<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Silang.id Luncurkan Fitur VRS untuk Jembatani Aksesibilitas Teman Tuli dan Teman Dengar   </title><description>Silang.id meluncurkan fitur VRS untuk menjembatani aksesibilitas teman tuli dan teman dengar.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/54/2892687/silang-id-luncurkan-fitur-vrs-untuk-jembatani-aksesibilitas-teman-tuli-dan-teman-dengar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/54/2892687/silang-id-luncurkan-fitur-vrs-untuk-jembatani-aksesibilitas-teman-tuli-dan-teman-dengar"/><item><title>Silang.id Luncurkan Fitur VRS untuk Jembatani Aksesibilitas Teman Tuli dan Teman Dengar   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/54/2892687/silang-id-luncurkan-fitur-vrs-untuk-jembatani-aksesibilitas-teman-tuli-dan-teman-dengar</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/10/01/54/2892687/silang-id-luncurkan-fitur-vrs-untuk-jembatani-aksesibilitas-teman-tuli-dan-teman-dengar</guid><pubDate>Minggu 01 Oktober 2023 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/01/54/2892687/silang-id-luncurkan-fitur-vrs-untuk-jembatani-aksesibilitas-teman-tuli-dan-teman-dengar-ms8Bea5vM1.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Silang.id luncurkan fitur VRD (Foto: Chasna Alifia Sya'bana/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/01/54/2892687/silang-id-luncurkan-fitur-vrs-untuk-jembatani-aksesibilitas-teman-tuli-dan-teman-dengar-ms8Bea5vM1.jpeg</image><title>Silang.id luncurkan fitur VRD (Foto: Chasna Alifia Sya'bana/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Silang.id meluncurkan fitur&amp;nbsp;Video Relay Scene&amp;nbsp;(VRS) untuk menjembatani aksesibilitas teman tuli dan teman dengar. Hal ini disampaikan langsung dalam acara workshop bertajuk &amp;ldquo;Mengenal Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) sebagai Aksesibilitas Tuli&amp;rdquo; untuk memperingati hari jadi ke-4 Silang.id pada 30 September 2023 kemarin.
Sebanyak tiga panelis dihadirkan secara langsung dalam acara tersebut, yakni Wakil ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND) Deka Kurniawan, CEO Silang.id Ahmad Yusuf, dan Co-founder Silang.id Bagja Prawira.&amp;nbsp;
Hadir pula beberapa Juru Bahasa Isyarat (JBI) dari Silang.id untuk menerjemahkan kata demi kata dari para panelis kepada teman tuli yang juga hadir dalam sesi workshop tersebut.

Deka Kurniawan menyampaikan bahwa kehadirannya dalam sesi workshop tersebut merupakan bentuk tanggung jawab KND bagi rekan disabilitas. KND secara penuh juga mengapresiasi Silang,id yang ikut serta dalam mendorong pemenuhan hak disabilitas, terutama penyandang tuli. Menurutnya, sudah seharusnya para penyandang disabilitas tidak lagi dipandang sebagai objek, melainkan subjek yang ikut terlibat dan dilibatkan.
&amp;ldquo;Paradigma yang dikembangan adalah bahwa penyandang disabilitas itu menjadi subjek, bukan lagi objek, artinya harus terlibat dan dilibatkan,&amp;rdquo; kata Deka.

BACA JUGA:
Disney Plus Haramkan Praktik Berbagi Kata Sandi, Ancam Akun Pengguna Dinonaktifkan

Hal ini kemudian ditanggapi oleh Ahmad Yusuf selaku CEO Silang.id. Menurutnya, untuk mencapai paradigma tersebut dibutuhkan inklusivitas antara penyandang disabilitas dan masyarakat luas. Dalam hal inklusivitas teman tuli dan teman dengar, Silang.id berupaya agar bahasa isyarat dapat diterapkan di semua lini kehidupan masyarakat Indonesia.
Dalam mendorong tercapainya hal tersebut, fitur VRS hadir di Silang.id. Meskipun belum dijelaskan secara detail, fitur ini mampu menerjemahkan bahasa isyarat yang diperagakan teman tuli lewat video secara langsung.Teman tuli hanya perlu mengaktifkan fitur VRS yang melibatkan kamera untuk merekam bahasa isyarat yang ingin disampaikan ke teman dengar. Sehingga, teman dengar hanya perlu mendengar hasil terjemahan bahasa isyarat yang diperagakan teman tuli dari fitur VRS tersebut.
Di akhir sesi, teman dengar secara khusus juga diperkenalkan dengan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO). Mulai dari huruf, sapaan dan kosakata lainnya diajarkan dalam sesi tersebut.

