<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saingi Starlink, Amazon Luncurkan Satelit Internet Kuiper</title><description>Amazon meluncurkan sepasang satelit uji coba pertama mereka yang diberi nama Project Kuiper.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/08/54/2897177/saingi-starlink-amazon-luncurkan-satelit-internet-kuiper</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/08/54/2897177/saingi-starlink-amazon-luncurkan-satelit-internet-kuiper"/><item><title>Saingi Starlink, Amazon Luncurkan Satelit Internet Kuiper</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/08/54/2897177/saingi-starlink-amazon-luncurkan-satelit-internet-kuiper</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/08/54/2897177/saingi-starlink-amazon-luncurkan-satelit-internet-kuiper</guid><pubDate>Minggu 08 Oktober 2023 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Saliki Dwi Saputra </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/08/54/2897177/saingi-starlink-amazon-luncurkan-satelit-internet-kuiper-zinv0Bi413.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Peluncuran satelit uji coba miliki Amazon (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/08/54/2897177/saingi-starlink-amazon-luncurkan-satelit-internet-kuiper-zinv0Bi413.JPG</image><title>Peluncuran satelit uji coba miliki Amazon (Foto: Reuters)</title></images><description>FLORIDA - Amazon meluncurkan sepasang satelit uji coba pertama mereka yang diberi nama Project Kuiper. Peluncuran satelit internet itu berlangsung di Cape Canaveral Space Force Station, Florida, Amerika Serikat pada Jumat (6/10/2023) waktu setempat.
Peluncuran ini sekaligus menjadi langkah Amazon untuk bersaing dengan layanan internet berbasis satelit, Starlink, yang merupakan anak perusahaan dari SpaceX milik Elon Musk.
Dikutip dari Reuters, Minggu (8/10/2023), Project Kuiper merupakan misi luar angkasa Amazon utnuk memperkuat layanan mereka sebagai salah satu raksasa e-commerce terbesar di dunia.

BACA JUGA:
Menkominfo: Starlink Beroperasi di Indonesia Awal 2024, tapi...

Nantinya mereka mereka menargetkan akan melepas 3.236 satelit tambahan di orbit Bumi dalam beberapa tahun ke depan. Jika berjalan lancar, Amazon juga akan mulai menawarkan layanan internet secara global seperti halnya Starlink yang telah menargetkan meluncurkan 5.000 satelit.
Akan tetapi upaya Amazon tidak serta merta lurus-lurus saja. Mereka sebelumnya harus susah payah mendapatlkan izin dari FCC (Federal Communications Commission) sebelum benar-benar meluncurkan satelit prototipe tersebut.
Satelit yang diberinama KuiperSat-1 dan KuiperSat-2 itu rencannya akan diluncurkan awal tahun lalu dengan roket milik ABL Space System. Sayang perusahaan tersebut gagal diluncurkan.

BACA JUGA:
Starlink akan Masuk Indonesia, APJII: Penyedia Layanan Internet Gelisah!

Amazon menyebut telah menginvestasikan 10 miliar dolar AS ke Project Kuiper sejak tahun 2019. Namun kompetitor Amazon bukan hanya Starlink, masih ada Telesat dari Kanada dan OneWeb dari Prancis.
Tentunya menarik untuk ditunggu bagaimana kehadiran layanan internet satelit milik Amazon tersebut. Mengingat belum jelas seperti apa penawaran yang akan mereka lakukan.</description><content:encoded>FLORIDA - Amazon meluncurkan sepasang satelit uji coba pertama mereka yang diberi nama Project Kuiper. Peluncuran satelit internet itu berlangsung di Cape Canaveral Space Force Station, Florida, Amerika Serikat pada Jumat (6/10/2023) waktu setempat.
Peluncuran ini sekaligus menjadi langkah Amazon untuk bersaing dengan layanan internet berbasis satelit, Starlink, yang merupakan anak perusahaan dari SpaceX milik Elon Musk.
Dikutip dari Reuters, Minggu (8/10/2023), Project Kuiper merupakan misi luar angkasa Amazon utnuk memperkuat layanan mereka sebagai salah satu raksasa e-commerce terbesar di dunia.

BACA JUGA:
Menkominfo: Starlink Beroperasi di Indonesia Awal 2024, tapi...

Nantinya mereka mereka menargetkan akan melepas 3.236 satelit tambahan di orbit Bumi dalam beberapa tahun ke depan. Jika berjalan lancar, Amazon juga akan mulai menawarkan layanan internet secara global seperti halnya Starlink yang telah menargetkan meluncurkan 5.000 satelit.
Akan tetapi upaya Amazon tidak serta merta lurus-lurus saja. Mereka sebelumnya harus susah payah mendapatlkan izin dari FCC (Federal Communications Commission) sebelum benar-benar meluncurkan satelit prototipe tersebut.
Satelit yang diberinama KuiperSat-1 dan KuiperSat-2 itu rencannya akan diluncurkan awal tahun lalu dengan roket milik ABL Space System. Sayang perusahaan tersebut gagal diluncurkan.

BACA JUGA:
Starlink akan Masuk Indonesia, APJII: Penyedia Layanan Internet Gelisah!

Amazon menyebut telah menginvestasikan 10 miliar dolar AS ke Project Kuiper sejak tahun 2019. Namun kompetitor Amazon bukan hanya Starlink, masih ada Telesat dari Kanada dan OneWeb dari Prancis.
Tentunya menarik untuk ditunggu bagaimana kehadiran layanan internet satelit milik Amazon tersebut. Mengingat belum jelas seperti apa penawaran yang akan mereka lakukan.</content:encoded></item></channel></rss>
