<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Kisah Mobil Buatan Dalam Negeri, Gimana Kabarnya Sekarang?</title><description>Isu motor dan mobil buatan dalam negeri kembali menguat usai disuarakan lagi oleh Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju Prabowo&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/09/52/2917127/5-kisah-mobil-buatan-dalam-negeri-gimana-kabarnya-sekarang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/09/52/2917127/5-kisah-mobil-buatan-dalam-negeri-gimana-kabarnya-sekarang"/><item><title>5 Kisah Mobil Buatan Dalam Negeri, Gimana Kabarnya Sekarang?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/09/52/2917127/5-kisah-mobil-buatan-dalam-negeri-gimana-kabarnya-sekarang</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/09/52/2917127/5-kisah-mobil-buatan-dalam-negeri-gimana-kabarnya-sekarang</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 15:32 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/52/2917127/5-kisah-mobil-buatan-dalam-negeri-gimana-kabarnya-sekarang-kkhBU5I3gm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil Gea PT INKA. (Doc. ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/52/2917127/5-kisah-mobil-buatan-dalam-negeri-gimana-kabarnya-sekarang-kkhBU5I3gm.jpg</image><title>Mobil Gea PT INKA. (Doc. ist)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wOS8xLzE3MzQyNS81L3g4cGg3M2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Isu motor dan mobil buatan dalam negeri kembali menguat usai disuarakan lagi oleh Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju Prabowo, saat menghadiri Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, Rabu (8/11/2023) kemarin.
Prabowo mengatakan sedang menyusun rencana yang disebut strategi transformasi bangsa.
Dari situ, dia ingin Indonesia menjadi negara produsen. Termasuk produsen otomotif dimana bisa memproduksi mobil dan motor sendiri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Pajak Mobil Honda HRV Per Tahun? Segini Biaya yang Mesti Dikeluarkan

&quot;Kita mau Indonesia bikin dan punya mobil buatan Indonesia. Kita mau Indonesia punya dan bikin motor Indonesia, TV Indonesia, komputer Indonesia, jam tangan Indonesia, semuanya buatan Indonesia oleh anak-anak Indonesia, itu tujuan kita,&quot; ujarnya.
Indonesia sendiri sebenarnya tidak awam betul dalam membuat mobil di dalam negeri. Beberapa perusahaan anak bangsa malah sudah pernah membuat mobil di dalam negeri.
Hanya saja memang persaingan pasar otomotif dan kebijakan belum mendukung, sehingga keberadaannya timbul tenggelam.

BACA JUGA:
Berapa Pajak Mobil Honda HRV Per Tahun? Segini Biaya yang Mesti Dikeluarkan

Nah, berikut ini beberapa mobil yang dibuat di dalam negeri dan kabarnya sekarang.
1. Fin Komodo
Bicara mobil buatan dalam negeri tidak bisa lepas dari PT Fin Komodo Teknologi. Perusahaan yang berbasis di Cimahi, Jawa Barat itu hingga kini terus membuat mobil-mobil khusus untuk kegiatan offroad dan industri.
Hingga kini mereka terus menambah portofolio mobil yang mereka buat. Tercatat ada lima mobil yang hingga kini masih mereka pasarkan yakni KD 250 X Standar, KD 250 X Patroli, KD 250 X Damkar, KD 250 X Medevac, dan KD 250 X Powerspray.

BACA JUGA:
Berapa Pajak Mobil Honda WR-V per Tahun? Paling Mahal Rp3,2 Juta

Mereka bahkan pernah membuat mobil listrik yakng dinamakan Bledhex. Sayangnya mobil tersebut masih dalam bentuk konsep hingga kini.
2. Tawon
Jejak PT Super Gasindo Jaya sebagai produsen mobil Tawon tentunya tidak tiba-tiba jatuh dari langit.
Ternyata, sejak 1960an, pendirinya, Kuntjoro Njoto, sudah berkecimpung di dunia otomotif nasional. Mereka pernah membuat truk yang bisa mengangkut beban seberat 40 ton.
Mereka kemudian tertarik untuk membuat mobil mikro bernama Tawon untuk menggantikan angkutan umum Bajaj yang sudah dianggap tidak layak. Sayangnya Tawon tidak banyak terserap pasar.
Selain itu PT Super Gasindo Jaya juga pernah jadi sorotan karena ingin membuat Tawon Listrik dan BBG. Hanya saja rencana itu tinggal rencana. Kiprah PT Super Gasindo Jaya justru kini seakan menghilang dari hiruk-pikuk bisnis otomotif.

