pantai. Hanya saja tidak diketahui kenapa tiba-tiba mobil listrik buatan Elon Musk itu bisa nyemplung.
Dikutip dari Autocar New Zealand, Rabu (15/11/2023), beberapa laporan menyebutkan perickan air pantai menyebabkan korselting pada perangkat di Tesla Model X sehingga mobil listrik itu tergelincir ke pantai.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Inilah 10 Mobil Bekas Rp40 Jutaan, Lengkap dari Toyota Hingga Hyundai

Uniknya begitu masuk ke air, tiba-tiba saja mobil listrik itu langsung terbakar. Diduga hal itu terjadi karena baterai lithium-ion bereaksi terhadap air pantai yang asin.
Ironisnya api sama sekali tidak padam. Alih-alih api tersebut terus menjilati Tesla Model X yang seluruh bodi mobilnya nyaris tenggelam.
Petugas pemadam kebakaran setempat akhirnya memutuskan untuk membiarkan mobilnya terendam untuk jangka waktu yang lama.
Setelah api padam baru baterai mobil listrik Tesla Model X dikeluarkan. Petugas pemadam kebakaran kemudian memasukkan baterai itu ke tempat khusus untuk berjaga-jaga jika api di baterai menyala kembali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Viral 3 Velg dan Ban Mobil Terparkir di Depok Dicuri, Polisi Turun Tangan

Menurut Autocar New Zealand, saat terbakar baterai mobil listrik mengalami apa yang dikenal dengan istilah pelarian termal. Kondisi itu sering kali menyebabkan kebakaran yang berlangsung  selama berhari-hari. Tidak peduli berapa banyak air yang digunakan untuk mencoba memadamkannya.
Sebelumnya Paul Christensen, Profesor Elektrokimia dari Newcastle University mengatakan saat ini angka kebakaran mobil listrik memang sangat kecil. Jadi masyarakat memang tidak perlu khawatir.Dia hanya meminta masyarakat paham bahwa baterai mobil listrik memiliki potensi yang sangat sulit untuk dipadamkan jika terjadi kebakaran. Sel-sel baterai justru masih menyimpan energi meski pun diketahui tenaga baterai sudah dalam kosong.

BACA JUGA:
Berapa Harga Mobil Bekas Toyota Vellfire? Siapkan Modal Minimal Rp300 Jutaan&amp;nbsp;

Menurutnya perlindungan terhadap baterai justru merupakan salah satu cara yang paling benar dalam mencegah terjadinya kebakaran. &quot;Jika pelindung baterai sudah penyok, Anda harus tahu bahwa itu berbahaya,&quot; jelasnya.
Dari situ dia justru khawatir adanya upaya penggunaan baterai bekas dalam upaya konversi mobil konvensional ke mobil listrik. Harga baterai saat ini sangat mahal. Jadi ada potensi penyalahgunaan baterai-baterai bekas untuk menekan biaya konversi mobil listrik.
&quot;Banyak baterai yang ternyata sudah direkondisi dan dijual lagi,&quot; keluhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
