<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>APJII Singgung Pemerataan Internet di Indonesia Lebih Penting Ketimbang Kejar Kualitas</title><description>&quot;Jangan ngomongin kualitas dulu, yang penting rata. Setelah jumlah pengguna meningkat, baru kita bisa improve,&quot; sebut Ketua Umum APJII.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/03/54/2893746/apjii-singgung-pemerataan-internet-di-indonesia-lebih-penting-ketimbang-kejar-kualitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/03/54/2893746/apjii-singgung-pemerataan-internet-di-indonesia-lebih-penting-ketimbang-kejar-kualitas"/><item><title>APJII Singgung Pemerataan Internet di Indonesia Lebih Penting Ketimbang Kejar Kualitas</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/03/54/2893746/apjii-singgung-pemerataan-internet-di-indonesia-lebih-penting-ketimbang-kejar-kualitas</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/03/54/2893746/apjii-singgung-pemerataan-internet-di-indonesia-lebih-penting-ketimbang-kejar-kualitas</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2023 07:03 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/03/54/2893746/apjii-singgung-pemerataan-internet-di-indonesia-lebih-penting-ketimbang-kejar-kualitas-AIz4AsLPiN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diskusi Selular Business Forum 2023 (Foto: Tangguh Yudha/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/03/54/2893746/apjii-singgung-pemerataan-internet-di-indonesia-lebih-penting-ketimbang-kejar-kualitas-AIz4AsLPiN.jpg</image><title>Diskusi Selular Business Forum 2023 (Foto: Tangguh Yudha/MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy80LzEyNDAyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kurangnya pemerataan internet di Indonesia menjadi sorotan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Pasalnya di Indonesia masih banyak yang lebih fokus kepada kualitasnya, bukan pemerataannya.&amp;nbsp;
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum APJII, Muhammad Arif. Dirinya menyebut pemerataan internet inilah yang perlu difokuskan sehingga semua masyarakat bisa menikmati layanan internet.

&quot;Jangan ngomongin kualitas dulu, yang penting rata. Setelah jumlah pengguna meningkat, baru kita bisa improve,&quot; katanya dalam acara Selular Business Forum (SBF) 2023 yang digelar di Jakarta Selatan, Senin (2/10/2023).&amp;nbsp;
Arif menjelaskan bahwa pemerataan jaringan internet yang belum baik menjadi salah satu penyebab kecepatan internet di Indonesia masih berada jauh dari negara-negara lainnya, termasuk di kawasan ASEAN sekalipun.

BACA JUGA:
Starlink akan Masuk Indonesia, APJII: Penyedia Layanan Internet Gelisah!

Sekadar informasi, Indonesia saat ini berada di peringkat ke-96 secara global, dan hal ini diperparah karena Indonesia merupakan wilayah kepulauan dengan kondisi geografis yang luas dan menantang.&amp;nbsp;
&quot;Indonesia sebenarnya kreatif karena modal dan perangkat yang dimiliki hanya seadanya. Tapi sayang setiap pemangku kepentigan punya program sendiri-sendiri, yang tidak dilihat dengan kebutuhan yang ada,&quot; ujarnya.Lebih lanjut, Arif menyebut butuh satu roadmap yang jelas dari Pemerintah untuk bisa mendongkrak naik penetrasi internet di Tanah Air secara signifikan. Menurutnya pemerintah perlu roadmap yang lebih menyeluruh.

BACA JUGA:
Layanan Internet Berbasis Satelit, Pakar: Salah Kalau Starlink Punya Biaya Murah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pemerintah sendiri tidak hanya berpangku tangan. Terbaru layanan internet satelit milik Elon Musk, Starlink dikabarkan akan segera masuk ke pasar Indonesia.
Meski masih melahirkan pro kontra di masyarakat, namun kehadiran Starlink diharapkan mampu memberikan layanan internet di pelosok Indonesia yang belum memiliki jaringan internet.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy80LzEyNDAyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kurangnya pemerataan internet di Indonesia menjadi sorotan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Pasalnya di Indonesia masih banyak yang lebih fokus kepada kualitasnya, bukan pemerataannya.&amp;nbsp;
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum APJII, Muhammad Arif. Dirinya menyebut pemerataan internet inilah yang perlu difokuskan sehingga semua masyarakat bisa menikmati layanan internet.

&quot;Jangan ngomongin kualitas dulu, yang penting rata. Setelah jumlah pengguna meningkat, baru kita bisa improve,&quot; katanya dalam acara Selular Business Forum (SBF) 2023 yang digelar di Jakarta Selatan, Senin (2/10/2023).&amp;nbsp;
Arif menjelaskan bahwa pemerataan jaringan internet yang belum baik menjadi salah satu penyebab kecepatan internet di Indonesia masih berada jauh dari negara-negara lainnya, termasuk di kawasan ASEAN sekalipun.

BACA JUGA:
Starlink akan Masuk Indonesia, APJII: Penyedia Layanan Internet Gelisah!

Sekadar informasi, Indonesia saat ini berada di peringkat ke-96 secara global, dan hal ini diperparah karena Indonesia merupakan wilayah kepulauan dengan kondisi geografis yang luas dan menantang.&amp;nbsp;
&quot;Indonesia sebenarnya kreatif karena modal dan perangkat yang dimiliki hanya seadanya. Tapi sayang setiap pemangku kepentigan punya program sendiri-sendiri, yang tidak dilihat dengan kebutuhan yang ada,&quot; ujarnya.Lebih lanjut, Arif menyebut butuh satu roadmap yang jelas dari Pemerintah untuk bisa mendongkrak naik penetrasi internet di Tanah Air secara signifikan. Menurutnya pemerintah perlu roadmap yang lebih menyeluruh.

BACA JUGA:
Layanan Internet Berbasis Satelit, Pakar: Salah Kalau Starlink Punya Biaya Murah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pemerintah sendiri tidak hanya berpangku tangan. Terbaru layanan internet satelit milik Elon Musk, Starlink dikabarkan akan segera masuk ke pasar Indonesia.
Meski masih melahirkan pro kontra di masyarakat, namun kehadiran Starlink diharapkan mampu memberikan layanan internet di pelosok Indonesia yang belum memiliki jaringan internet.</content:encoded></item></channel></rss>