BACA JUGA:
Kunjungi Pangandaran, Ganjar Naik Mobil Bak Bareng Susi Pudjiastuti

3. AMMDes
AMMDes merupakan singkatan dari Alat Mekanis Multiguna Pedesaaan. Kendaraan roda empat ini merupakan inovasi dari PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) adalah anak usaha PT Astra Otoparts Tbk (Grup Astra).Popularitas AMMDes menanjak karena kerap dipromosikan di ajang pameran modifikasi Indonesia Modification Expo (IMX). Saat itu IMX mengajak masyarakat Indonesia membuat modifikasi unik buat AMMDes.
Hingga kini AMMDes masih meniagakan kendaraan roda empat buatan mereka. Menariknya setiap kendaraan bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemesannya.
4. GEA

BACA JUGA:
 Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Mayat Dilakban di Dalam Mobil&amp;nbsp; &amp;nbsp;

GEA adalah merek mobil Indonesia buatan PT INKA, BUMN yang berbasis di Madiun, Jawa Timur. Awalnya, PT INKA memproduksi kereta api, tetapi karena turunnya pesanan pada 2000-an, perusahaan memutuskan untuk memproduksi mobil sendiri dengan konsep mobil untuk wilayah pedesaan.
GEA menggunakan mesin Rusnas berkapasitas 640 cc yang dikembangkan oleh BPPT RI dan beberapa komponen mobil diproduksi oleh perusahaan lokal di Jawa Timur.
Mesin dan transmisi GEA diimpor dari China karena belum ada pemasok lokal yang mampu memproduksinya.
Prototipe mobil GEA berhasil dikembangkan hingga mencapai generasi ke-8 dan akhirnya dipasarkan sebagai city car dengan harga Rp45 juta-Rp50 jutaan.
Namun, produksi GEA dihentikan setelah kebijakan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang meminta PT INKA fokus pada produksi kereta api. Sejak itu, GEA hanya menjadi cerita pendek dalam program mobil nasional.

BACA JUGA:
Viral 2 Pengemudi Mobil Selesaikan Masalah Tabrakan dengan Senyum, Masya Allah Bikin Adem

5. Beta97
Merek mobil buatan Indonesia selanjutnya adalah Beta 97 yang digarap oleh PT Bakrie Motor. Sayangnya, proyek mobil Beta 97 harus dihentikan karena krisis moneter Indonesia.
Selama sembilan bulan, Beta 97 telah melalui berbagai tes seperti bodi, sistem elektronika, tes supensi, dan sebagainya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wOS8xLzE3MzQyNS81L3g4cGg3M2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Isu motor dan mobil buatan dalam negeri kembali menguat usai disuarakan lagi oleh Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju Prabowo, saat menghadiri Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, Rabu (8/11/2023) kemarin.
Prabowo mengatakan sedang menyusun rencana yang disebut strategi transformasi bangsa.
Dari situ, dia ingin Indonesia menjadi negara produsen. Termasuk produsen otomotif dimana bisa memproduksi mobil dan motor sendiri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Pajak Mobil Honda HRV Per Tahun? Segini Biaya yang Mesti Dikeluarkan

&quot;Kita mau Indonesia bikin dan punya mobil buatan Indonesia. Kita mau Indonesia punya dan bikin motor Indonesia, TV Indonesia, komputer Indonesia, jam tangan Indonesia, semuanya buatan Indonesia oleh anak-anak Indonesia, itu tujuan kita,&quot; ujarnya.
Indonesia sendiri sebenarnya tidak awam betul dalam membuat mobil di dalam negeri. Beberapa perusahaan anak bangsa malah sudah pernah membuat mobil di dalam negeri.
Hanya saja memang persaingan pasar otomotif dan kebijakan belum mendukung, sehingga keberadaannya timbul tenggelam.