BACA JUGA:
BRIN Pamer Inovasi dan Teknologi Pendukung Pertanian

Melalui peluncuran fitur VRS ini, Silang,id berusaha menyampaikan komitmen mereka dalam menyebarluaskan bahasa isyarat sebagai salah satu cara menciptakan aksesibilitas yang inklusif antara teman tuli dan teman dengar.
Akan tetapi, kesadaran bersama mengenai pentingnya berkomunikasi di antara teman tuli dan teman dengar itu sendiri juga dibutuhkan demi mencapai hal tersebut. (Chasna Alifia Sya&amp;rsquo;bana)</description><content:encoded>JAKARTA - Silang.id meluncurkan fitur&amp;nbsp;Video Relay Scene&amp;nbsp;(VRS) untuk menjembatani aksesibilitas teman tuli dan teman dengar. Hal ini disampaikan langsung dalam acara workshop bertajuk &amp;ldquo;Mengenal Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) sebagai Aksesibilitas Tuli&amp;rdquo; untuk memperingati hari jadi ke-4 Silang.id pada 30 September 2023 kemarin.
Sebanyak tiga panelis dihadirkan secara langsung dalam acara tersebut, yakni Wakil ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND) Deka Kurniawan, CEO Silang.id Ahmad Yusuf, dan Co-founder Silang.id Bagja Prawira.&amp;nbsp;
Hadir pula beberapa Juru Bahasa Isyarat (JBI) dari Silang.id untuk menerjemahkan kata demi kata dari para panelis kepada teman tuli yang juga hadir dalam sesi workshop tersebut.

Deka Kurniawan menyampaikan bahwa kehadirannya dalam sesi workshop tersebut merupakan bentuk tanggung jawab KND bagi rekan disabilitas. KND secara penuh juga mengapresiasi Silang,id yang ikut serta dalam mendorong pemenuhan hak disabilitas, terutama penyandang tuli. Menurutnya, sudah seharusnya para penyandang disabilitas tidak lagi dipandang sebagai objek, melainkan subjek yang ikut terlibat dan dilibatkan.
&amp;ldquo;Paradigma yang dikembangan adalah bahwa penyandang disabilitas itu menjadi subjek, bukan lagi objek, artinya harus terlibat dan dilibatkan,&amp;rdquo; kata Deka.

BACA JUGA:
Disney Plus Haramkan Praktik Berbagi Kata Sandi, Ancam Akun Pengguna Dinonaktifkan

Hal ini kemudian ditanggapi oleh Ahmad Yusuf selaku CEO Silang.id. Menurutnya, untuk mencapai paradigma tersebut dibutuhkan inklusivitas antara penyandang disabilitas dan masyarakat luas. Dalam hal inklusivitas teman tuli dan teman dengar, Silang.id berupaya agar bahasa isyarat dapat diterapkan di semua lini kehidupan masyarakat Indonesia.
Dalam mendorong tercapainya hal tersebut, fitur VRS hadir di Silang.id. Meskipun belum dijelaskan secara detail, fitur ini mampu menerjemahkan bahasa isyarat yang diperagakan teman tuli lewat video secara langsung.Teman tuli hanya perlu mengaktifkan fitur VRS yang melibatkan kamera untuk merekam bahasa isyarat yang ingin disampaikan ke teman dengar. Sehingga, teman dengar hanya perlu mendengar hasil terjemahan bahasa isyarat yang diperagakan teman tuli dari fitur VRS tersebut.
Di akhir sesi, teman dengar secara khusus juga diperkenalkan dengan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO). Mulai dari huruf, sapaan dan kosakata lainnya diajarkan dalam sesi tersebut.

BACA JUGA:
BRIN Pamer Inovasi dan Teknologi Pendukung Pertanian

Melalui peluncuran fitur VRS ini, Silang,id berusaha menyampaikan komitmen mereka dalam menyebarluaskan bahasa isyarat sebagai salah satu cara menciptakan aksesibilitas yang inklusif antara teman tuli dan teman dengar.
Akan tetapi, kesadaran bersama mengenai pentingnya berkomunikasi di antara teman tuli dan teman dengar itu sendiri juga dibutuhkan demi mencapai hal tersebut. (Chasna Alifia Sya&amp;rsquo;bana)</content:encoded></item></channel></rss>
