<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disney Plus Haramkan Praktik Berbagi Kata Sandi, Ancam Akun Pengguna Dinonaktifkan</title><description>Disney akan menganalisis penggunaan akun, dan jika terbukti melanggar maka akun tersebut akan dibatasi hingga dinonaktifkan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/29/54/2891568/disney-plus-haramkan-praktik-berbagi-kata-sandi-ancam-akun-pengguna-dinonaktifkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/29/54/2891568/disney-plus-haramkan-praktik-berbagi-kata-sandi-ancam-akun-pengguna-dinonaktifkan"/><item><title>Disney Plus Haramkan Praktik Berbagi Kata Sandi, Ancam Akun Pengguna Dinonaktifkan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/29/54/2891568/disney-plus-haramkan-praktik-berbagi-kata-sandi-ancam-akun-pengguna-dinonaktifkan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/29/54/2891568/disney-plus-haramkan-praktik-berbagi-kata-sandi-ancam-akun-pengguna-dinonaktifkan</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 08:41 WIB</pubDate><dc:creator>Saliki Dwi Saputra </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/54/2891568/disney-plus-haramkan-larangan-berbagi-kata-sandi-ancam-akun-pengguna-akan-dinonaktifkan-3y7Wh2uVfT.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Disney Plus akan berlakukan larangan berbagi kata sandi (Foto: Istimewa) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/54/2891568/disney-plus-haramkan-larangan-berbagi-kata-sandi-ancam-akun-pengguna-akan-dinonaktifkan-3y7Wh2uVfT.jpeg</image><title>Disney Plus akan berlakukan larangan berbagi kata sandi (Foto: Istimewa) </title></images><description>JAKARTA - Larangan berbagi password atau kata sandi di akun Disney Plus resmi diberlakukan pada November ini. Langkah ini diterapkan lebih cepat di sejumlah negara usai perusahaan mengalami kerugian.
Sebelumnya sang kompetitor, Netflix telah lebih dulu memberlakukan larangan berbagi kata sandi sejak awal tahun 2023. Cara ini pun berhasil meningkatkan pendapatan, sekaligus membuat mereka mendapat pelanggan baru seperti laporannya pada bulan Juli lalu.

BACA JUGA:
Dapat Respons Positif, Netflix akan Garap One Piece Season 2?

Kini aturan tersebut diikuti oleh Disney Plus dan mulai berlaku di Kanada pada 1 November besok. Dilansir dari The Verge, Jumat (29/9/2023), mereka akan berencana menerapkan kebijakan ini di mana pengguna harus menyetujui pembatasan untuk membagi akun atau kredensial login.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Anda tidak boleh membagikan layanan langganan Anda di luar rumah Anda,&amp;rdquo; bunyi kebijakan dan persejutuan baru yang ditekankan oleh perusahaan.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Uni Eropa Minta Bos Apple Buka Akses Ekosistem untuk Pesaingnya, Kenapa?

Lebih lanjut, penguasa industri hiburan itu pun akan memiliki hak untuk menganalisis penggunaan akun penggunanya, dan jika terbukti melanggar maka akun tersebut akan dibatasi hingga dinonaktifkan.
Sekadar pengingat, CEO Disney, Bob Iger mengatakan opsi ini diambil demi mengurangi pratik kecurangan yang merugikan perusahaannya. Namun dia tidak mengetahui secara persis apakah, hal itu akan mendorong pertumbuhan layanan streaming mereka.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Akhir tahun ini, kami akan mulai memperbarui perjanjian pelanggan kami dengan persyaratan tambahan dan kebijakan berbagi kami. Dan kami akan meluncurkan taktik untuk mendorong monetisasi sekitar tahun 2024.&amp;rdquo; kata Iger dikutip dari IGN, bulan Agustus lalu.

BACA JUGA:
Walt Disney Bakal Kembangkan AI, Jadi Ancaman bagi Aktor dan Penulis?

Selain melarang keras berbagi kata sandi, Disney juga sudah menaikan biaya layanan mereka, termasuk di Indonesia. Meski cukup percaya diri, nyatanya Disney Plus tidak mengalami nasib baik. Sejumlah film dan serial mereka harus mengalami kriktikan hingga kehilangan pelanggan.</description><content:encoded>JAKARTA - Larangan berbagi password atau kata sandi di akun Disney Plus resmi diberlakukan pada November ini. Langkah ini diterapkan lebih cepat di sejumlah negara usai perusahaan mengalami kerugian.
Sebelumnya sang kompetitor, Netflix telah lebih dulu memberlakukan larangan berbagi kata sandi sejak awal tahun 2023. Cara ini pun berhasil meningkatkan pendapatan, sekaligus membuat mereka mendapat pelanggan baru seperti laporannya pada bulan Juli lalu.

BACA JUGA:
Dapat Respons Positif, Netflix akan Garap One Piece Season 2?

Kini aturan tersebut diikuti oleh Disney Plus dan mulai berlaku di Kanada pada 1 November besok. Dilansir dari The Verge, Jumat (29/9/2023), mereka akan berencana menerapkan kebijakan ini di mana pengguna harus menyetujui pembatasan untuk membagi akun atau kredensial login.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Anda tidak boleh membagikan layanan langganan Anda di luar rumah Anda,&amp;rdquo; bunyi kebijakan dan persejutuan baru yang ditekankan oleh perusahaan.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Uni Eropa Minta Bos Apple Buka Akses Ekosistem untuk Pesaingnya, Kenapa?

Lebih lanjut, penguasa industri hiburan itu pun akan memiliki hak untuk menganalisis penggunaan akun penggunanya, dan jika terbukti melanggar maka akun tersebut akan dibatasi hingga dinonaktifkan.
Sekadar pengingat, CEO Disney, Bob Iger mengatakan opsi ini diambil demi mengurangi pratik kecurangan yang merugikan perusahaannya. Namun dia tidak mengetahui secara persis apakah, hal itu akan mendorong pertumbuhan layanan streaming mereka.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Akhir tahun ini, kami akan mulai memperbarui perjanjian pelanggan kami dengan persyaratan tambahan dan kebijakan berbagi kami. Dan kami akan meluncurkan taktik untuk mendorong monetisasi sekitar tahun 2024.&amp;rdquo; kata Iger dikutip dari IGN, bulan Agustus lalu.

BACA JUGA:
Walt Disney Bakal Kembangkan AI, Jadi Ancaman bagi Aktor dan Penulis?

Selain melarang keras berbagi kata sandi, Disney juga sudah menaikan biaya layanan mereka, termasuk di Indonesia. Meski cukup percaya diri, nyatanya Disney Plus tidak mengalami nasib baik. Sejumlah film dan serial mereka harus mengalami kriktikan hingga kehilangan pelanggan.</content:encoded></item></channel></rss>
