<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Badai Matahari Hasilkan Aurora Langka yang Terjadi 20 Tahun Lalu</title><description>Viral sebuah foto yang menampilkan Aurora berwarna oranye yang jarang sekali terjadi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/07/56/2915713/badai-matahari-hasilkan-aurora-langka-yang-terjadi-20-tahun-lalu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/07/56/2915713/badai-matahari-hasilkan-aurora-langka-yang-terjadi-20-tahun-lalu"/><item><title>Badai Matahari Hasilkan Aurora Langka yang Terjadi 20 Tahun Lalu</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/07/56/2915713/badai-matahari-hasilkan-aurora-langka-yang-terjadi-20-tahun-lalu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/07/56/2915713/badai-matahari-hasilkan-aurora-langka-yang-terjadi-20-tahun-lalu</guid><pubDate>Selasa 07 November 2023 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/07/56/2915713/badai-matahari-hasilkan-aurora-langka-yang-terjadi-20-tahun-lalu-IFHyCN52jx.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Aurora langka terjadi akibat badai matahari (Foto: Live Science/Harlan Thomas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/07/56/2915713/badai-matahari-hasilkan-aurora-langka-yang-terjadi-20-tahun-lalu-IFHyCN52jx.jpeg</image><title>Aurora langka terjadi akibat badai matahari (Foto: Live Science/Harlan Thomas)</title></images><description>VANCOUVER &amp;ndash; Badai matahari baru-baru ini menghantam Bumi dan menciptakan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya di langit Kanada yang khas dengan pemandangan aurora. Pasalnya viral sebuah foto yang menampilkan aurora berwarna oranye yang jarang sekali terjadi.&amp;nbsp;
Usut punya usut, gambar tersebut sebenarnya menangkap perpaduan cahaya merah dan hijau yang langka, yang belum pernah terlihat lagi sejak badai matahari dahsyat yang menghantam Bumi 20 tahun yang lalu, demikian kata para ahli.

BACA JUGA:
Bagaimana Proses Terjadinya Aurora?

&quot;Warna jingga itu sangat indah, sungguh luar biasa,&quot; kata fotografer aurora, Harlan Thomas kepada Space Weather, dilansir dari situs LiveScience, Selasa (7/11/2023).
&quot;Pilar-pilar di tengahnya tetap bersinar selama lebih dari 20 menit.&quot; Lanjutnya.&amp;nbsp;
Adapun Thomas mengabadikan foto penuh warna ini pada 19 Oktober di atas sebuah kolam di sebelah barat Calgary, Alberta, sekitar tiga hari setelah matahari meluncurkan lontaran massa korona (CME) yang besar dan bergerak lambat ke arah Bumi.

BACA JUGA:
Arkeolog Ekstrak DNA Orang Israel Kuno Demi Temukan Asal-Usul Mereka, Apa Hasilnya?

&quot;Mungkin ada pencampuran dua proses [aurora merah dan hijau], yang mengelabui kamera dan mata untuk percaya bahwa itu adalah oranye,&quot; kata Kjellmar Oksavik, seorang ilmuwan cuaca antariksa dan ahli aurora di Universitas Bergen di Norwegia.
&quot;Kenyataannya, warna tersebut adalah merah dan hijau pada saat yang bersamaan,&quot; tambahnya.Sebagai informasi tambahan, fenomena aurora terjadi saat partikel berenergi tinggi dari CME atau angin matahari melewati lapisan perisai magnetik Bumi, atau magnetosfer, dan molekul gas superpanas di atmosfer bagian atas.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Fenomena Equinox Maret dan September Jadi Momen Pas Saksikan Aurora, Ini Alasannya

Molekul-molekul yang mengalami eksitasi melepaskan energi dalam bentuk cahaya, dan warna cahaya tersebut tergantung pada elemen mana yang mengalami eksitasi. Dua warna aurora yang paling umum adalah merah dan hijau, keduanya dilepaskan oleh molekul oksigen pada ketinggian yang berbeda.
Namun, ketika partikel-partikel matahari menembus jauh ke dalam atmosfer, partikel-partikel tersebut juga dapat memicu aurora merah muda yang langka ketika mereka merangsang molekul-molekul nitrogen. Meskipun aurora merah dan hijau sering muncul bersamaan di langit, tapi aurora oranye merupakan fenoma langka. (Salsabila Nur Azizah)</description><content:encoded>VANCOUVER &amp;ndash; Badai matahari baru-baru ini menghantam Bumi dan menciptakan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya di langit Kanada yang khas dengan pemandangan aurora. Pasalnya viral sebuah foto yang menampilkan aurora berwarna oranye yang jarang sekali terjadi.&amp;nbsp;
Usut punya usut, gambar tersebut sebenarnya menangkap perpaduan cahaya merah dan hijau yang langka, yang belum pernah terlihat lagi sejak badai matahari dahsyat yang menghantam Bumi 20 tahun yang lalu, demikian kata para ahli.

BACA JUGA:
Bagaimana Proses Terjadinya Aurora?

&quot;Warna jingga itu sangat indah, sungguh luar biasa,&quot; kata fotografer aurora, Harlan Thomas kepada Space Weather, dilansir dari situs LiveScience, Selasa (7/11/2023).
&quot;Pilar-pilar di tengahnya tetap bersinar selama lebih dari 20 menit.&quot; Lanjutnya.&amp;nbsp;
Adapun Thomas mengabadikan foto penuh warna ini pada 19 Oktober di atas sebuah kolam di sebelah barat Calgary, Alberta, sekitar tiga hari setelah matahari meluncurkan lontaran massa korona (CME) yang besar dan bergerak lambat ke arah Bumi.

BACA JUGA:
Arkeolog Ekstrak DNA Orang Israel Kuno Demi Temukan Asal-Usul Mereka, Apa Hasilnya?

&quot;Mungkin ada pencampuran dua proses [aurora merah dan hijau], yang mengelabui kamera dan mata untuk percaya bahwa itu adalah oranye,&quot; kata Kjellmar Oksavik, seorang ilmuwan cuaca antariksa dan ahli aurora di Universitas Bergen di Norwegia.
&quot;Kenyataannya, warna tersebut adalah merah dan hijau pada saat yang bersamaan,&quot; tambahnya.Sebagai informasi tambahan, fenomena aurora terjadi saat partikel berenergi tinggi dari CME atau angin matahari melewati lapisan perisai magnetik Bumi, atau magnetosfer, dan molekul gas superpanas di atmosfer bagian atas.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Fenomena Equinox Maret dan September Jadi Momen Pas Saksikan Aurora, Ini Alasannya

Molekul-molekul yang mengalami eksitasi melepaskan energi dalam bentuk cahaya, dan warna cahaya tersebut tergantung pada elemen mana yang mengalami eksitasi. Dua warna aurora yang paling umum adalah merah dan hijau, keduanya dilepaskan oleh molekul oksigen pada ketinggian yang berbeda.
Namun, ketika partikel-partikel matahari menembus jauh ke dalam atmosfer, partikel-partikel tersebut juga dapat memicu aurora merah muda yang langka ketika mereka merangsang molekul-molekul nitrogen. Meskipun aurora merah dan hijau sering muncul bersamaan di langit, tapi aurora oranye merupakan fenoma langka. (Salsabila Nur Azizah)</content:encoded></item></channel></rss>
