<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komponen Mobil Ini Berpotensi Terganggu di Cuaca Panas, Wajib Pantau!</title><description>Cuaca panas semakin mengkhawatirkan, pemilik kendaraan pun harus lebih lagi untuk memantau kodisi mobil</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/21/52/2905523/komponen-mobil-ini-berpotensi-terganggu-di-cuaca-panas-wajib-pantau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/21/52/2905523/komponen-mobil-ini-berpotensi-terganggu-di-cuaca-panas-wajib-pantau"/><item><title>Komponen Mobil Ini Berpotensi Terganggu di Cuaca Panas, Wajib Pantau!</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/21/52/2905523/komponen-mobil-ini-berpotensi-terganggu-di-cuaca-panas-wajib-pantau</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/21/52/2905523/komponen-mobil-ini-berpotensi-terganggu-di-cuaca-panas-wajib-pantau</guid><pubDate>Sabtu 21 Oktober 2023 13:44 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/21/52/2905523/komponen-mobil-ini-berpotensi-terganggu-di-cuaca-panas-wajib-pantau-Xi7Qb8yREy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil. (Doc. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/21/52/2905523/komponen-mobil-ini-berpotensi-terganggu-di-cuaca-panas-wajib-pantau-Xi7Qb8yREy.jpg</image><title>Ilustrasi mobil. (Doc. Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMS8yLzE3MjUyNS81L3g4b3pteXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Cuaca panas semakin mengkhawatirkan, pemilik kendaraan pun harus lebih lagi untuk memantau kodisi mobil Anda dari cengkraman suhu yang kian meningkat belakangan ini.
Karena suhu panas yang melanda, bisa sebabkan masalah panjang bahkan berpotensi merusah komponen mobil lho.

BACA JUGA:
Jajal Mazda CX-60: Rasakan Kesempurnaan Jinba-Ittai di Mobil SUV

Itu sebabnya, penting untuk memastikan mobil dapat berfungsi dengan baik dalam suhu panas. Memeriksa komponen yang berisiko rusak wajib untuk terus dipantau.
Berikut ini komponen mobil yang berpotensi rusak gegara suhu panas, apa saja? Simak ulasannya berikut ini.
1.  AC mobil&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Di musim panas tidak dipungkiri debu jalanan semakin menganggu, sekaligus ini dapat masuk ke dalam mobil dan akhirnya menutup evaporator, mengurangi kemampuannya dalam menghasilkan udara dingin.
Oleh karena itu, mengganti filter kabin yang kotor adalah langkah penting untuk menjaga evaporator tetap bersih, yang pada gilirannya akan menjaga kualitas udara dalam mobil.
2. Perawatan oli mesin
Oli mesin memiliki peran penting dalam membantu mengatur suhu mesin dengan mengeluarkan panas yang dihasilkan oleh mesin. Pastikan bahwa volume oli mesin tetap mencukupi dengan melakukan pemeriksaan menggunakan dipstick.

BACA JUGA:
Pabrik Baterai Beroperasi Tahun Depan, Mampu Suplai Kebutuhan 150 Ribu Unit Mobil Listrik

Di musim panas ekstem seperti saat ini disarankan gantilah oli secara berkala sesuai dengan jadwal servis yang direkomendasikan. Penting juga untuk menggunakan oli TMO yang sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi kendaraan Anda, sehingga oli mesin dapat menjalankan fungsinya secara efektif.
3. Radiator
Tidak dapat dipungkiri bahwa radiator adalah komponen utama dalam menghadapi cuaca panas, dengan tujuan untuk menjaga suhu mesin mobil tetap terkendali.Radiator melakukan hal ini dengan menggunakan aliran udara dari depan mobil untuk mendinginkan cairan radiator yang mengalir di dalamnya.
Tantangannya saat ini adalah bahwa suhu di sekitar mobil telah meningkat, terutama saat kendaraan terjebak dalam kemacetan lalu lintas dimana aliran udara segar sangat terbatas. Hal ini menghambat proses pendinginan cairan radiator.

BACA JUGA:
10 Mobil Bekas Murah Dibawah Rp30 Juta

Maka dari itu, penting untuk memastikan penggunaan radiator coolant TMO yang sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan mobil  Anda, khususnya dalam iklim tropis Indonesia, untuk memastikan radiator berfungsi dengan baik.
4. Rem mobil
Situasi normal saja menempatkan beban berat pada sistem rem mobil, dan tidak ada mekanisme seperti radiator untuk mendinginkan suhu. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa Anda menggunakan cairan rem TMO yang sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan sistem rem mobil di Indonesia agar kinerjanya tetap optimal.&amp;nbsp;
Penting juga untuk memastikan bahwa tingkat cairan rem tetap stabil dengan mengawasi tabung penyimpanannya di ruang mesin.
Jika Anda mendapati penurunan yang signifikan, segera tambahkan cairan rem. Namun, jika penurunan ini terjadi terlalu sering, disarankan untuk membawa mobil ke bengkel terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, pastikan tidak ada endapan lumpur di dalam tabung penyimpanan untuk mencegah adanya penyumbatan dalam sistem rem.
5. Ban mobil
Ban mobil adalah komponen yang secara langsung berinteraksi dengan jalan panas pada siang hari. Bagian bawah ban yang mengalami keausan memiliki potensi risiko pecah karena anyaman kawat baja pada ban tersebut terpapar langsung pada permukaan panas jalan.

