<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini yang Ditemukan Kapsul Asteroid Milik NASA yang Pulang ke Bumi</title><description>Dalam laporan terbaru, NASA ternyata tidak hanya menemui bebatuan asteroid dari misi OSIRIS-REx.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/56/2892793/ini-yang-ditemukan-kapsul-asteroid-milik-nasa-yang-pulang-ke-bumi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/56/2892793/ini-yang-ditemukan-kapsul-asteroid-milik-nasa-yang-pulang-ke-bumi"/><item><title>Ini yang Ditemukan Kapsul Asteroid Milik NASA yang Pulang ke Bumi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/56/2892793/ini-yang-ditemukan-kapsul-asteroid-milik-nasa-yang-pulang-ke-bumi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/56/2892793/ini-yang-ditemukan-kapsul-asteroid-milik-nasa-yang-pulang-ke-bumi</guid><pubDate>Minggu 01 Oktober 2023 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/01/56/2892793/ini-yang-ditemukan-kapsul-asteroid-milik-nasa-yang-pulang-ke-bumi-5fFPjAv0m7.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kapsul OSIRIS-Rex (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/01/56/2892793/ini-yang-ditemukan-kapsul-asteroid-milik-nasa-yang-pulang-ke-bumi-5fFPjAv0m7.JPG</image><title>Kapsul OSIRIS-Rex (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xMi8xLzE1MTg2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PULANGNYA kapsul asteroid milik NASA ke Bumi masih membuat sejumlah pihak penasaran. Mayoritas dari mereka pun ingin mengetahui material apa yang dibawa oleh kapsul tersebtu.
Dalam laporan terbaru, NASA ternyata tidak hanya menemui bebatuan asteroid di kapsul tersebut. Mereka juga menemukan debu hitam dan sejumlah puing-puing di dek avionik kapsul asteroid.

BACA JUGA:
NASA Prediksi Asteroid Setara 24 Bom Atom akan Hantam Bumi

&quot;Debu tersebut diduga merupakan bagian dari sampel tersebut. Analisa akan dilakukan, ini sudah akan menjadi bagian dari prosedur kurasi,&quot;kata juru bicara Johnson Space Center NASA seperti dikutip dari Fox News, Minggu (1/10/2023).
Untuk diketahui, sampel asteroid sendiri dikumpulkan dalam misi OSIRIS-REx (Origins, Spectral Interpretation, Resource Identification and Security Regolith Explorer) NASA yang telah sukses dilaksanakan.

BACA JUGA:
Robot Milik NASA Jalani Misi Pertama Sebagai Pekerja Tambang Minyak

Sejumlah sampel batuan dan debu yang dikumpulkan dari asteroid bernama Bennu telah mendarat di Bumi. Misi OSIRIS-REx sendiri sudah dilangsungkan sejak tanggal 8 September 2016 silam.
Tujuan dari misi ini adalah untuk berkenalan dengan asteroid Bennu, mengumpulkan sampel dari permukaannya, dan membawanya ke Bumi dalam waktu sekitar tujuh tahun.Bennu ditemukan pada tahun 1999 sebagai bagian dari survei asteroid dekat Bumi yang dilakukan oleh Lincoln Near-Earth Asteroid Research (LINEAR). Kehadiran Bennu cukup mengkhawatirkan karena kemungkinan akan mengalami tabrakan dengan Bumi antara tahun 2178 dan 2290.

BACA JUGA:
NASA Bawa Sampel Asteroid Luar Angkasa ke Bumi, Usianya 4,5 Miliar Tahun!

Dengan ancaman yang akan dibawa oleh Bennu, para ilmuwan merasa penting untuk mempelajari seperti apa asteroid tersebut. Untuk itu dilakukan penelitian dengan meluncurkan misi OSIRIS-REx guna mempelajari lebih lanjut mengenai situasi tersebut.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xMi8xLzE1MTg2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PULANGNYA kapsul asteroid milik NASA ke Bumi masih membuat sejumlah pihak penasaran. Mayoritas dari mereka pun ingin mengetahui material apa yang dibawa oleh kapsul tersebtu.
Dalam laporan terbaru, NASA ternyata tidak hanya menemui bebatuan asteroid di kapsul tersebut. Mereka juga menemukan debu hitam dan sejumlah puing-puing di dek avionik kapsul asteroid.

BACA JUGA:
NASA Prediksi Asteroid Setara 24 Bom Atom akan Hantam Bumi

&quot;Debu tersebut diduga merupakan bagian dari sampel tersebut. Analisa akan dilakukan, ini sudah akan menjadi bagian dari prosedur kurasi,&quot;kata juru bicara Johnson Space Center NASA seperti dikutip dari Fox News, Minggu (1/10/2023).
Untuk diketahui, sampel asteroid sendiri dikumpulkan dalam misi OSIRIS-REx (Origins, Spectral Interpretation, Resource Identification and Security Regolith Explorer) NASA yang telah sukses dilaksanakan.

BACA JUGA:
Robot Milik NASA Jalani Misi Pertama Sebagai Pekerja Tambang Minyak

Sejumlah sampel batuan dan debu yang dikumpulkan dari asteroid bernama Bennu telah mendarat di Bumi. Misi OSIRIS-REx sendiri sudah dilangsungkan sejak tanggal 8 September 2016 silam.
Tujuan dari misi ini adalah untuk berkenalan dengan asteroid Bennu, mengumpulkan sampel dari permukaannya, dan membawanya ke Bumi dalam waktu sekitar tujuh tahun.Bennu ditemukan pada tahun 1999 sebagai bagian dari survei asteroid dekat Bumi yang dilakukan oleh Lincoln Near-Earth Asteroid Research (LINEAR). Kehadiran Bennu cukup mengkhawatirkan karena kemungkinan akan mengalami tabrakan dengan Bumi antara tahun 2178 dan 2290.

BACA JUGA:
NASA Bawa Sampel Asteroid Luar Angkasa ke Bumi, Usianya 4,5 Miliar Tahun!

Dengan ancaman yang akan dibawa oleh Bennu, para ilmuwan merasa penting untuk mempelajari seperti apa asteroid tersebut. Untuk itu dilakukan penelitian dengan meluncurkan misi OSIRIS-REx guna mempelajari lebih lanjut mengenai situasi tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
