<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Tips Menghindari Serangan Smishing</title><description>Berikut lima tips menghindari serangan smishing.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/30/54/2911133/5-tips-menghindari-serangan-smishing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/30/54/2911133/5-tips-menghindari-serangan-smishing"/><item><title>5 Tips Menghindari Serangan Smishing</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/30/54/2911133/5-tips-menghindari-serangan-smishing</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/30/54/2911133/5-tips-menghindari-serangan-smishing</guid><pubDate>Senin 30 Oktober 2023 20:51 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/30/54/2911133/5-tips-menghindari-serangan-smishing-J6622pINO7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ancaman smishing (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/30/54/2911133/5-tips-menghindari-serangan-smishing-J6622pINO7.jpg</image><title>Ancaman smishing (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Smishing merupakan gabungan dari SMS dan phising. Hal ini merupakan Teknik penipuan phising yang akan memanfaatkan pesan singkat atau SMS, untuk bisa mendapatkan data pribadi pengguna.
Pelaku smishing ini akan mengirimkan pesan berisikan link atau lampiran yang bisa membuat korban penasaran, dan berakhir mengklik link dari SMS yang diterima. Biasanya mereka akan meminta Nomor Kartu ATM, PIN, Kode OTP, atau pun data pribadi lainnya.

BACA JUGA:
Bahaya, Ada Jenis Serangan Siber Baru yang Targetkan Entitas Pemerintahan di Kawasan Asia-Pasifik

Maka dari itu, cara paling sederhana untuk terhindar dari penipuan ini adalah dengan menghapus pesan yang diterima. Selain itu, seperti yang dilansir dari beberapa sumber pada Senin (30/10/2023), ada cara yang cukup sederhana lainnya yang bisa dilakukan untuk menghindari serangan smishing, sebagai berikut.
1.	Periksa pengirim pesan
Jika mendapatkan pesan yang mencurigakan, periksa siapa yang mengirim pesan tersebut. Apabila nomor tidak dikenali dan tidak ada pada kontak, cek nomor tersebut melalui pencarian Google.
Kemungkinan besar sudah banyak korban lain yang menerima pesan serupa dari nomor yang sama. Beberapa orang biasanya akan memposting nomor tersebut di situs web nomor penipuan.
2.	Jangan membalas pesan atau menelepon
Jika Anda yakin pesan tersebut berasal dari nomor penipuan, jangan pernah membalas pesan atau bahkan menelepon nomor pengirim pesan. Hal ini bisa saja membuat nomor Anda semakin banyak diserang dengan pesan penipuan. Pasalnya, banyak penipu yang sebenarnya tidak tahu apakah nomor yang dikirimkan pesan ini benar-benar aktif.

BACA JUGA:
Awas! Kejahatan Siber Makin Meluas Jelang Pemilu 2024

3.	Jangan klik tautan link yang tertera di pesan
Penipu tidak akan terang-terangan meminta data pribadi Anda, melainkan dengan sebuah link yang akan menarik minat Anda untuk mengklik dan mengunduh virus ke ponsel. Virus ini yang berpotensi pelaku bisa mencuri informasi berharga.
Jika terlanjur mengklik link dari pesan yang mencurigakan tersebut, coba untuk memasang aplikasi antivirus. Aplikasi antivirus yang baik seharusnya bisa memblokir upaya pemasangan virus serta memblokir situs web yang berpotensi bahaya.4.	Jika pesan phishing memalsukan sebuah perusahaan, hubungi perusahaan tersebut secara langsung
Pelaku smishing ini biasanya akan berpura-pura menjadi bagian dari perusahaan terkenal, seperti bank atau toko. Anda bisa mengonfirmasi pesan tersebut dengan menghubungi perusahaan tersebut melalui nomor layanan pelanggan perusahaan yang tertera di situs web resmi. Jika mereka mengonfirmasi bahwa pesan tersebut bukan dari mereka, hapus pesan tersebut.

BACA JUGA:
Heboh Phishing Lewat Akun WhatsApp dengan Tombol Blokir, Benar atau Hoax?

