<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aturan China Bikin Apple Ketar-ketir Urus Izin Aplikasi di App Store</title><description>Untuk mendapatkan lisensi, sejumlah aplikasi harus mempertahankan kehadirannya di China jika tidak ingin aplikasi tersebut dihapus.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/04/54/2894645/aturan-china-bikin-apple-ketar-ketir-urus-izin-aplikasi-di-app-store</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/04/54/2894645/aturan-china-bikin-apple-ketar-ketir-urus-izin-aplikasi-di-app-store"/><item><title>Aturan China Bikin Apple Ketar-ketir Urus Izin Aplikasi di App Store</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/04/54/2894645/aturan-china-bikin-apple-ketar-ketir-urus-izin-aplikasi-di-app-store</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/04/54/2894645/aturan-china-bikin-apple-ketar-ketir-urus-izin-aplikasi-di-app-store</guid><pubDate>Rabu 04 Oktober 2023 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/04/54/2894645/aturan-china-bikin-apple-ketar-ketir-urus-izin-aplikasi-di-app-store-0jHDSjnW1h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Apple Store di China (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/04/54/2894645/aturan-china-bikin-apple-ketar-ketir-urus-izin-aplikasi-di-app-store-0jHDSjnW1h.jpg</image><title>Apple Store di China (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNS85LzE1ODE1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEIJING - Peraturan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China mewajibkan seluruh aplikasi memiliki nomor pengarsipan Penyedia Konten Internet (ICP) yang valid. Aturan ini pun membuat Apple ketar-ketir untuk mengurus sejumlah aplikasi di App Store.
Seperti diketahui, sebelumnya China memang memperketat aturan tersebut agar masyakaratnya menggunakan aplikasi dalam negeri. Beberapa aplikasi populer pun tidak luput dari perhatian pemerintah Negeri Tirai Bambu.

BACA JUGA:
Apple Sebut 3 Penyebab Overheat di iPhone 15, Salah Satunya Gara-Gara Instagram

Sebut saja Instagram, Facebook, hingga X, harus mengalami dampaknya. Akan tetapi sejumlah pengguna Apple sempat mengakalinya dengan menggunakan VPN. Namun cara tersebut akhirnya tetap tidak luput dari perhatian MIIT.
Sebagaimana dihimpun dari Techspot, Rabu (4/10/2023), China kini mewajibkan aplikasi untuk mencantumkan nomor pengajuan ICP dalam deskripsinya. Dan untuk mendapatkan lisensi ICP, aplikasi harus mempertahankan kehadirannya di China. Persyaratan ini pada dasarnya mengecualikan sebagian besar judul di App Store.

BACA JUGA:
Apple Temukan Sebab Masalah iPhone 15 Cepat Panas, Ini Solusinya!

&quot;Untuk mematuhi peraturan baru, pengembang aplikasi sekarang harus memiliki perusahaan di China atau bekerja sama dengan penerbit lokal,&amp;rdquo; Rich Bishop, salah satu pendiri perusahaan penerbitan aplikasi AppInChina.
Persyaratan ICP sendiri hanyalah puncak gunung es terkait peraturan aplikasi seluler di China. Menurut halaman dukungan pengembang Apple, selain dokumentasi ICP, aplikasi yang ingin dijual di China mungkin juga harus mendapatkan lisensi tambahan.China memiliki sejarah panjang dengan Apple dan negara-negara lain dalam mengatur konten internet dan aplikasi secara berlebihan. Pada tahun 2016, Apple harus menutup iTunes, Film, dan iBook.

BACA JUGA:
China Minta Apple Hapus Instagram Cs dari App Store, Masih Sentimen?

Pada tahun 2017, mereka juga harus menghapus aplikasi VPN. Pada bulan Agustus 2018, mereka menghapus 25.000 aplikasi yang termasuk dalam definisi &amp;ldquo;perjudian&amp;rdquo; di China.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wNS85LzE1ODE1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEIJING - Peraturan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China mewajibkan seluruh aplikasi memiliki nomor pengarsipan Penyedia Konten Internet (ICP) yang valid. Aturan ini pun membuat Apple ketar-ketir untuk mengurus sejumlah aplikasi di App Store.
Seperti diketahui, sebelumnya China memang memperketat aturan tersebut agar masyakaratnya menggunakan aplikasi dalam negeri. Beberapa aplikasi populer pun tidak luput dari perhatian pemerintah Negeri Tirai Bambu.

BACA JUGA:
Apple Sebut 3 Penyebab Overheat di iPhone 15, Salah Satunya Gara-Gara Instagram

Sebut saja Instagram, Facebook, hingga X, harus mengalami dampaknya. Akan tetapi sejumlah pengguna Apple sempat mengakalinya dengan menggunakan VPN. Namun cara tersebut akhirnya tetap tidak luput dari perhatian MIIT.
Sebagaimana dihimpun dari Techspot, Rabu (4/10/2023), China kini mewajibkan aplikasi untuk mencantumkan nomor pengajuan ICP dalam deskripsinya. Dan untuk mendapatkan lisensi ICP, aplikasi harus mempertahankan kehadirannya di China. Persyaratan ini pada dasarnya mengecualikan sebagian besar judul di App Store.

BACA JUGA:
Apple Temukan Sebab Masalah iPhone 15 Cepat Panas, Ini Solusinya!

&quot;Untuk mematuhi peraturan baru, pengembang aplikasi sekarang harus memiliki perusahaan di China atau bekerja sama dengan penerbit lokal,&amp;rdquo; Rich Bishop, salah satu pendiri perusahaan penerbitan aplikasi AppInChina.
Persyaratan ICP sendiri hanyalah puncak gunung es terkait peraturan aplikasi seluler di China. Menurut halaman dukungan pengembang Apple, selain dokumentasi ICP, aplikasi yang ingin dijual di China mungkin juga harus mendapatkan lisensi tambahan.China memiliki sejarah panjang dengan Apple dan negara-negara lain dalam mengatur konten internet dan aplikasi secara berlebihan. Pada tahun 2016, Apple harus menutup iTunes, Film, dan iBook.

BACA JUGA:
China Minta Apple Hapus Instagram Cs dari App Store, Masih Sentimen?

Pada tahun 2017, mereka juga harus menghapus aplikasi VPN. Pada bulan Agustus 2018, mereka menghapus 25.000 aplikasi yang termasuk dalam definisi &amp;ldquo;perjudian&amp;rdquo; di China.</content:encoded></item></channel></rss>