BACA JUGA:
Seram, Sule Jual Mobil Imbas Pocong dan Belatung

Oleh karena itu, sangat penting untuk segera mengganti ban mobil ketika telah mencapai batas keausan pada telapak ban atau Tire Wear Indicator (TWI) yang sudah terlihat.
Selain itu, perlu diingat bahwa tekanan udara dalam ban yang terlalu rendah akan mengakibatkan dinding ban tidak dapat menahan tekanan dan gerakan naik-turun dengan baik, bahkan bisa mengakibatkan penekukan jika ban menjadi terlalu kempis.


Viranika Tria Anggraini</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMS8yLzE3MjUyNS81L3g4b3pteXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Cuaca panas semakin mengkhawatirkan, pemilik kendaraan pun harus lebih lagi untuk memantau kodisi mobil Anda dari cengkraman suhu yang kian meningkat belakangan ini.
Karena suhu panas yang melanda, bisa sebabkan masalah panjang bahkan berpotensi merusah komponen mobil lho.

BACA JUGA:
Jajal Mazda CX-60: Rasakan Kesempurnaan Jinba-Ittai di Mobil SUV

Itu sebabnya, penting untuk memastikan mobil dapat berfungsi dengan baik dalam suhu panas. Memeriksa komponen yang berisiko rusak wajib untuk terus dipantau.
Berikut ini komponen mobil yang berpotensi rusak gegara suhu panas, apa saja? Simak ulasannya berikut ini.
1.  AC mobil&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Di musim panas tidak dipungkiri debu jalanan semakin menganggu, sekaligus ini dapat masuk ke dalam mobil dan akhirnya menutup evaporator, mengurangi kemampuannya dalam menghasilkan udara dingin.
Oleh karena itu, mengganti filter kabin yang kotor adalah langkah penting untuk menjaga evaporator tetap bersih, yang pada gilirannya akan menjaga kualitas udara dalam mobil.
2. Perawatan oli mesin
Oli mesin memiliki peran penting dalam membantu mengatur suhu mesin dengan mengeluarkan panas yang dihasilkan oleh mesin. Pastikan bahwa volume oli mesin tetap mencukupi dengan melakukan pemeriksaan menggunakan dipstick.

BACA JUGA:
Pabrik Baterai Beroperasi Tahun Depan, Mampu Suplai Kebutuhan 150 Ribu Unit Mobil Listrik

Di musim panas ekstem seperti saat ini disarankan gantilah oli secara berkala sesuai dengan jadwal servis yang direkomendasikan. Penting juga untuk menggunakan oli TMO yang sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi kendaraan Anda, sehingga oli mesin dapat menjalankan fungsinya secara efektif.
3. Radiator
Tidak dapat dipungkiri bahwa radiator adalah komponen utama dalam menghadapi cuaca panas, dengan tujuan untuk menjaga suhu mesin mobil tetap terkendali.Radiator melakukan hal ini dengan menggunakan aliran udara dari depan mobil untuk mendinginkan cairan radiator yang mengalir di dalamnya.
Tantangannya saat ini adalah bahwa suhu di sekitar mobil telah meningkat, terutama saat kendaraan terjebak dalam kemacetan lalu lintas dimana aliran udara segar sangat terbatas. Hal ini menghambat proses pendinginan cairan radiator.

BACA JUGA:
10 Mobil Bekas Murah Dibawah Rp30 Juta

Maka dari itu, penting untuk memastikan penggunaan radiator coolant TMO yang sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan mobil  Anda, khususnya dalam iklim tropis Indonesia, untuk memastikan radiator berfungsi dengan baik.
4. Rem mobil
Situasi normal saja menempatkan beban berat pada sistem rem mobil, dan tidak ada mekanisme seperti radiator untuk mendinginkan suhu. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa Anda menggunakan cairan rem TMO yang sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan sistem rem mobil di Indonesia agar kinerjanya tetap optimal.&amp;nbsp;
Penting juga untuk memastikan bahwa tingkat cairan rem tetap stabil dengan mengawasi tabung penyimpanannya di ruang mesin.
Jika Anda mendapati penurunan yang signifikan, segera tambahkan cairan rem. Namun, jika penurunan ini terjadi terlalu sering, disarankan untuk membawa mobil ke bengkel terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, pastikan tidak ada endapan lumpur di dalam tabung penyimpanan untuk mencegah adanya penyumbatan dalam sistem rem.
5. Ban mobil
Ban mobil adalah komponen yang secara langsung berinteraksi dengan jalan panas pada siang hari. Bagian bawah ban yang mengalami keausan memiliki potensi risiko pecah karena anyaman kawat baja pada ban tersebut terpapar langsung pada permukaan panas jalan.

BACA JUGA:
Seram, Sule Jual Mobil Imbas Pocong dan Belatung

Oleh karena itu, sangat penting untuk segera mengganti ban mobil ketika telah mencapai batas keausan pada telapak ban atau Tire Wear Indicator (TWI) yang sudah terlihat.
Selain itu, perlu diingat bahwa tekanan udara dalam ban yang terlalu rendah akan mengakibatkan dinding ban tidak dapat menahan tekanan dan gerakan naik-turun dengan baik, bahkan bisa mengakibatkan penekukan jika ban menjadi terlalu kempis.


Viranika Tria Anggraini</content:encoded></item></channel></rss>
