<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukan Darah, Ahli Temukan Formula Cat di Lukisan Mona Lisa</title><description>&amp;ldquo;Dia [Da Vinci] adalah suka bereksperimen, dan setiap lukisannya secara teknis sangat berbeda,&amp;rdquo; kata salah satu peneliti.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/12/56/2899844/bukan-darah-ahli-temukan-formula-cat-di-lukisan-mona-lisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/12/56/2899844/bukan-darah-ahli-temukan-formula-cat-di-lukisan-mona-lisa"/><item><title>Bukan Darah, Ahli Temukan Formula Cat di Lukisan Mona Lisa</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/12/56/2899844/bukan-darah-ahli-temukan-formula-cat-di-lukisan-mona-lisa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/12/56/2899844/bukan-darah-ahli-temukan-formula-cat-di-lukisan-mona-lisa</guid><pubDate>Kamis 12 Oktober 2023 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/12/56/2899844/bukan-darah-ahli-temukan-formula-cat-di-lukisan-mona-lisa-Bc2LjrYll0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lukisan Mona Lisa (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/12/56/2899844/bukan-darah-ahli-temukan-formula-cat-di-lukisan-mona-lisa-Bc2LjrYll0.jpg</image><title>Lukisan Mona Lisa (Foto: Istimewa)</title></images><description>LUKISAN Mona Lisa karya Leonardo da Vinci memiliki segudang teka-teki yang tidak pernah habis untuk dibahas. Salah satunya adalah tentang formula cat yang digunakan sering dikaikan dengan campuran darah.
Namun sekelompok ilmuwan berhasil menemukan rahasia baru tentang bagaimana Leonardo da Vinci melukis mahakaryanya yang begitu fenomenal tersebut.
Dikatakan tim ilmuwan dan sejarawan seni di Prancis dan Inggris, Leonardo menggunakan resep kimia unik yang khas untuk cat minyak yang digunakan pada lapisan dasar Mona Lisa.

BACA JUGA:
Beredar Foto Hot Mona Lisa Buatan AI, Cocok untuk Jadi Profile Picture Medsos

&amp;ldquo;Dia [Da Vinci] adalah suka bereksperimen, dan setiap lukisannya secara teknis sangat berbeda,&amp;rdquo; kata Victor Gonzalez, salah satu peneliti dikutip dari New York Post, Kamis (12/10/2023).
Gonzalez sendiri telah mempelajari komposisi kimia dari lusinan karya seniman populer. Namun pada lukisan Mona Lisa, dirinya menemukan teknik khusus yang berbeda.
Gonzalez dan tim menemukan senyawa langka, plumbonacrite, dalam sebuah fragmen lapisan pertama karya ikonik tersebut. Temuan ini pun menjawab kecurigaan banyak ahli.
Leonardo diyakini menggunakan bubuk timbal oksida untuk mengentalkan dan membantu mengeringkan catnya. Untuk gunpalan cat dari lapisan dasarnya ia menggunakan teknik berbeda.

BACA JUGA:
AS Kembalikan 250 Artefak Kuno yang Dicuri ke Italia, Pot hingga Lukisan Berusia 3.000 Tahun

Para peneliti menemukan bahwa lapisan dasar tidak terlihat dengan mata telanjang, hanya selebar rambut manusia. Dan diketahui bahwa lapisan berasal dari tepi kanan atas lukisan.
Leonardo juga diketahui melarutkan bubuk timbal oksida, yang berwarna oranye, dalam minyak biji rami atau kenari dengan cara memanaskan campuran tersebut untuk membuat pasta yang lebih kental dan lebih cepat kering.
Dengan menggunakan synchrotron, mesin besar yang mempercepat partikel hingga hampir mencapai kecepatan cahaya, para peneliti menganalisis komposisi kimia fragmen tersebut pada tingkat atom.Hal ini memungkinkan para peneliti untuk mengatakan dengan lebih pasti bahwa Leonardo kemungkinan menggunakan bubuk tersebut dalam pembuatan cat buatannya.
&quot;Plumbonacrite benar-benar merupakan sidik jari dari resepnya. Ini pertama kalinya kami benar-benar dapat memastikannya secara kimiawi,&quot; ujar Gonzalez.

