<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ilmuwan China Ogah Akui Pendaratan Chandrayaan-3 India di Kutub Selatan Bulan</title><description>Ilmuwan bernama&amp;nbsp;Ouyang Ziyuan meragukan pendaratan Chandrayaan-3 Vikram Lander di kutub selatan Bulan. Ini alasannya!</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/56/2892755/ilmuwan-china-ogah-akui-pendaratan-chandrayaan-3-india-di-kutub-selatan-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/56/2892755/ilmuwan-china-ogah-akui-pendaratan-chandrayaan-3-india-di-kutub-selatan-bulan"/><item><title>Ilmuwan China Ogah Akui Pendaratan Chandrayaan-3 India di Kutub Selatan Bulan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/56/2892755/ilmuwan-china-ogah-akui-pendaratan-chandrayaan-3-india-di-kutub-selatan-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/56/2892755/ilmuwan-china-ogah-akui-pendaratan-chandrayaan-3-india-di-kutub-selatan-bulan</guid><pubDate>Minggu 01 Oktober 2023 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/01/56/2892755/ilmuwan-china-ogah-akui-pendaratan-chandrayaan-3-india-di-kutub-selatan-bulan-yR3kevuc7W.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Chandrayaan-3 sukses mendarat di bulan (Foto: ISRO)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/01/56/2892755/ilmuwan-china-ogah-akui-pendaratan-chandrayaan-3-india-di-kutub-selatan-bulan-yR3kevuc7W.jpeg</image><title>Chandrayaan-3 sukses mendarat di bulan (Foto: ISRO)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMi8xLzE3MDA0My81L3g4bm8wemE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEORANG&amp;nbsp;ilmuwan asal China, Ouyang Ziyuan meragukan pendaratan Chandrayaan-3 Vikram Lander milik India di kutub selatan Bulan beberapa waktu lalu.
Hal itu dia sampaikan dalam sebuah surat kabar di China. Science Times, Minggu (1/10/2023) mengabarkan bahwa sang ilmuwan menyebut bahwa pendaratan India berada jauh dari Kutub Selatan Bulan. Menurutnya, India hanya berada pada 69 derajat lintang selatan.

BACA JUGA:
Misi Luar Angkasa Luna-25 Rusia Alami Kegagagalan Setelah Jatuh Hantam Permukaan Bulan

Ziyuan menilai pesawat pendaratan Chandrayaan-3 tidak sah jika disebut berhasil mendarat di Kutub Selatan Bulan. Pasalnya Kutub Selatan dimulai sekitar garis lintang 88,5 dan 90 derajat.&amp;nbsp;
Dia melanjutkan dengan membual tentang program luar angkasa China. Di mana disebutkan olehnya bahwa program luar angkasa China telah mampu melakukan manuver yang belum dapat dilakukan India.

BACA JUGA:
Inggris Kembangkan Laser Lebih Terang dari Matahari

&quot;China telah mampu mengirim pengorbit dan pendarat langsung ke orbit transfer bumi-bulan sejak peluncuran Chang&amp;rsquo;e-2 pada tahun 2010, sebuah manuver yang belum dapat dilakukan India mengingat terbatasnya kapasitas kendaraan peluncurannya,&amp;rdquo; katanya.
Meskipun pernyataan Ziyuan ada benarnya, namun soal pendaratan tersebut bukanlah sesuatu yang diklaim oleh Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO).ISRO menegaskan bahwa negara-negara yang mendarat lebih dekat dengan Kutub Selatan dibandingkan negara lain, itu bisa disebut lebih tepatnya mendarat di Kutub Selatan.

BACA JUGA:
Akal Bulus Apple Singkirkan Google Search di iPhone

Ini adalah pencapaian yang mengesankan dan sebuah misi yang telah memberi tahu kita tentang susunan kimiawi yang menarik dari tanah bulan, meskipun lokasinya bukan di Kutub Selatan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMi8xLzE3MDA0My81L3g4bm8wemE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEORANG&amp;nbsp;ilmuwan asal China, Ouyang Ziyuan meragukan pendaratan Chandrayaan-3 Vikram Lander milik India di kutub selatan Bulan beberapa waktu lalu.
Hal itu dia sampaikan dalam sebuah surat kabar di China. Science Times, Minggu (1/10/2023) mengabarkan bahwa sang ilmuwan menyebut bahwa pendaratan India berada jauh dari Kutub Selatan Bulan. Menurutnya, India hanya berada pada 69 derajat lintang selatan.

BACA JUGA:
Misi Luar Angkasa Luna-25 Rusia Alami Kegagagalan Setelah Jatuh Hantam Permukaan Bulan

Ziyuan menilai pesawat pendaratan Chandrayaan-3 tidak sah jika disebut berhasil mendarat di Kutub Selatan Bulan. Pasalnya Kutub Selatan dimulai sekitar garis lintang 88,5 dan 90 derajat.&amp;nbsp;
Dia melanjutkan dengan membual tentang program luar angkasa China. Di mana disebutkan olehnya bahwa program luar angkasa China telah mampu melakukan manuver yang belum dapat dilakukan India.

BACA JUGA:
Inggris Kembangkan Laser Lebih Terang dari Matahari

&quot;China telah mampu mengirim pengorbit dan pendarat langsung ke orbit transfer bumi-bulan sejak peluncuran Chang&amp;rsquo;e-2 pada tahun 2010, sebuah manuver yang belum dapat dilakukan India mengingat terbatasnya kapasitas kendaraan peluncurannya,&amp;rdquo; katanya.
Meskipun pernyataan Ziyuan ada benarnya, namun soal pendaratan tersebut bukanlah sesuatu yang diklaim oleh Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO).ISRO menegaskan bahwa negara-negara yang mendarat lebih dekat dengan Kutub Selatan dibandingkan negara lain, itu bisa disebut lebih tepatnya mendarat di Kutub Selatan.

BACA JUGA:
Akal Bulus Apple Singkirkan Google Search di iPhone

Ini adalah pencapaian yang mengesankan dan sebuah misi yang telah memberi tahu kita tentang susunan kimiawi yang menarik dari tanah bulan, meskipun lokasinya bukan di Kutub Selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
