<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemilik Tesla Ini Gigit Jari, Tagihan Biaya Perbaikan Baterai Tembus Rp324,2 Juta</title><description>Pemilik Tesla asal Skotlandia ini kecewa berat, gegara harus merogok kocek sebesar USD20.698 atau setara Rp324,2 juta untuk biaya perbaikan</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/17/52/2902626/pemilik-tesla-ini-gigit-jari-tagihan-biaya-perbaikan-baterai-tembus-rp324-2-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/17/52/2902626/pemilik-tesla-ini-gigit-jari-tagihan-biaya-perbaikan-baterai-tembus-rp324-2-juta"/><item><title>Pemilik Tesla Ini Gigit Jari, Tagihan Biaya Perbaikan Baterai Tembus Rp324,2 Juta</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/17/52/2902626/pemilik-tesla-ini-gigit-jari-tagihan-biaya-perbaikan-baterai-tembus-rp324-2-juta</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/17/52/2902626/pemilik-tesla-ini-gigit-jari-tagihan-biaya-perbaikan-baterai-tembus-rp324-2-juta</guid><pubDate>Selasa 17 Oktober 2023 10:05 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/17/52/2902626/pemilik-tesla-ini-gigit-jari-tagihan-biaya-perbaikan-baterai-tembus-rp324-2-juta-dosZVqSa9p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil Tesla. (Doc. Tesla)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/17/52/2902626/pemilik-tesla-ini-gigit-jari-tagihan-biaya-perbaikan-baterai-tembus-rp324-2-juta-dosZVqSa9p.jpg</image><title>Ilustrasi mobil Tesla. (Doc. Tesla)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNy8xLzE3MjI4Ni81L3g4b3ZzY2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemilik Tesla asal Skotlandia ini kecewa berat, gegara harus merogok kocek sebesar USD20.698 atau setara Rp324,2 juta untuk biaya perbaikan.
Kerusakan diketahui berasal dari baterainya, ini semua bermula saat Johnny Bacigalupa dan Rob Hussey menggunakan Tesla Model 3-nya saat kondisi hujan dan menerobos genangan air.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pengisian Daya Mobil Listrik Disebut Mahal, Ini Faktanya?

Lalu tiba-tiba saja mobil listrik buatan Amerika Serikat itu mati mendadak. Mereka berupaya menyalakan kembali mobil tersebut, hanya usahanya nihil mobil canggih tersebut hanya tetap diam ditempat.
Alhasil mereka langsung mengontak bantuan bengkel resmi Tesla. Dari situlah mereka akhirnya diminta untuk membayar perkiraan biaya servis selangit.
&quot;Saya jujurnya tidak percaya ini terjadi. Awalnya saya berpikir biaya penggantiannya hanya sekitar USD610. Begitu mereka bilang lebih dari USD20.000 saya langsung benar-benar kaget. Jantung saya sempat berhenti mendadak,&quot; ujar Johnny dikutip dari Autoblog, Selasa (17/10/2023).
&quot;Ternyata baterai yang rusak karena kemasukan air, tidak masuk dalam garansi,&quot; ujarnya lebih lanjut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Mobil Listrik Mewah yang Digemari Orang Kaya

Saat ini Johnny masih belum memutuskan langkah perbaikan baterai pada mobil ramah lingkungan itu,  bisa jadi mobil ini bisa mangkrak gegara ongkos perbaikan baterai terlalu tinggi.
&quot;Apakah saya mau melanjutkan? Saya justru tidak bisa bicara lagi,&quot; katanya.Sebenarnya berita mengenai mahalnya biaya perbaikan baterai Tesla juga pernah terjadi sebelumnya. Mario Zelaya salah satu yang mengalaminya, bahkan memberikan testimoni soal kondisi tersebut melalui akun TikTok miliknya.
Waktu itu Mario diminta biaya perbaikan sebesar USD26.000 atau mencapai Rp407,2 juta untuk untuk membetulkan baterai mobil listriknya yang rusak.
Autoblog melaporkan CEO Tesla Elon Musk sebenarnya pernah mengatakan biaya perbaikan baterai mobil listrik buatannya hanya sekitar USD5.000 atau mencapai Rp78.3 juta hingga USD10.000 atau sama dengan Rp156,6 juta.
Hanya saja JD Power justru melaporkan kondisinya sangat berbeda dengan klaim Elon Musk. Apalagi dalam kondisi saat ini dimana biaya perbaikan baterai mobil listrik justru mencapai USD5.000 atau Rp78,3 juta hingga USD20.000 atau sekitar Rp313,3 juta.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNy8xLzE3MjI4Ni81L3g4b3ZzY2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemilik Tesla asal Skotlandia ini kecewa berat, gegara harus merogok kocek sebesar USD20.698 atau setara Rp324,2 juta untuk biaya perbaikan.
Kerusakan diketahui berasal dari baterainya, ini semua bermula saat Johnny Bacigalupa dan Rob Hussey menggunakan Tesla Model 3-nya saat kondisi hujan dan menerobos genangan air.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pengisian Daya Mobil Listrik Disebut Mahal, Ini Faktanya?

Lalu tiba-tiba saja mobil listrik buatan Amerika Serikat itu mati mendadak. Mereka berupaya menyalakan kembali mobil tersebut, hanya usahanya nihil mobil canggih tersebut hanya tetap diam ditempat.
Alhasil mereka langsung mengontak bantuan bengkel resmi Tesla. Dari situlah mereka akhirnya diminta untuk membayar perkiraan biaya servis selangit.
&quot;Saya jujurnya tidak percaya ini terjadi. Awalnya saya berpikir biaya penggantiannya hanya sekitar USD610. Begitu mereka bilang lebih dari USD20.000 saya langsung benar-benar kaget. Jantung saya sempat berhenti mendadak,&quot; ujar Johnny dikutip dari Autoblog, Selasa (17/10/2023).
&quot;Ternyata baterai yang rusak karena kemasukan air, tidak masuk dalam garansi,&quot; ujarnya lebih lanjut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Mobil Listrik Mewah yang Digemari Orang Kaya

Saat ini Johnny masih belum memutuskan langkah perbaikan baterai pada mobil ramah lingkungan itu,  bisa jadi mobil ini bisa mangkrak gegara ongkos perbaikan baterai terlalu tinggi.
&quot;Apakah saya mau melanjutkan? Saya justru tidak bisa bicara lagi,&quot; katanya.Sebenarnya berita mengenai mahalnya biaya perbaikan baterai Tesla juga pernah terjadi sebelumnya. Mario Zelaya salah satu yang mengalaminya, bahkan memberikan testimoni soal kondisi tersebut melalui akun TikTok miliknya.
Waktu itu Mario diminta biaya perbaikan sebesar USD26.000 atau mencapai Rp407,2 juta untuk untuk membetulkan baterai mobil listriknya yang rusak.
Autoblog melaporkan CEO Tesla Elon Musk sebenarnya pernah mengatakan biaya perbaikan baterai mobil listrik buatannya hanya sekitar USD5.000 atau mencapai Rp78.3 juta hingga USD10.000 atau sama dengan Rp156,6 juta.
Hanya saja JD Power justru melaporkan kondisinya sangat berbeda dengan klaim Elon Musk. Apalagi dalam kondisi saat ini dimana biaya perbaikan baterai mobil listrik justru mencapai USD5.000 atau Rp78,3 juta hingga USD20.000 atau sekitar Rp313,3 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
