<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Ini Dampak Minyak Rem Mobil Jarang Ganti</title><description>Minyak rem mobil termasuk komponen yang memilikii peran penting dalam mendukung kenyamanan berkendara.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/28/52/2909901/waspada-ini-dampak-minyak-rem-mobil-jarang-ganti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/28/52/2909901/waspada-ini-dampak-minyak-rem-mobil-jarang-ganti"/><item><title>Waspada! Ini Dampak Minyak Rem Mobil Jarang Ganti</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/28/52/2909901/waspada-ini-dampak-minyak-rem-mobil-jarang-ganti</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/28/52/2909901/waspada-ini-dampak-minyak-rem-mobil-jarang-ganti</guid><pubDate>Sabtu 28 Oktober 2023 17:50 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/28/52/2909901/waspada-ini-dampak-minyak-rem-mobil-jarang-ganti-Lx1Kc1pvyf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil. (Doc. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/28/52/2909901/waspada-ini-dampak-minyak-rem-mobil-jarang-ganti-Lx1Kc1pvyf.jpg</image><title>Ilustrasi mobil. (Doc. Freepik)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOC8xLzE3Mjg1Ny81L3g4cDVwYmQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Minyak rem mobil termasuk komponen yang memilikii peran penting dalam mendukung kenyamanan berkendara.
Ini karena pengereman mobil Anda sangat dipengaruhi oleh kualitas minyak rem itu sendiri.
Apabila tidak diganti secara rutin, maka Anda akan menghadapi risiko pengereman mobil yang tidak bekerja secara optimal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ini Keunggulan Mitsubishi eK x EV dari Mobil Listrik China

Lantas apa dampaknya jika minyak rem mobil jarang diganti?  Yup, minyak rem memiliki fungsi utama sebagai pendorong piston pada kaliper rem.
Dorongan ini dilakukan agar membuat kampas dapat menjepit cakram sesuai tekanan saat tuas master ditarik.
Sama dengan oli, minyak rem memiliki peran sebagai pelumas yang dapat mengurangi panas dari peristiwa pergesekan logam dengan komponen pengereman pada mobil. Minyak rem juga berperan penting pada jenis pengereman hidrolik atau biasa disebut rem cakram.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Pajak Mobil Hyundai Stargazer? Ini Rinciannya

Apabila tidak memiliki minyak rem, sistem pengereman yang terdapat pada rem hidrolik akan gagal berfungsi walaupun ditarik dengan maksimal.
Selanjutnya, karena fungsinya sangat krusial, Anda sebaiknya mengganti minyak rem setiap dua tahun sekali. Pola pengereman turut mempengaruhi durasi ketahanan minyak rem.
Penggantian pada minyak rem dua tahun sekali, sangat cocok untuk Anda yang berkendara di jalan tol dan tidak sering melakukan pengereman.Lalu, apabila teruntuk Anda yang berkendara di Ibu Kota yang terbilang padat serta macet sebaiknya melakukan penggantian minyak rem satu tahun sekali. Sedangkan, ketika tidak mengganti minyak rem mobil secara rutin, maka Anda akan mengalami masalah pada sistem pengereman mobil, yakni:

BACA JUGA:
Cek Perbaikan Jalan Rusak di Lampung, Jokowi: Sudah Mulus Bisa Tidur dalam Mobil



1. Rangkaian selang pada sistem pengeraman mobil akan mengeluarkan partikel kecil berupa karet, kotoran, sampai partikel lain bila sampai berkarat. Hal tersebut akan membuat minyak rem terkontaminasi dan tidak bisa bekerja secara maksimal.
2. Minyak rem akan rusak karena panas yang muncul ketika proses pengereman.
3. Proses pengereman akan menghasilkan kelembapan sehingga membuat rem menjadi berkarat serta titik didih pada minyak rem menurun.

Tiga hal tersebut akan mengurangi kemampuan pengereman mobil Anda dan berisiko membuat rem gagal berfungsi atau blong.

Syifaraudha Irma Nanda</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOC8xLzE3Mjg1Ny81L3g4cDVwYmQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Minyak rem mobil termasuk komponen yang memilikii peran penting dalam mendukung kenyamanan berkendara.
Ini karena pengereman mobil Anda sangat dipengaruhi oleh kualitas minyak rem itu sendiri.
Apabila tidak diganti secara rutin, maka Anda akan menghadapi risiko pengereman mobil yang tidak bekerja secara optimal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ini Keunggulan Mitsubishi eK x EV dari Mobil Listrik China

Lantas apa dampaknya jika minyak rem mobil jarang diganti?  Yup, minyak rem memiliki fungsi utama sebagai pendorong piston pada kaliper rem.
Dorongan ini dilakukan agar membuat kampas dapat menjepit cakram sesuai tekanan saat tuas master ditarik.
Sama dengan oli, minyak rem memiliki peran sebagai pelumas yang dapat mengurangi panas dari peristiwa pergesekan logam dengan komponen pengereman pada mobil. Minyak rem juga berperan penting pada jenis pengereman hidrolik atau biasa disebut rem cakram.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Pajak Mobil Hyundai Stargazer? Ini Rinciannya

Apabila tidak memiliki minyak rem, sistem pengereman yang terdapat pada rem hidrolik akan gagal berfungsi walaupun ditarik dengan maksimal.
Selanjutnya, karena fungsinya sangat krusial, Anda sebaiknya mengganti minyak rem setiap dua tahun sekali. Pola pengereman turut mempengaruhi durasi ketahanan minyak rem.
Penggantian pada minyak rem dua tahun sekali, sangat cocok untuk Anda yang berkendara di jalan tol dan tidak sering melakukan pengereman.Lalu, apabila teruntuk Anda yang berkendara di Ibu Kota yang terbilang padat serta macet sebaiknya melakukan penggantian minyak rem satu tahun sekali. Sedangkan, ketika tidak mengganti minyak rem mobil secara rutin, maka Anda akan mengalami masalah pada sistem pengereman mobil, yakni:

BACA JUGA:
Cek Perbaikan Jalan Rusak di Lampung, Jokowi: Sudah Mulus Bisa Tidur dalam Mobil



1. Rangkaian selang pada sistem pengeraman mobil akan mengeluarkan partikel kecil berupa karet, kotoran, sampai partikel lain bila sampai berkarat. Hal tersebut akan membuat minyak rem terkontaminasi dan tidak bisa bekerja secara maksimal.
2. Minyak rem akan rusak karena panas yang muncul ketika proses pengereman.
3. Proses pengereman akan menghasilkan kelembapan sehingga membuat rem menjadi berkarat serta titik didih pada minyak rem menurun.

Tiga hal tersebut akan mengurangi kemampuan pengereman mobil Anda dan berisiko membuat rem gagal berfungsi atau blong.

Syifaraudha Irma Nanda</content:encoded></item></channel></rss>
