<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal Tipe Colokan Mobil Listrik, Sudah Tahu Bedanya?</title><description>Berikut tipe colokan mobil listrik yang perlu diketahui calon penggunanya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/30/52/2911105/mengenal-tipe-colokan-mobil-listrik-sudah-tahu-bedanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/30/52/2911105/mengenal-tipe-colokan-mobil-listrik-sudah-tahu-bedanya"/><item><title>Mengenal Tipe Colokan Mobil Listrik, Sudah Tahu Bedanya?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/30/52/2911105/mengenal-tipe-colokan-mobil-listrik-sudah-tahu-bedanya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/30/52/2911105/mengenal-tipe-colokan-mobil-listrik-sudah-tahu-bedanya</guid><pubDate>Senin 30 Oktober 2023 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/30/52/2911105/mengenal-tipe-colokan-mobil-listrik-sudah-tahu-bedanya-dWYjh7WUOE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tipe colokan mobil listrik (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/30/52/2911105/mengenal-tipe-colokan-mobil-listrik-sudah-tahu-bedanya-dWYjh7WUOE.jpg</image><title>Tipe colokan mobil listrik (Foto: Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi84LzE3Mjc3NC81L3g4cDN0cmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Mengenal tipe colokan mobil listrik merupakan hal yang patut dilakukan. Pasalnya, terdapat berbagai tipe colokan berbeda yang hanya dapat digunakan oleh mobil listrik tertentu ataupun SPKLU tertentu. Berbagai tipe colokan tersebut juga memiliki spesifikasi berbeda, bentuk berbeda, hingga waktu pengisian yang berbeda.
Penasaran? Berikut tipe colokan mobil listrik dilansir dari berbagai sumber, Senin (30/10/2023).

BACA JUGA:
Data Aismoli: Jumlah Motor Listrik di Indonesia Hampir 70 Ribu Unit

Tipe Colokan Mobil Listrik
1.	AC
Colokan tipe AC merupakan tipe paling umum yang sering digunakan untuk mengisi daya mobil listrik dirumah maupun stasiun pengisian daya publik. Tegangan listrik dari AC sendiri memiliki arus bolak-balik, biasanya digunakan dalam rumah.
Biasanya terdapat 7 lubang pada konektor tipe AC. Untuk sistem pengisian, nantinya arus AC yang didapatkan akan disalurkan ke on board charger yang tersedia di dalam mobil terlebih dahulu.
Setelah itu, arus baru berubah menjadi DC. Sayangnya, tipe AC tidak mampu untuk mengeluarkan daya yang begitu tinggi sehingga pengisian daya pun memakan waktu yang cukup lama.

BACA JUGA:
Chery Luncurkan Mobil Listrik Imut Seharga Rp160 Jutaan

2.	DC CHAdeMO
DC CHAdeMO merupakan colokan mobil listrik yang biasanya digunakan oleh mobil-mobil buatan Jepang seperti Nissan, Toyota, Mitsubishi, dan sebagainya. Berbeda dengan tipe AC, tegangan listrik dari tipe ini memiliki arus searah.
Tipe CHAdeMO juga memungkinkan penggunanya untuk mengisi daya secara cepat karena mampu mengalirkan daya yang cukup tinggi. Tak hanya itu, arus yang masuk langsung dialirkan ke baterai. Konektor tipe DC CHAdeMO sendiri memiliki 4 lubang.3.	DC CCS2
Tipe DC CCS2 umumnya digunakan oleh mobil listrik buatan Eropa dan Amerika Serikat. Berbeda dari tipe sebelumnya, tipe ini mengkombinasikan arus searah dengan arus bolak balik sehingga dinamakan dengan Combined Charging System (CCS).
Bentuk konektornya memiliki 3 lubang diatas dan 2 lubang di bagian bawah. Tipe ini mampu memberikan daya yang tinggi sehingga hanya memerlukan waktu yang singkat untuk mengisi daya pada mobil listrik.

BACA JUGA:
Honda Luncurkan Motor Bebek Edisi Khusus Pakai Livery Repsol MotoGP, Tertarik?

Sebagai tambahan, mobil listrik saat ini biasanya telah menyediakan adaptor untuk 3 tipe colokan tersebut. Hal ini tentunya memungkinkan penggunanya untuk mengisi daya di ketiga tipe colokan tersebut. (Alvitho Devano)</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi84LzE3Mjc3NC81L3g4cDN0cmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Mengenal tipe colokan mobil listrik merupakan hal yang patut dilakukan. Pasalnya, terdapat berbagai tipe colokan berbeda yang hanya dapat digunakan oleh mobil listrik tertentu ataupun SPKLU tertentu. Berbagai tipe colokan tersebut juga memiliki spesifikasi berbeda, bentuk berbeda, hingga waktu pengisian yang berbeda.
Penasaran? Berikut tipe colokan mobil listrik dilansir dari berbagai sumber, Senin (30/10/2023).

BACA JUGA:
Data Aismoli: Jumlah Motor Listrik di Indonesia Hampir 70 Ribu Unit

Tipe Colokan Mobil Listrik
1.	AC
Colokan tipe AC merupakan tipe paling umum yang sering digunakan untuk mengisi daya mobil listrik dirumah maupun stasiun pengisian daya publik. Tegangan listrik dari AC sendiri memiliki arus bolak-balik, biasanya digunakan dalam rumah.
Biasanya terdapat 7 lubang pada konektor tipe AC. Untuk sistem pengisian, nantinya arus AC yang didapatkan akan disalurkan ke on board charger yang tersedia di dalam mobil terlebih dahulu.
Setelah itu, arus baru berubah menjadi DC. Sayangnya, tipe AC tidak mampu untuk mengeluarkan daya yang begitu tinggi sehingga pengisian daya pun memakan waktu yang cukup lama.

BACA JUGA:
Chery Luncurkan Mobil Listrik Imut Seharga Rp160 Jutaan

2.	DC CHAdeMO
DC CHAdeMO merupakan colokan mobil listrik yang biasanya digunakan oleh mobil-mobil buatan Jepang seperti Nissan, Toyota, Mitsubishi, dan sebagainya. Berbeda dengan tipe AC, tegangan listrik dari tipe ini memiliki arus searah.
Tipe CHAdeMO juga memungkinkan penggunanya untuk mengisi daya secara cepat karena mampu mengalirkan daya yang cukup tinggi. Tak hanya itu, arus yang masuk langsung dialirkan ke baterai. Konektor tipe DC CHAdeMO sendiri memiliki 4 lubang.3.	DC CCS2
Tipe DC CCS2 umumnya digunakan oleh mobil listrik buatan Eropa dan Amerika Serikat. Berbeda dari tipe sebelumnya, tipe ini mengkombinasikan arus searah dengan arus bolak balik sehingga dinamakan dengan Combined Charging System (CCS).
Bentuk konektornya memiliki 3 lubang diatas dan 2 lubang di bagian bawah. Tipe ini mampu memberikan daya yang tinggi sehingga hanya memerlukan waktu yang singkat untuk mengisi daya pada mobil listrik.

BACA JUGA:
Honda Luncurkan Motor Bebek Edisi Khusus Pakai Livery Repsol MotoGP, Tertarik?

Sebagai tambahan, mobil listrik saat ini biasanya telah menyediakan adaptor untuk 3 tipe colokan tersebut. Hal ini tentunya memungkinkan penggunanya untuk mengisi daya di ketiga tipe colokan tersebut. (Alvitho Devano)</content:encoded></item></channel></rss>
