<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CEO BlackBerry John Chen Nyatakan Pensiun Usai 10 Tahun Menjabat   </title><description>CEO BlackBerry, John Chen memutuskan pensiun setelah satu dekade memimpin perusahaan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/31/54/2911571/ceo-blackberry-john-chen-nyatakan-pensiun-usai-10-tahun-menjabat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/31/54/2911571/ceo-blackberry-john-chen-nyatakan-pensiun-usai-10-tahun-menjabat"/><item><title>CEO BlackBerry John Chen Nyatakan Pensiun Usai 10 Tahun Menjabat   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/31/54/2911571/ceo-blackberry-john-chen-nyatakan-pensiun-usai-10-tahun-menjabat</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/31/54/2911571/ceo-blackberry-john-chen-nyatakan-pensiun-usai-10-tahun-menjabat</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/54/2911571/ceo-blackberry-john-chen-nyatakan-pensiun-usai-10-tahun-menjabat-966XKjGjCK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO BlackBerry, John Chen memutuskan pensiun (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/54/2911571/ceo-blackberry-john-chen-nyatakan-pensiun-usai-10-tahun-menjabat-966XKjGjCK.jpg</image><title>CEO BlackBerry, John Chen memutuskan pensiun (Foto: Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMC85LzE3MDkwOS81L3g4bzc0NmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - CEO BlackBerry, John Chen memutuskan pensiun setelah satu dekade memimpin perusahaan. Chen juga akan melepaskan tanggung jawab sebagai ketua dewan dan akan digantikan oleh Richard Lynch.
Chen yang saat ini sudah berusia 68 tahun telah bergabung dengan BlackBerry sejak November 2013 lalu. Dia menjadi saksi perubahan BlackBerry dari perusahaan perangkat keras dan perangkat ke perusahaan perangkat lunak.

BACA JUGA:
Telkomsel TShop Hadirkan iPhone 15 dan iPhone 15 Pro, Tawarkan Paket Bundling Menarik

Melansir dari The Star, Selasa (31/10/2023), kabar pensiunnya Chen menjadi angin segar bagi para pemegang saham. Pasalnya saham raksasa teknologi asal Kanada itu yang terdaftar di AS berakhir 6,5% lebih tinggi.
Ini juga sebenarnya tidak lepas dari pengumuman perusahaan yang disampaikan awal bulan ini. Di mana BlackBerry mengatakan akan memisahkan unit IoT dan keamanan siber dan menargetkan penawaran umum perdana anak perusahaan untuk bisnis IoT pada tahun fiskal depan.

BACA JUGA:
Tersangkut Masalah Merek, Ponsel BlackBerry 5G Batal Dirilis

Seperti diketahui, BlackBerry dulunya dikenal sebagai pembuat smartphone yang dilengkapi keyboard. BlackBerry mengalami penurunan bisnis setelah peluncuran iPhone Apple pada tahun 2007 silam dan pesatnya perkembangan smartphone Android.
Meski sempat merilis berbagai pembaruan produk, namun brand teknologi tersebut harus mengalami ketepurukan yakni ditinggalkan oleh penggunanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMC85LzE3MDkwOS81L3g4bzc0NmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - CEO BlackBerry, John Chen memutuskan pensiun setelah satu dekade memimpin perusahaan. Chen juga akan melepaskan tanggung jawab sebagai ketua dewan dan akan digantikan oleh Richard Lynch.
Chen yang saat ini sudah berusia 68 tahun telah bergabung dengan BlackBerry sejak November 2013 lalu. Dia menjadi saksi perubahan BlackBerry dari perusahaan perangkat keras dan perangkat ke perusahaan perangkat lunak.

BACA JUGA:
Telkomsel TShop Hadirkan iPhone 15 dan iPhone 15 Pro, Tawarkan Paket Bundling Menarik

Melansir dari The Star, Selasa (31/10/2023), kabar pensiunnya Chen menjadi angin segar bagi para pemegang saham. Pasalnya saham raksasa teknologi asal Kanada itu yang terdaftar di AS berakhir 6,5% lebih tinggi.
Ini juga sebenarnya tidak lepas dari pengumuman perusahaan yang disampaikan awal bulan ini. Di mana BlackBerry mengatakan akan memisahkan unit IoT dan keamanan siber dan menargetkan penawaran umum perdana anak perusahaan untuk bisnis IoT pada tahun fiskal depan.

BACA JUGA:
Tersangkut Masalah Merek, Ponsel BlackBerry 5G Batal Dirilis

Seperti diketahui, BlackBerry dulunya dikenal sebagai pembuat smartphone yang dilengkapi keyboard. BlackBerry mengalami penurunan bisnis setelah peluncuran iPhone Apple pada tahun 2007 silam dan pesatnya perkembangan smartphone Android.
Meski sempat merilis berbagai pembaruan produk, namun brand teknologi tersebut harus mengalami ketepurukan yakni ditinggalkan oleh penggunanya.</content:encoded></item></channel></rss>
