<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Catatkan Sejarah, Toyota Telah Produksi 300 Juta Unit Mobil</title><description>oyota secara resmi mengumumkan bahwa perusahaannya telah memproduksi kendaraan ke 300 Juta.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/11/52/2918555/catatkan-sejarah-toyota-telah-produksi-300-juta-unit-mobil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/11/52/2918555/catatkan-sejarah-toyota-telah-produksi-300-juta-unit-mobil"/><item><title>Catatkan Sejarah, Toyota Telah Produksi 300 Juta Unit Mobil</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/11/52/2918555/catatkan-sejarah-toyota-telah-produksi-300-juta-unit-mobil</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/11/52/2918555/catatkan-sejarah-toyota-telah-produksi-300-juta-unit-mobil</guid><pubDate>Sabtu 11 November 2023 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/11/52/2918555/catatkan-sejarah-toyota-telah-produksi-300-juta-unit-mobil-RxZHA0g1Az.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Toyota Bz4x. (Doc. Toyota)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/11/52/2918555/catatkan-sejarah-toyota-telah-produksi-300-juta-unit-mobil-RxZHA0g1Az.jpg</image><title>Toyota Bz4x. (Doc. Toyota)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMS83LzE3MzU0Ny81L3g4cGpkbDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pada Oktober lalu, Toyota secara resmi mengumumkan bahwa perusahaannya telah memproduksi kendaraan ke 300 Juta. Hal tersebut tentunya menjadi sejarah bagi pabrikan mobil asal Jepang itu.
Mundur ke sejarahnya, produsen mobil ternama asal Jepang ini memproduksi kendaraan pertamanya yakni truk Model G1 pada 1935.
Produksi tersebut diikuti oleh peluncuran Divisi Produksi Otomotif Toyoda Automatic Loom Works Limited, yang kemudian berganti nama menjadi Toyota Industries Corporation.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mobil yang Mampu Ngebut 1.609 Kilometer per Jam Ini Cari Sopir, Ingin Kembali Catatkan Sejarah

Pada 1937, Divisi Otomotif dipisahkan menjadi satu perusahaan sendiri yakni Toyota Motor Corporation. Toyota Motor Corporation sendiri membutuhkan waktu hingga 1985 untuk mencapai 50 Juta unit produksi. Setelah itu, perusahaan ini mencapai angka 100 juta unit produksi pada 1997.
Pada Juni 2022, Toyota berhasil mencapai angka 200 juta unit produksi. Pada akhir Oktober 2023 lalu, akhirnya Toyota berhasil mencapai angka 300 juta unit produksi dengan rincian 180,52 juta unit dibuat di Jepang dan 119,6 juta unit lainnya dibuat oleh pabrik internasional.
&quot;Sejarah ini tidak hanya dimulai ketika (pendiri Toyota) membangun mobil pertama. Pendiri berulang kali mencoba dan gagal, terus membangun prototipe, dan upaya mereka mengarah ke Toyota hari ini. Toyota telah menghadapi bahaya berkali-kali sampai saat ini. Setiap kali, apa yang telah menyelamatkan kami adalah pelanggan yang menyukai mobil Toyota,&quot; kata Chairman and Master Driver, Akio Toyoda, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Drive, Sabtu (11/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bikin Sebel, Ini Cara Ampuh Mengatasinya Kaca Mobil Tergores Wiper

&quot;Saya pikir jumlah mobil menceritakan kisah pelanggan kami, dan pelanggan yang telah memilih mobil Toyota untuk menjadi mitra mereka melalui cerita mereka sendiri adalah hal yang membuat kami untuk terus membuat mobil hingga hari ini,&amp;rdquo; tambahnya.
Akio Toyoda mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian Toyota hingga saat ini.
&amp;ldquo;Saya bersyukur dari lubuk hati saya. Saya juga suka mobil, dan kami akan terus membuat mobil, satu per satu dan dengan hati-hati, bersama dengan semua rekan kami yang mencintai mobil,&amp;rdquo; tandasnya.

Alvitho Devano</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMS83LzE3MzU0Ny81L3g4cGpkbDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pada Oktober lalu, Toyota secara resmi mengumumkan bahwa perusahaannya telah memproduksi kendaraan ke 300 Juta. Hal tersebut tentunya menjadi sejarah bagi pabrikan mobil asal Jepang itu.
Mundur ke sejarahnya, produsen mobil ternama asal Jepang ini memproduksi kendaraan pertamanya yakni truk Model G1 pada 1935.
Produksi tersebut diikuti oleh peluncuran Divisi Produksi Otomotif Toyoda Automatic Loom Works Limited, yang kemudian berganti nama menjadi Toyota Industries Corporation.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mobil yang Mampu Ngebut 1.609 Kilometer per Jam Ini Cari Sopir, Ingin Kembali Catatkan Sejarah

Pada 1937, Divisi Otomotif dipisahkan menjadi satu perusahaan sendiri yakni Toyota Motor Corporation. Toyota Motor Corporation sendiri membutuhkan waktu hingga 1985 untuk mencapai 50 Juta unit produksi. Setelah itu, perusahaan ini mencapai angka 100 juta unit produksi pada 1997.
Pada Juni 2022, Toyota berhasil mencapai angka 200 juta unit produksi. Pada akhir Oktober 2023 lalu, akhirnya Toyota berhasil mencapai angka 300 juta unit produksi dengan rincian 180,52 juta unit dibuat di Jepang dan 119,6 juta unit lainnya dibuat oleh pabrik internasional.
&quot;Sejarah ini tidak hanya dimulai ketika (pendiri Toyota) membangun mobil pertama. Pendiri berulang kali mencoba dan gagal, terus membangun prototipe, dan upaya mereka mengarah ke Toyota hari ini. Toyota telah menghadapi bahaya berkali-kali sampai saat ini. Setiap kali, apa yang telah menyelamatkan kami adalah pelanggan yang menyukai mobil Toyota,&quot; kata Chairman and Master Driver, Akio Toyoda, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Drive, Sabtu (11/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bikin Sebel, Ini Cara Ampuh Mengatasinya Kaca Mobil Tergores Wiper

&quot;Saya pikir jumlah mobil menceritakan kisah pelanggan kami, dan pelanggan yang telah memilih mobil Toyota untuk menjadi mitra mereka melalui cerita mereka sendiri adalah hal yang membuat kami untuk terus membuat mobil hingga hari ini,&amp;rdquo; tambahnya.
Akio Toyoda mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian Toyota hingga saat ini.
&amp;ldquo;Saya bersyukur dari lubuk hati saya. Saya juga suka mobil, dan kami akan terus membuat mobil, satu per satu dan dengan hati-hati, bersama dengan semua rekan kami yang mencintai mobil,&amp;rdquo; tandasnya.

Alvitho Devano</content:encoded></item></channel></rss>