BACA JUGA:
Berapa Pajak Mobil Honda HRV Per Tahun? Segini Biaya yang Mesti Dikeluarkan

Nah, berikut ini beberapa mobil yang dibuat di dalam negeri dan kabarnya sekarang.
1. Fin Komodo
Bicara mobil buatan dalam negeri tidak bisa lepas dari PT Fin Komodo Teknologi. Perusahaan yang berbasis di Cimahi, Jawa Barat itu hingga kini terus membuat mobil-mobil khusus untuk kegiatan offroad dan industri.
Hingga kini mereka terus menambah portofolio mobil yang mereka buat. Tercatat ada lima mobil yang hingga kini masih mereka pasarkan yakni KD 250 X Standar, KD 250 X Patroli, KD 250 X Damkar, KD 250 X Medevac, dan KD 250 X Powerspray.

BACA JUGA:
Berapa Pajak Mobil Honda WR-V per Tahun? Paling Mahal Rp3,2 Juta

Mereka bahkan pernah membuat mobil listrik yakng dinamakan Bledhex. Sayangnya mobil tersebut masih dalam bentuk konsep hingga kini.
2. Tawon
Jejak PT Super Gasindo Jaya sebagai produsen mobil Tawon tentunya tidak tiba-tiba jatuh dari langit.
Ternyata, sejak 1960an, pendirinya, Kuntjoro Njoto, sudah berkecimpung di dunia otomotif nasional. Mereka pernah membuat truk yang bisa mengangkut beban seberat 40 ton.
Mereka kemudian tertarik untuk membuat mobil mikro bernama Tawon untuk menggantikan angkutan umum Bajaj yang sudah dianggap tidak layak. Sayangnya Tawon tidak banyak terserap pasar.
Selain itu PT Super Gasindo Jaya juga pernah jadi sorotan karena ingin membuat Tawon Listrik dan BBG. Hanya saja rencana itu tinggal rencana. Kiprah PT Super Gasindo Jaya justru kini seakan menghilang dari hiruk-pikuk bisnis otomotif.

BACA JUGA:
Kunjungi Pangandaran, Ganjar Naik Mobil Bak Bareng Susi Pudjiastuti

3. AMMDes
AMMDes merupakan singkatan dari Alat Mekanis Multiguna Pedesaaan. Kendaraan roda empat ini merupakan inovasi dari PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) adalah anak usaha PT Astra Otoparts Tbk (Grup Astra).Popularitas AMMDes menanjak karena kerap dipromosikan di ajang pameran modifikasi Indonesia Modification Expo (IMX). Saat itu IMX mengajak masyarakat Indonesia membuat modifikasi unik buat AMMDes.
Hingga kini AMMDes masih meniagakan kendaraan roda empat buatan mereka. Menariknya setiap kendaraan bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemesannya.
4. GEA

BACA JUGA:
 Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Mayat Dilakban di Dalam Mobil&amp;nbsp; &amp;nbsp;

GEA adalah merek mobil Indonesia buatan PT INKA, BUMN yang berbasis di Madiun, Jawa Timur. Awalnya, PT INKA memproduksi kereta api, tetapi karena turunnya pesanan pada 2000-an, perusahaan memutuskan untuk memproduksi mobil sendiri dengan konsep mobil untuk wilayah pedesaan.
GEA menggunakan mesin Rusnas berkapasitas 640 cc yang dikembangkan oleh BPPT RI dan beberapa komponen mobil diproduksi oleh perusahaan lokal di Jawa Timur.
Mesin dan transmisi GEA diimpor dari China karena belum ada pemasok lokal yang mampu memproduksinya.
Prototipe mobil GEA berhasil dikembangkan hingga mencapai generasi ke-8 dan akhirnya dipasarkan sebagai city car dengan harga Rp45 juta-Rp50 jutaan.
Namun, produksi GEA dihentikan setelah kebijakan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang meminta PT INKA fokus pada produksi kereta api. Sejak itu, GEA hanya menjadi cerita pendek dalam program mobil nasional.

BACA JUGA:
Viral 2 Pengemudi Mobil Selesaikan Masalah Tabrakan dengan Senyum, Masya Allah Bikin Adem

5. Beta97
Merek mobil buatan Indonesia selanjutnya adalah Beta 97 yang digarap oleh PT Bakrie Motor. Sayangnya, proyek mobil Beta 97 harus dihentikan karena krisis moneter Indonesia.
Selama sembilan bulan, Beta 97 telah melalui berbagai tes seperti bodi, sistem elektronika, tes supensi, dan sebagainya.</content:encoded></item></channel></rss>
