<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sistem Keamanan Sony Corporation Berhasil Dibobol Hacker RANSOMEDVC</title><description>Sony Group Corporation menjadi korban terbaru kelompok hacker RANSOMEDVC. Apa ancaman kelompok hacker tersebut?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/26/54/2889986/sistem-keamanan-sony-corporation-berhasil-dibobol-hacker-ransomedvc</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/26/54/2889986/sistem-keamanan-sony-corporation-berhasil-dibobol-hacker-ransomedvc"/><item><title>Sistem Keamanan Sony Corporation Berhasil Dibobol Hacker RANSOMEDVC</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/26/54/2889986/sistem-keamanan-sony-corporation-berhasil-dibobol-hacker-ransomedvc</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/26/54/2889986/sistem-keamanan-sony-corporation-berhasil-dibobol-hacker-ransomedvc</guid><pubDate>Selasa 26 September 2023 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/26/54/2889986/sistem-keamanan-sony-corporation-berhasil-dibobol-hacker-ransomedvc-nD7Ijpzy4N.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Sony disebut jadi korban serangan hacker RANSOMEDVC (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/26/54/2889986/sistem-keamanan-sony-corporation-berhasil-dibobol-hacker-ransomedvc-nD7Ijpzy4N.jpeg</image><title>Sony disebut jadi korban serangan hacker RANSOMEDVC (Foto: Reuters)</title></images><description>SONY Group Corporation menjadi korban terbaru kelompok hacker RANSOMEDVC. Diketahui kelompok hacker itu mengklaim berhasil membobol sistem keamanan perusahaan asal Jepang yang super ketat itu.
Seperti dilansir dari Hack Read, Selasa (26/9/2023), pernyataan itu dibuat melalui daftar di platform clearnet dan dark web, di mana kelompok hacker RANSOMEDVC menyatakan infiltrasi menyeluruh terhadap semua sistem Sony.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Sony Siap Luncurkan PlayStation Portal Tahun Ini, Apa Kelebihannya?

Menurut RANSOMEDVC, di antara file yang bocor adalah Presentasi PowerPoint yang konon berasal dari Divisi Jaminan Kualitas Sony, tangkapan layar internal yang menampilkan stasiun kerja Sony, file Java, dan banyak lagi.
Raksasa konglomerat multinasional Jepang itu juga disebut telah seutuhnya tersusupi. Namun alih-alih menuntut uang tebusan, RANSOMEDVC berencana untuk memonetisasi data yang dicuri, dengan alasan dugaan keengganan Sony untuk memenuhi tuntutan mereka.

BACA JUGA:
Sony Boyong Kamera Mirrorless Baru ke Indonesia dengan Harga Mulai Rp20 Jutaan

Apa yang dilakukan RANSOMEDVC terbilang unik karena berbeda dari pendekatan ransomware pada umumnya yang biasa mengunci sistem korban, mengganggu operasi TI, dan meminta tebusan untuk membuka kunci enkripsi.
Penting untuk dicatat bahwa klaim dari geng ransomware RANSOMEDVC masih belum diverifikasi hingga saat ini. Pihak Sony Corporation sendiri belum memberikan pernyataan resmi atas klaim yang dilayangkan hacker RANSOMEDVC.Untuk diketahui, RANSOMEDVC telah beroperasi setidaknya sejak awal tahun 2023. Mereka terkenal karena taktik agresifnya, yang melibatkan ancaman terhadap korban dengan merilis data sensitif jika permintaan tebusan tidak dipenuhi.

BACA JUGA:
Resmi Hadir di Indonesia, TWS Sony WF-1000X M5 Boyong Fitur Peredam Suara Terbaik

RANSOMEDVC telah dikaitkan dengan beberapa serangan siber tingkat tinggi, termasuk serangan terhadap situs web pemerintah Hawaii pada bulan September 2023. Sasaran mereka mencakup berbagai sektor, meliputi layanan kesehatan, keuangan, dan teknologi.
Klaim yang dibuat oleh kelompok ransomware RANSOMEDVC muncul hanya beberapa hari setelah adanya nasihat bersama dari FBI dan CISA mengenai ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok lain yang dikenal sebagai Snatch Ransomware.</description><content:encoded>SONY Group Corporation menjadi korban terbaru kelompok hacker RANSOMEDVC. Diketahui kelompok hacker itu mengklaim berhasil membobol sistem keamanan perusahaan asal Jepang yang super ketat itu.
Seperti dilansir dari Hack Read, Selasa (26/9/2023), pernyataan itu dibuat melalui daftar di platform clearnet dan dark web, di mana kelompok hacker RANSOMEDVC menyatakan infiltrasi menyeluruh terhadap semua sistem Sony.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Sony Siap Luncurkan PlayStation Portal Tahun Ini, Apa Kelebihannya?

Menurut RANSOMEDVC, di antara file yang bocor adalah Presentasi PowerPoint yang konon berasal dari Divisi Jaminan Kualitas Sony, tangkapan layar internal yang menampilkan stasiun kerja Sony, file Java, dan banyak lagi.
Raksasa konglomerat multinasional Jepang itu juga disebut telah seutuhnya tersusupi. Namun alih-alih menuntut uang tebusan, RANSOMEDVC berencana untuk memonetisasi data yang dicuri, dengan alasan dugaan keengganan Sony untuk memenuhi tuntutan mereka.

BACA JUGA:
Sony Boyong Kamera Mirrorless Baru ke Indonesia dengan Harga Mulai Rp20 Jutaan

Apa yang dilakukan RANSOMEDVC terbilang unik karena berbeda dari pendekatan ransomware pada umumnya yang biasa mengunci sistem korban, mengganggu operasi TI, dan meminta tebusan untuk membuka kunci enkripsi.
Penting untuk dicatat bahwa klaim dari geng ransomware RANSOMEDVC masih belum diverifikasi hingga saat ini. Pihak Sony Corporation sendiri belum memberikan pernyataan resmi atas klaim yang dilayangkan hacker RANSOMEDVC.Untuk diketahui, RANSOMEDVC telah beroperasi setidaknya sejak awal tahun 2023. Mereka terkenal karena taktik agresifnya, yang melibatkan ancaman terhadap korban dengan merilis data sensitif jika permintaan tebusan tidak dipenuhi.

BACA JUGA:
Resmi Hadir di Indonesia, TWS Sony WF-1000X M5 Boyong Fitur Peredam Suara Terbaik

RANSOMEDVC telah dikaitkan dengan beberapa serangan siber tingkat tinggi, termasuk serangan terhadap situs web pemerintah Hawaii pada bulan September 2023. Sasaran mereka mencakup berbagai sektor, meliputi layanan kesehatan, keuangan, dan teknologi.
Klaim yang dibuat oleh kelompok ransomware RANSOMEDVC muncul hanya beberapa hari setelah adanya nasihat bersama dari FBI dan CISA mengenai ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok lain yang dikenal sebagai Snatch Ransomware.</content:encoded></item></channel></rss>
