<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dollar Naik Terus, Harga Mobil Terdampak?</title><description>Mata uang Dollar yang terus menguat terhadap rupiah, tidak dipungkiri ini bakal berdampak pada kenaikan harga kendaraan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/31/52/2911434/dollar-naik-terus-harga-mobil-terdampak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/31/52/2911434/dollar-naik-terus-harga-mobil-terdampak"/><item><title>Dollar Naik Terus, Harga Mobil Terdampak?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/31/52/2911434/dollar-naik-terus-harga-mobil-terdampak</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/31/52/2911434/dollar-naik-terus-harga-mobil-terdampak</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 09:46 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/52/2911434/dollar-naik-terus-harga-mobil-terdampak-TDoqyTTK37.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil (doc. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/52/2911434/dollar-naik-terus-harga-mobil-terdampak-TDoqyTTK37.jpeg</image><title>Ilustrasi mobil (doc. Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3Mjk4NS81L3g4cDgzcnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Mata uang Dollar yang terus menguat terhadap rupiah, tidak dipungkiri ini bakal berdampak pada kenaikan harga kendaraan.
Tercatat nilai mata uang Dollar terhadap Rupiah terus naik. Saat ini saja satu Dollar setara dengan Rp15.900.
Merespons hal itu, Novian Taufiq, General Manager PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), produsen Mitusbishi Fuso di Indonesia, menyebut jika kondisi tersebut belum memberikan pengaruh yang besar pada harga kendaraan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

10 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2000 ke Atas

Hanya saja jika memang tidak turun-turun juga maka tidak menutup kemungkinan kenaikan harga kendaraan akan terjadi.
&quot;Kalau kondisi tersebut terus berlangsung sampai Desember apa boleh buat akan ada penyesuaian harga,&quot; jelas Novian, belum lama ini.
Dia melanjutkan saat ini kondisi penjualan kendaraan di Tanah Air berada dalam posisi yang berat. Selain harga nilai tukar Dolla terhadap Rupiah, kondisi dan situasi politik terutama proses Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden juga berpengaruh besar.
Menurutnya saat ini banyak penguasa menunggu proses berjalannya Pemilu. Mereka jadi menahan kegiatan investasi mereka di dalam negeri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

10 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2000 ke Atas

&quot;Kalau Februari 2024 sudah jelas siapa yang terpilih, dari situ  pengusaha akan mulai menentukan, Maret setelah lebaran akan mulai kembali,&quot; terangnya.
Di tempat berbeda hal yang sama juga diprediksi oleh Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy. Dia menyebutkan produsen mobil akan memantau pergerakan dollar itu dalam beberapa bulan sebelum memutuskan adanya kenaikan harga.
&quot;Kita harus lihat trennya harus jangka panjang kalau 1-2 hari kan enggak bisa, kita selalu kan hitungnya average, tiga bulanan, kalau satu hari nggak bisa. Rata-rata tiga bulanan sampai enam bulanan,&quot; terang Anton.BACA JUGA:

Kebakaran di Kalideres, 13 Unit Mobil Damkar Diterjunkan Padamkan Api

Dijelaskan Anton, kenaikan harga itu memang harus dilakukan pabrikan lantaran beberapa komponen yang transaksinya menggunakan dollar AS. Umumnya model yang diimpor secara utuh alias CBU (Completely Build Up) akan terkena dampak langsung.
&quot;Kalau tiga bulan dia stabil naik terus ya kita harus naikin karena kan parts kita sebagian impor terutama mobil-mobil yang CBU ya, kita kan bayarnya pakai dollar. Misal harga basisnya 100 dollar naik ya kita ikutan naik,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3Mjk4NS81L3g4cDgzcnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Mata uang Dollar yang terus menguat terhadap rupiah, tidak dipungkiri ini bakal berdampak pada kenaikan harga kendaraan.
Tercatat nilai mata uang Dollar terhadap Rupiah terus naik. Saat ini saja satu Dollar setara dengan Rp15.900.
Merespons hal itu, Novian Taufiq, General Manager PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), produsen Mitusbishi Fuso di Indonesia, menyebut jika kondisi tersebut belum memberikan pengaruh yang besar pada harga kendaraan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

10 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2000 ke Atas

Hanya saja jika memang tidak turun-turun juga maka tidak menutup kemungkinan kenaikan harga kendaraan akan terjadi.
&quot;Kalau kondisi tersebut terus berlangsung sampai Desember apa boleh buat akan ada penyesuaian harga,&quot; jelas Novian, belum lama ini.
Dia melanjutkan saat ini kondisi penjualan kendaraan di Tanah Air berada dalam posisi yang berat. Selain harga nilai tukar Dolla terhadap Rupiah, kondisi dan situasi politik terutama proses Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden juga berpengaruh besar.
Menurutnya saat ini banyak penguasa menunggu proses berjalannya Pemilu. Mereka jadi menahan kegiatan investasi mereka di dalam negeri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

10 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2000 ke Atas

&quot;Kalau Februari 2024 sudah jelas siapa yang terpilih, dari situ  pengusaha akan mulai menentukan, Maret setelah lebaran akan mulai kembali,&quot; terangnya.
Di tempat berbeda hal yang sama juga diprediksi oleh Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy. Dia menyebutkan produsen mobil akan memantau pergerakan dollar itu dalam beberapa bulan sebelum memutuskan adanya kenaikan harga.
&quot;Kita harus lihat trennya harus jangka panjang kalau 1-2 hari kan enggak bisa, kita selalu kan hitungnya average, tiga bulanan, kalau satu hari nggak bisa. Rata-rata tiga bulanan sampai enam bulanan,&quot; terang Anton.BACA JUGA:

Kebakaran di Kalideres, 13 Unit Mobil Damkar Diterjunkan Padamkan Api

Dijelaskan Anton, kenaikan harga itu memang harus dilakukan pabrikan lantaran beberapa komponen yang transaksinya menggunakan dollar AS. Umumnya model yang diimpor secara utuh alias CBU (Completely Build Up) akan terkena dampak langsung.
&quot;Kalau tiga bulan dia stabil naik terus ya kita harus naikin karena kan parts kita sebagian impor terutama mobil-mobil yang CBU ya, kita kan bayarnya pakai dollar. Misal harga basisnya 100 dollar naik ya kita ikutan naik,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