BACA JUGA:
Kenapa Lukisan Mona Lisa Sangat Terkenal dan Begitu Berharga?

Penemuan ini memberi tahu bahwa resep-resep tersebut telah diwariskan selama berabad-abad. Bahkan dengan terobosan ini, Gonzalez mengatakan masih banyak lagi rahasia tersembunyi yang bisa ditemukan dalam karya Leonardo.&amp;nbsp;
&quot;Kami baru menyentuh permukaannya saja. Apa yang kami sampaikan hanyalah sedikit pengetahuan,&quot; pungkas Gonzalez.</description><content:encoded>LUKISAN Mona Lisa karya Leonardo da Vinci memiliki segudang teka-teki yang tidak pernah habis untuk dibahas. Salah satunya adalah tentang formula cat yang digunakan sering dikaikan dengan campuran darah.
Namun sekelompok ilmuwan berhasil menemukan rahasia baru tentang bagaimana Leonardo da Vinci melukis mahakaryanya yang begitu fenomenal tersebut.
Dikatakan tim ilmuwan dan sejarawan seni di Prancis dan Inggris, Leonardo menggunakan resep kimia unik yang khas untuk cat minyak yang digunakan pada lapisan dasar Mona Lisa.

BACA JUGA:
Beredar Foto Hot Mona Lisa Buatan AI, Cocok untuk Jadi Profile Picture Medsos

&amp;ldquo;Dia [Da Vinci] adalah suka bereksperimen, dan setiap lukisannya secara teknis sangat berbeda,&amp;rdquo; kata Victor Gonzalez, salah satu peneliti dikutip dari New York Post, Kamis (12/10/2023).
Gonzalez sendiri telah mempelajari komposisi kimia dari lusinan karya seniman populer. Namun pada lukisan Mona Lisa, dirinya menemukan teknik khusus yang berbeda.
Gonzalez dan tim menemukan senyawa langka, plumbonacrite, dalam sebuah fragmen lapisan pertama karya ikonik tersebut. Temuan ini pun menjawab kecurigaan banyak ahli.
Leonardo diyakini menggunakan bubuk timbal oksida untuk mengentalkan dan membantu mengeringkan catnya. Untuk gunpalan cat dari lapisan dasarnya ia menggunakan teknik berbeda.

BACA JUGA:
AS Kembalikan 250 Artefak Kuno yang Dicuri ke Italia, Pot hingga Lukisan Berusia 3.000 Tahun

Para peneliti menemukan bahwa lapisan dasar tidak terlihat dengan mata telanjang, hanya selebar rambut manusia. Dan diketahui bahwa lapisan berasal dari tepi kanan atas lukisan.
Leonardo juga diketahui melarutkan bubuk timbal oksida, yang berwarna oranye, dalam minyak biji rami atau kenari dengan cara memanaskan campuran tersebut untuk membuat pasta yang lebih kental dan lebih cepat kering.
Dengan menggunakan synchrotron, mesin besar yang mempercepat partikel hingga hampir mencapai kecepatan cahaya, para peneliti menganalisis komposisi kimia fragmen tersebut pada tingkat atom.Hal ini memungkinkan para peneliti untuk mengatakan dengan lebih pasti bahwa Leonardo kemungkinan menggunakan bubuk tersebut dalam pembuatan cat buatannya.
&quot;Plumbonacrite benar-benar merupakan sidik jari dari resepnya. Ini pertama kalinya kami benar-benar dapat memastikannya secara kimiawi,&quot; ujar Gonzalez.

BACA JUGA:
Kenapa Lukisan Mona Lisa Sangat Terkenal dan Begitu Berharga?

Penemuan ini memberi tahu bahwa resep-resep tersebut telah diwariskan selama berabad-abad. Bahkan dengan terobosan ini, Gonzalez mengatakan masih banyak lagi rahasia tersembunyi yang bisa ditemukan dalam karya Leonardo.&amp;nbsp;
&quot;Kami baru menyentuh permukaannya saja. Apa yang kami sampaikan hanyalah sedikit pengetahuan,&quot; pungkas Gonzalez.</content:encoded></item></channel></rss>