5.	Jangan bagikan data pribadi perbankan
Jika mendapatkan pesan mencurigakan yang meminta Nomor Kartu ATM, PIN, Kode OTP, Kode CVV/CVC, atau data perbankan lainnya secara langsung pada pesan atau pun saat mengklik link, jangan pernah memberikan data-data tersebut. Ini hanyalah cara mereka menipu untuk mencuri akses membuka rekening bank Anda.
Itu dia lima tips untuk menghindari serangan smishing. Jika Anda mendapatkan pesan yang mencurigakan tersebut, memblokir nomor pengirim pesan juga bisa dilakukan agar mereka tidak lagi menghubungi Anda.
Namun, para penipu biasanya memiliki banyak nomor untuk melakukan smishing, jadi Anda dapat membiarkan saja pesan tersebut dan lakukan lima cara yang telah diberikan. Dengan cara ini, semoga Anda bisa menghindar serangan smishing yang merajalela. (Taja Aurora Bianca)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Smishing merupakan gabungan dari SMS dan phising. Hal ini merupakan Teknik penipuan phising yang akan memanfaatkan pesan singkat atau SMS, untuk bisa mendapatkan data pribadi pengguna.
Pelaku smishing ini akan mengirimkan pesan berisikan link atau lampiran yang bisa membuat korban penasaran, dan berakhir mengklik link dari SMS yang diterima. Biasanya mereka akan meminta Nomor Kartu ATM, PIN, Kode OTP, atau pun data pribadi lainnya.

BACA JUGA:
Bahaya, Ada Jenis Serangan Siber Baru yang Targetkan Entitas Pemerintahan di Kawasan Asia-Pasifik

Maka dari itu, cara paling sederhana untuk terhindar dari penipuan ini adalah dengan menghapus pesan yang diterima. Selain itu, seperti yang dilansir dari beberapa sumber pada Senin (30/10/2023), ada cara yang cukup sederhana lainnya yang bisa dilakukan untuk menghindari serangan smishing, sebagai berikut.
1.	Periksa pengirim pesan
Jika mendapatkan pesan yang mencurigakan, periksa siapa yang mengirim pesan tersebut. Apabila nomor tidak dikenali dan tidak ada pada kontak, cek nomor tersebut melalui pencarian Google.
Kemungkinan besar sudah banyak korban lain yang menerima pesan serupa dari nomor yang sama. Beberapa orang biasanya akan memposting nomor tersebut di situs web nomor penipuan.
2.	Jangan membalas pesan atau menelepon
Jika Anda yakin pesan tersebut berasal dari nomor penipuan, jangan pernah membalas pesan atau bahkan menelepon nomor pengirim pesan. Hal ini bisa saja membuat nomor Anda semakin banyak diserang dengan pesan penipuan. Pasalnya, banyak penipu yang sebenarnya tidak tahu apakah nomor yang dikirimkan pesan ini benar-benar aktif.

BACA JUGA:
Awas! Kejahatan Siber Makin Meluas Jelang Pemilu 2024

3.	Jangan klik tautan link yang tertera di pesan
Penipu tidak akan terang-terangan meminta data pribadi Anda, melainkan dengan sebuah link yang akan menarik minat Anda untuk mengklik dan mengunduh virus ke ponsel. Virus ini yang berpotensi pelaku bisa mencuri informasi berharga.
Jika terlanjur mengklik link dari pesan yang mencurigakan tersebut, coba untuk memasang aplikasi antivirus. Aplikasi antivirus yang baik seharusnya bisa memblokir upaya pemasangan virus serta memblokir situs web yang berpotensi bahaya.4.	Jika pesan phishing memalsukan sebuah perusahaan, hubungi perusahaan tersebut secara langsung
Pelaku smishing ini biasanya akan berpura-pura menjadi bagian dari perusahaan terkenal, seperti bank atau toko. Anda bisa mengonfirmasi pesan tersebut dengan menghubungi perusahaan tersebut melalui nomor layanan pelanggan perusahaan yang tertera di situs web resmi. Jika mereka mengonfirmasi bahwa pesan tersebut bukan dari mereka, hapus pesan tersebut.

BACA JUGA:
Heboh Phishing Lewat Akun WhatsApp dengan Tombol Blokir, Benar atau Hoax?

5.	Jangan bagikan data pribadi perbankan
Jika mendapatkan pesan mencurigakan yang meminta Nomor Kartu ATM, PIN, Kode OTP, Kode CVV/CVC, atau data perbankan lainnya secara langsung pada pesan atau pun saat mengklik link, jangan pernah memberikan data-data tersebut. Ini hanyalah cara mereka menipu untuk mencuri akses membuka rekening bank Anda.
Itu dia lima tips untuk menghindari serangan smishing. Jika Anda mendapatkan pesan yang mencurigakan tersebut, memblokir nomor pengirim pesan juga bisa dilakukan agar mereka tidak lagi menghubungi Anda.
Namun, para penipu biasanya memiliki banyak nomor untuk melakukan smishing, jadi Anda dapat membiarkan saja pesan tersebut dan lakukan lima cara yang telah diberikan. Dengan cara ini, semoga Anda bisa menghindar serangan smishing yang merajalela. (Taja Aurora Bianca)</content:encoded></item></channel></rss>
