<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamenkominfo Sebut Indonesia akan Gunakan AI untuk Layanan Publik</title><description>Indonesia berencana menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk layanan publik.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/06/54/2915295/wamenkominfo-sebut-indonesia-akan-gunakan-ai-untuk-layanan-publik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/06/54/2915295/wamenkominfo-sebut-indonesia-akan-gunakan-ai-untuk-layanan-publik"/><item><title>Wamenkominfo Sebut Indonesia akan Gunakan AI untuk Layanan Publik</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/06/54/2915295/wamenkominfo-sebut-indonesia-akan-gunakan-ai-untuk-layanan-publik</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/11/06/54/2915295/wamenkominfo-sebut-indonesia-akan-gunakan-ai-untuk-layanan-publik</guid><pubDate>Senin 06 November 2023 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/06/54/2915295/wamenkominfo-sebut-indonesia-akan-gunakan-ai-untuk-layanan-publik-ZqyXXPgPXJ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wamenkominfo, Neza Patria (Foto: Kominfo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/06/54/2915295/wamenkominfo-sebut-indonesia-akan-gunakan-ai-untuk-layanan-publik-ZqyXXPgPXJ.jpeg</image><title>Wamenkominfo, Neza Patria (Foto: Kominfo)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia berencana menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk layanan publik. Fakta itu disampaikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria.
Menurutnya, saat ini pemerintah tengah sibuk mengembangkan sistem berbasis AI untuk memberikan layanan yang lebih akurat, efisien, dan lebih baik kepada masyarakat. Adapun teknologi yang digunakan mencakup Natural Language Processing.

BACA JUGA:
Chatbot AI Grok Milik Elon Musk akan Tersedia untuk Pengguna X Premium Plus

&quot;Saat ini kami sedang mengembangkan sistem AI yang mengimplementasikan teknologi Natural Language Processing untuk melengkapi teknologi yang sudah ada,&quot; ungkapnya, seperti dikutip dari laman Kominfo, Senin (6/11/2023).
Wamenkominfo menjelaskan, AI akan digunakan untuk mengidentifikasi dan melawan disinformasi. Selain itu juga melalui Kementerian Kesehatan, AI bakal digunakan untuk pada layanan kesehatan.

BACA JUGA:
Satelit SATRIA-1 Sukses Memasuki Orbit, Apa Saja Manfaatnya?&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ekosistem ini diharapkan dapat meningkatkan sistem kesehatan nasional menjadi lebih akurat, komprehensif, dan berbasis data.
Guna mendukung rencana tersebut, pemerintah sendiri telah mengerahkan upaya untuk meningkatkan kapasitas keterampilan digital melalui program Digital Talent Scholarship (DTS).Nantinya pegawai negeri sipil dan pekerja sektor swasta terpilih qkan dibekali dengan keterampilan yang diperlukan untuk memanfaatkan sistem berbasis AI yang berkaitan dengan AI seperti AI for Developer dan AI for Data Scientist.

BACA JUGA:
Kacau, Stiker AI WhatsApp Tampilkan Bocah Bersenjata dalam Pencarian Palestina

&quot;Kami berupaya untuk memajukan upaya kami dan mengundang lebih banyak pemangku kepentingan untuk mendukung upaya kami dalam memajukan peningkatan keterampilan digital, serta penyediaan layanan publik di Indonesia,&quot; pungkas Wamenkominfo.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia berencana menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk layanan publik. Fakta itu disampaikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria.
Menurutnya, saat ini pemerintah tengah sibuk mengembangkan sistem berbasis AI untuk memberikan layanan yang lebih akurat, efisien, dan lebih baik kepada masyarakat. Adapun teknologi yang digunakan mencakup Natural Language Processing.

BACA JUGA:
Chatbot AI Grok Milik Elon Musk akan Tersedia untuk Pengguna X Premium Plus

&quot;Saat ini kami sedang mengembangkan sistem AI yang mengimplementasikan teknologi Natural Language Processing untuk melengkapi teknologi yang sudah ada,&quot; ungkapnya, seperti dikutip dari laman Kominfo, Senin (6/11/2023).
Wamenkominfo menjelaskan, AI akan digunakan untuk mengidentifikasi dan melawan disinformasi. Selain itu juga melalui Kementerian Kesehatan, AI bakal digunakan untuk pada layanan kesehatan.

BACA JUGA:
Satelit SATRIA-1 Sukses Memasuki Orbit, Apa Saja Manfaatnya?&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ekosistem ini diharapkan dapat meningkatkan sistem kesehatan nasional menjadi lebih akurat, komprehensif, dan berbasis data.
Guna mendukung rencana tersebut, pemerintah sendiri telah mengerahkan upaya untuk meningkatkan kapasitas keterampilan digital melalui program Digital Talent Scholarship (DTS).Nantinya pegawai negeri sipil dan pekerja sektor swasta terpilih qkan dibekali dengan keterampilan yang diperlukan untuk memanfaatkan sistem berbasis AI yang berkaitan dengan AI seperti AI for Developer dan AI for Data Scientist.

BACA JUGA:
Kacau, Stiker AI WhatsApp Tampilkan Bocah Bersenjata dalam Pencarian Palestina

&quot;Kami berupaya untuk memajukan upaya kami dan mengundang lebih banyak pemangku kepentingan untuk mendukung upaya kami dalam memajukan peningkatan keterampilan digital, serta penyediaan layanan publik di Indonesia,&quot; pungkas Wamenkominfo.</content:encoded></item></channel></rss>
