<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peminat Mobil Hybrid Tumbuh, Ini Alasannya</title><description>Sebuah studi dari S&amp;amp;P Global Mobility mengungkapkan, 3 bulan terakhir di Amerika Serikat terjadi tren perubahan menarik dari mobil hybrid</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/26/52/2908759/peminat-mobil-hybrid-tumbuh-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/26/52/2908759/peminat-mobil-hybrid-tumbuh-ini-alasannya"/><item><title>Peminat Mobil Hybrid Tumbuh, Ini Alasannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/26/52/2908759/peminat-mobil-hybrid-tumbuh-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/26/52/2908759/peminat-mobil-hybrid-tumbuh-ini-alasannya</guid><pubDate>Kamis 26 Oktober 2023 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/26/52/2908759/peminat-mobil-hybrid-tumbuh-ini-alasannya-8EI7z8GNz8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil Hybrid. (doc. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/26/52/2908759/peminat-mobil-hybrid-tumbuh-ini-alasannya-8EI7z8GNz8.jpg</image><title>Ilustrasi mobil Hybrid. (doc. Freepik)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi84LzE3Mjc3NC81L3g4cDN0cmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sebuah studi dari S&amp;amp;P Global Mobility mengungkapkan, tiga bulan terakhir di Amerika Serikat terjadi tren perubahan yang cukup menarik dari mobil hybrid.
Diam-diam mobil hybrid pertumbuhannya naik 10 persen dari total penjualan.
Pada bulan Agustus 2023 lalu mobil hybrid dan PHEV  menyumbang 9,7 persen dari total registrasi di pasar Amerika Serikat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Pajak Mobil Lamborghini Gallardo? Simak Ulasannya

&quot;Dengan menghitung pendaftaran ritel saja, mobil hybrid  telah menguasai lebih dari 10 persen pasar dalam dua dari tiga bulan terakhir,&quot; ujar Steve Giordano analis S&amp;amp;P Global Mobility dikutip dari situs resmi mereka, Kamis (26/10/2023) ini.
Data tersebut juga menemukan fakta menarik. Ternyata banyak pemilik mobil konvensional selama tiga bulan belakangan lebih tertarik pindah ke mobil hybrid ketimbang listrik.
Setelah dianalisa ternyata fenomena itu terjadi karena mereka justru merasa lebih nyaman menggunakan mobil hybrid sebagai batu loncatan untuk masuk ke pasar kendaraan listrik.
Mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) misalnya memberikan pengalaman mobil listrik tanpa harus mengalami range anxiety atau kekhawatiran jarak tempuh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mobil Listrik NETA V Resmi Meluncur di Indonesia, Harganya Rp300 Jutaan!

&quot;Mereka yang beralih dari mobil konvensional ke hybrid melonjak 61 persen pada tahun lalu. Sebaliknya dari mobil konvensional ke mobil listrik sama sekali tidak ada peningkatan,&quot; jelas Steve lebih lanjut.
Begitu juga dengan masyarakat yang telah lebih dulu memiliki mobil hybrid. Mereka tidak serta merta langsung beralih ke mobil listrik. Justru sebanyak 40,1 persen pemilik mobil hybrid memilih mobil jenis yang sama ketika melakukan pembelian baru.Selain itu S&amp;amp;P Global Mobility juga menemukan fakta bahwa penjualan mobil hybrid ikut meningkat karena tingginya permintaan dari segmen fleet.
Pembelian itu terjadi karena mobil hybrid menawarkan biaya konsumsi bahan akar yang lebih baik, keberlanjutan pada lingkungan, serta harga yang justru lebih murah dibandingkan mobil listrik.
&quot;Bahkan mobil itu tidak lebih mahal dibanding mobil konvensional,&quot; tandas Steve.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNi84LzE3Mjc3NC81L3g4cDN0cmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sebuah studi dari S&amp;amp;P Global Mobility mengungkapkan, tiga bulan terakhir di Amerika Serikat terjadi tren perubahan yang cukup menarik dari mobil hybrid.
Diam-diam mobil hybrid pertumbuhannya naik 10 persen dari total penjualan.
Pada bulan Agustus 2023 lalu mobil hybrid dan PHEV  menyumbang 9,7 persen dari total registrasi di pasar Amerika Serikat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berapa Pajak Mobil Lamborghini Gallardo? Simak Ulasannya

&quot;Dengan menghitung pendaftaran ritel saja, mobil hybrid  telah menguasai lebih dari 10 persen pasar dalam dua dari tiga bulan terakhir,&quot; ujar Steve Giordano analis S&amp;amp;P Global Mobility dikutip dari situs resmi mereka, Kamis (26/10/2023) ini.
Data tersebut juga menemukan fakta menarik. Ternyata banyak pemilik mobil konvensional selama tiga bulan belakangan lebih tertarik pindah ke mobil hybrid ketimbang listrik.
Setelah dianalisa ternyata fenomena itu terjadi karena mereka justru merasa lebih nyaman menggunakan mobil hybrid sebagai batu loncatan untuk masuk ke pasar kendaraan listrik.
Mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) misalnya memberikan pengalaman mobil listrik tanpa harus mengalami range anxiety atau kekhawatiran jarak tempuh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mobil Listrik NETA V Resmi Meluncur di Indonesia, Harganya Rp300 Jutaan!

&quot;Mereka yang beralih dari mobil konvensional ke hybrid melonjak 61 persen pada tahun lalu. Sebaliknya dari mobil konvensional ke mobil listrik sama sekali tidak ada peningkatan,&quot; jelas Steve lebih lanjut.
Begitu juga dengan masyarakat yang telah lebih dulu memiliki mobil hybrid. Mereka tidak serta merta langsung beralih ke mobil listrik. Justru sebanyak 40,1 persen pemilik mobil hybrid memilih mobil jenis yang sama ketika melakukan pembelian baru.Selain itu S&amp;amp;P Global Mobility juga menemukan fakta bahwa penjualan mobil hybrid ikut meningkat karena tingginya permintaan dari segmen fleet.
Pembelian itu terjadi karena mobil hybrid menawarkan biaya konsumsi bahan akar yang lebih baik, keberlanjutan pada lingkungan, serta harga yang justru lebih murah dibandingkan mobil listrik.
&quot;Bahkan mobil itu tidak lebih mahal dibanding mobil konvensional,&quot; tandas Steve.</content:encoded></item></channel></rss>
