<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Tantangan Pabrikan Mobil China yang Mulai Masuk Pasar Indonesia</title><description>Persaingan industri otomotif Indonesia makin ketat dengan banyaknya brand asal China yang masuk ke Tanah Air.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/09/52/2897917/ini-tantangan-pabrikan-mobil-china-yang-mulai-masuk-pasar-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/09/52/2897917/ini-tantangan-pabrikan-mobil-china-yang-mulai-masuk-pasar-indonesia"/><item><title>Ini Tantangan Pabrikan Mobil China yang Mulai Masuk Pasar Indonesia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/09/52/2897917/ini-tantangan-pabrikan-mobil-china-yang-mulai-masuk-pasar-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/09/52/2897917/ini-tantangan-pabrikan-mobil-china-yang-mulai-masuk-pasar-indonesia</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2023 20:47 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/09/52/2897917/ini-tantangan-pabrikan-mobil-china-yang-mulai-masuk-pasar-indonesia-cLeWlERg0O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil listrik. (Doc. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/09/52/2897917/ini-tantangan-pabrikan-mobil-china-yang-mulai-masuk-pasar-indonesia-cLeWlERg0O.jpg</image><title>Ilustrasi mobil listrik. (Doc. Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS82LzE3MTkwNC81L3g4b29yZnk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Persaingan industri otomotif Indonesia makin ketat dengan banyaknya brand asal China yang masuk ke Tanah Air.
Itu bisa terlihat pada ajang GIIAS 2023, di mana sejumlah brand baru asal Tiongkok memamerkan beragam model andalan mereka.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Mobil Bekas Honda CR-V 2008 dan 2009

Ancaman terbesar adalah produsen asal China berani memberikan harga yang lebih murah dengan kualitas yang sama dibandingkan merek lainnya. Bahkan, ini juga mengancam brand asal China lainnya yang lebih dulu mengaspal di Indonesia.
Dian Asmahani, Brand &amp;amp; Marketing Director Wuling Motors mengaku senang karena ada banyak merek asal China yang masuk ke Indonesia.
Menurutnya ini juga membuktikan bahwa mobil China sudah mulai diterima konsumen Tanah Air.
&amp;ldquo;Konsumen jadi diuntungkan, pilihan lebih banyak. Kompetisi itu di antara industri otomotif, satu yang paling diuntungkan adalah konsumen, pasti. Semua brand berlomba-lomba memberikan harga yang terbaik,&amp;rdquo; kata Dian, beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Viral! Mobil Dinas Suzuki Grand Vitara Hantam Tiang Lampu, Kok Kondisinya Masih Mulus?

Namun, Dian mengakui tantangan yang dihadapi akan jauh lebih berat karena sejumlah brand asal China membawa kendaraan dengan model terkini. Terlebih soal harga yang dibanderol cukup terjangkau, yang dapat memikat konsumen di Indonesi.
&amp;ldquo;Tantangan pasti ada. Tapi kalau kita bicara kacamata besar, yang jelas dari sisi kita sama-sama berlomba-lomba untuk memenangkan hati konsumen Indonesia seperti apa,&amp;rdquo; ujar Dian.
&amp;ldquo;Tapi masing brand punya strategi sendiri, apakah dari sisi produk, harga, apakah itu dari sisi layanan, banyak hal yang diunggulkan. Wuling cukup percaya dengan produk yang dikeluarkan oleh Wuling,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
Daftar Penjualan Mobil Listrik di Dunia, Pabrikan China Mendominasi

Lebih lanjut, Dian menegaskan Wuling saat ini percaya lini model yang dipasarkan cukup untuk membawa posisi mereka kuat di pasar. Itu terlihat dari sambutan hangat pada sejumlah model yang ditawarkan.
&amp;ldquo;Saat ini Almaz RS dan Almaz Hybrid yang terbaru, itu juga bisa memenangkan hati konsumen Indonesia. (Semua akan China pada waktunya?) Saya tidak bisa ngomong, itu konsumen yang memutuskan,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS82LzE3MTkwNC81L3g4b29yZnk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Persaingan industri otomotif Indonesia makin ketat dengan banyaknya brand asal China yang masuk ke Tanah Air.
Itu bisa terlihat pada ajang GIIAS 2023, di mana sejumlah brand baru asal Tiongkok memamerkan beragam model andalan mereka.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Mobil Bekas Honda CR-V 2008 dan 2009

Ancaman terbesar adalah produsen asal China berani memberikan harga yang lebih murah dengan kualitas yang sama dibandingkan merek lainnya. Bahkan, ini juga mengancam brand asal China lainnya yang lebih dulu mengaspal di Indonesia.
Dian Asmahani, Brand &amp;amp; Marketing Director Wuling Motors mengaku senang karena ada banyak merek asal China yang masuk ke Indonesia.
Menurutnya ini juga membuktikan bahwa mobil China sudah mulai diterima konsumen Tanah Air.
&amp;ldquo;Konsumen jadi diuntungkan, pilihan lebih banyak. Kompetisi itu di antara industri otomotif, satu yang paling diuntungkan adalah konsumen, pasti. Semua brand berlomba-lomba memberikan harga yang terbaik,&amp;rdquo; kata Dian, beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Viral! Mobil Dinas Suzuki Grand Vitara Hantam Tiang Lampu, Kok Kondisinya Masih Mulus?

Namun, Dian mengakui tantangan yang dihadapi akan jauh lebih berat karena sejumlah brand asal China membawa kendaraan dengan model terkini. Terlebih soal harga yang dibanderol cukup terjangkau, yang dapat memikat konsumen di Indonesi.
&amp;ldquo;Tantangan pasti ada. Tapi kalau kita bicara kacamata besar, yang jelas dari sisi kita sama-sama berlomba-lomba untuk memenangkan hati konsumen Indonesia seperti apa,&amp;rdquo; ujar Dian.
&amp;ldquo;Tapi masing brand punya strategi sendiri, apakah dari sisi produk, harga, apakah itu dari sisi layanan, banyak hal yang diunggulkan. Wuling cukup percaya dengan produk yang dikeluarkan oleh Wuling,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
Daftar Penjualan Mobil Listrik di Dunia, Pabrikan China Mendominasi

Lebih lanjut, Dian menegaskan Wuling saat ini percaya lini model yang dipasarkan cukup untuk membawa posisi mereka kuat di pasar. Itu terlihat dari sambutan hangat pada sejumlah model yang ditawarkan.
&amp;ldquo;Saat ini Almaz RS dan Almaz Hybrid yang terbaru, itu juga bisa memenangkan hati konsumen Indonesia. (Semua akan China pada waktunya?) Saya tidak bisa ngomong, itu konsumen yang memutuskan,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
