<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kominfo Siapkan Insentif dalam Rangka Memperluas Jaringan 5G</title><description>&quot;Memang perlu investasi yang besar, dana yang besar dan perlu komitmen yang besar untuk mewujudkan infrastruktur digital,&quot; kata Menkominfo.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/29/54/2891730/kominfo-siapkan-insentif-dalam-rangka-memperluas-jaringan-5g</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/29/54/2891730/kominfo-siapkan-insentif-dalam-rangka-memperluas-jaringan-5g"/><item><title>Kominfo Siapkan Insentif dalam Rangka Memperluas Jaringan 5G</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/29/54/2891730/kominfo-siapkan-insentif-dalam-rangka-memperluas-jaringan-5g</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/29/54/2891730/kominfo-siapkan-insentif-dalam-rangka-memperluas-jaringan-5g</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/54/2891730/kominfo-siapkan-insentif-dalam-rangka-memperluas-jaringan-5g-xJQUzCjsVQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkominfo Budi Arie Setiadi (Foto: Biro Pers Kominfo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/54/2891730/kominfo-siapkan-insentif-dalam-rangka-memperluas-jaringan-5g-xJQUzCjsVQ.jpg</image><title>Menkominfo Budi Arie Setiadi (Foto: Biro Pers Kominfo)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dikabarkan tengah mempersiapkan sejumlah insentif dalam rangka memperluas jaringan telekomunikasi 5G di Indonesia.
Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi. Menurutnya hal tersebut sebagai langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan jaringan internet di Indonesia.

BACA JUGA:
Korupsi Bakti Kominfo, Terkuak Alasan Johnny Plate Minta Setoran Rp500 Juta Setiap Bulan

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Kominfo, Jumat (29/9/2023) Budi menyatakan bahwa perkembangan teknologi digital telah mendorong pemerintah untuk fokus dalam penyelenggaraan infrastruktur digital. Melalui Kominfo, penyelenggaraan infrastruktur digital tersebut salah satunya diwujudkan melalui investasi dalam perluasan jaringan 5G.
&quot;Memang perlu investasi yang besar, dana yang besar dan perlu komitmen yang besar untuk mewujudkan infrastruktur digital,&quot; kata Budi Arie Setiadi.
Lebih lanjut, dirinya juga mengaitkan investasi yang dimaksud sejalan dengan target Kemenkominfo untuk menempatkan Indonesia ke peringkat 10 besar di dunia dalam hal kecepatan internet dengan jaringan 5G. Meskipun kecepatan internet itu sendiri relatif, tetapi pada kenyataannya kecepatan internet di dunia semakin meningkat.

&quot;Kalau kecepatan itu relatif, tapi yang pasti adalah ranking di dunia. Kita ukurannya seperti itu, dunia bukan makin lambat menjual internetnya. Kalau kita bilang target kita 100 Mbps tapi ternyata peringkat dunia naik semua ya tetap saja,&amp;rdquo; jelasnya.
Dalam mewujudkan target tersebut, pemerintah masih terus mengkaji dan merumuskan langkah-langkah strategis, diantaranya melalui investasi yang melibatkan kerjasama antara pemerintah dengan operator-operator seluler di Indonesia. Sehingga, pada dasarnya pemerintah tetap memperhatikan dinamika industri dalam negeri.
&quot;Jadi negara investasi dulu tidak usah bayar sehingga bisa lebih murah operator mau melakukan investasi dalam jumlah yang besar,&quot; ujarnya lagi.
&quot;Kami akan bersinergi dengan beberapa operator seluler dan ekosistem industri untuk merumuskan langkah-langkah yang paling baik,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Perbandingan Vivo V29 5G vs Samsung Galaxy A54 5G, Pilih Mana?

Sementara itu, demi mewujudkan layanan jaringan internet yang berkualitas melalui perluasan jaringan 5G ini, Budi Arie Setiadi juga berpesan pada ekosistem industri untuk tetap bersaing secara sehat.
&quot;Yang penting industri masih sehat dan berkompetisi secara layak,&quot; pungkasnya. (Chasna Alifia Sya&amp;rsquo;bana)
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dikabarkan tengah mempersiapkan sejumlah insentif dalam rangka memperluas jaringan telekomunikasi 5G di Indonesia.
Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi. Menurutnya hal tersebut sebagai langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan jaringan internet di Indonesia.

BACA JUGA:
Korupsi Bakti Kominfo, Terkuak Alasan Johnny Plate Minta Setoran Rp500 Juta Setiap Bulan

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Kominfo, Jumat (29/9/2023) Budi menyatakan bahwa perkembangan teknologi digital telah mendorong pemerintah untuk fokus dalam penyelenggaraan infrastruktur digital. Melalui Kominfo, penyelenggaraan infrastruktur digital tersebut salah satunya diwujudkan melalui investasi dalam perluasan jaringan 5G.
&quot;Memang perlu investasi yang besar, dana yang besar dan perlu komitmen yang besar untuk mewujudkan infrastruktur digital,&quot; kata Budi Arie Setiadi.
Lebih lanjut, dirinya juga mengaitkan investasi yang dimaksud sejalan dengan target Kemenkominfo untuk menempatkan Indonesia ke peringkat 10 besar di dunia dalam hal kecepatan internet dengan jaringan 5G. Meskipun kecepatan internet itu sendiri relatif, tetapi pada kenyataannya kecepatan internet di dunia semakin meningkat.

&quot;Kalau kecepatan itu relatif, tapi yang pasti adalah ranking di dunia. Kita ukurannya seperti itu, dunia bukan makin lambat menjual internetnya. Kalau kita bilang target kita 100 Mbps tapi ternyata peringkat dunia naik semua ya tetap saja,&amp;rdquo; jelasnya.
Dalam mewujudkan target tersebut, pemerintah masih terus mengkaji dan merumuskan langkah-langkah strategis, diantaranya melalui investasi yang melibatkan kerjasama antara pemerintah dengan operator-operator seluler di Indonesia. Sehingga, pada dasarnya pemerintah tetap memperhatikan dinamika industri dalam negeri.
&quot;Jadi negara investasi dulu tidak usah bayar sehingga bisa lebih murah operator mau melakukan investasi dalam jumlah yang besar,&quot; ujarnya lagi.
&quot;Kami akan bersinergi dengan beberapa operator seluler dan ekosistem industri untuk merumuskan langkah-langkah yang paling baik,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Perbandingan Vivo V29 5G vs Samsung Galaxy A54 5G, Pilih Mana?

Sementara itu, demi mewujudkan layanan jaringan internet yang berkualitas melalui perluasan jaringan 5G ini, Budi Arie Setiadi juga berpesan pada ekosistem industri untuk tetap bersaing secara sehat.
&quot;Yang penting industri masih sehat dan berkompetisi secara layak,&quot; pungkasnya. (Chasna Alifia Sya&amp;rsquo;bana)
</content:encoded></item></channel></rss>
