<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawaslu Gandeng TikTok untuk Dorong Integritas Pemilu 2024</title><description>Nantinya, TikTok akan menyediakan kanal khusus untuk Bawaslu demi melawan misinformasi pada periode Pemilu 2024.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/18/54/2885048/bawaslu-gandeng-tiktok-untuk-dorong-integritas-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/18/54/2885048/bawaslu-gandeng-tiktok-untuk-dorong-integritas-pemilu-2024"/><item><title>Bawaslu Gandeng TikTok untuk Dorong Integritas Pemilu 2024</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/18/54/2885048/bawaslu-gandeng-tiktok-untuk-dorong-integritas-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/18/54/2885048/bawaslu-gandeng-tiktok-untuk-dorong-integritas-pemilu-2024</guid><pubDate>Senin 18 September 2023 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rifqi Herjoko</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/18/54/2885048/bawaslu-gandeng-tiktok-untuk-dorong-integritas-pemilu-2024-Ai5nAp2CBu.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bawaslu kerjasama dengan TikTok jelang pemilu 2024 (Foto: Rifqi Herjoko/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/18/54/2885048/bawaslu-gandeng-tiktok-untuk-dorong-integritas-pemilu-2024-Ai5nAp2CBu.jpeg</image><title>Bawaslu kerjasama dengan TikTok jelang pemilu 2024 (Foto: Rifqi Herjoko/MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) berkolaborasi dengan media sosial TikTok jelang pemilu 2024. Tujuan dari kerja sama itu adalah untuk mendorong integritas Pemilu nanti.
TikTok menjadi salah satu media utama untuk mencari dan menyebarkan informasi jelang pemilu di Indonesia. Pemilu 2024 akan menjadi yang pertama kali diselenggarakan serentak dengan 204,8 juta pemilih.

Adapun 31,23% pemilih di antaranya berusia 17-30 tahun. Itu merupakan rentang usia pengguna aktif media sosial di Indonesia.
TikTok platform digital di Indonesia berkomitmen untuk turut aktif dalam melawan penyebaran misinformasi dan disinformasi. Komitmen itu diwujudkan dengan kolaborasi bersama Bawaslu RI.

BACA JUGA:
Literasi Digital Jadi Kunci Adaptasi dari Gempuran Social Commerce

Kerjasama itu bertujuan untuk menyediakan informasi akurat, memantau dan menangani konten disinformasi, serta mempercepat penyebaran informasi terkait Pemilu 2024. Penandatanganan MoU terkait kerja sama tersebut baru saja dilakukan hari ini, Senin (18/9/2023), di kantor Bawaslu RI, Jakarta.
&quot;Kenapa MoU ini sangat penting? MoU ini merupakan salah satu kerja serius terhadap persoalan media sosial. Banyak yang kita hadapi pada tahun 2019 lalu,&quot; ujar Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, dalam konferensi pers yang dihadiri MNC Portal Indonesia, Senin (18/9/2023).&quot;Kami harapkan dengan adanya TikTok dan platform lain yang akan bekerja sama dengan Bawaslu kita dapat meningkatkan Pemilu yang tertib,&quot; sambungnya kemudian.

BACA JUGA:
Larangan Social Commerce oleh Pemerintah Dinilai Tidak Mendasar

Nantinya, TikTok akan menyediakan kanal khusus untuk Bawaslu untuk melawan penyebaran hoax dan misinformasi. Kanal itu akan tersedia sepanjang periode Pemilu 2024.</description><content:encoded>


JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) berkolaborasi dengan media sosial TikTok jelang pemilu 2024. Tujuan dari kerja sama itu adalah untuk mendorong integritas Pemilu nanti.
TikTok menjadi salah satu media utama untuk mencari dan menyebarkan informasi jelang pemilu di Indonesia. Pemilu 2024 akan menjadi yang pertama kali diselenggarakan serentak dengan 204,8 juta pemilih.

Adapun 31,23% pemilih di antaranya berusia 17-30 tahun. Itu merupakan rentang usia pengguna aktif media sosial di Indonesia.
TikTok platform digital di Indonesia berkomitmen untuk turut aktif dalam melawan penyebaran misinformasi dan disinformasi. Komitmen itu diwujudkan dengan kolaborasi bersama Bawaslu RI.

BACA JUGA:
Literasi Digital Jadi Kunci Adaptasi dari Gempuran Social Commerce

Kerjasama itu bertujuan untuk menyediakan informasi akurat, memantau dan menangani konten disinformasi, serta mempercepat penyebaran informasi terkait Pemilu 2024. Penandatanganan MoU terkait kerja sama tersebut baru saja dilakukan hari ini, Senin (18/9/2023), di kantor Bawaslu RI, Jakarta.
&quot;Kenapa MoU ini sangat penting? MoU ini merupakan salah satu kerja serius terhadap persoalan media sosial. Banyak yang kita hadapi pada tahun 2019 lalu,&quot; ujar Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, dalam konferensi pers yang dihadiri MNC Portal Indonesia, Senin (18/9/2023).&quot;Kami harapkan dengan adanya TikTok dan platform lain yang akan bekerja sama dengan Bawaslu kita dapat meningkatkan Pemilu yang tertib,&quot; sambungnya kemudian.

BACA JUGA:
Larangan Social Commerce oleh Pemerintah Dinilai Tidak Mendasar

Nantinya, TikTok akan menyediakan kanal khusus untuk Bawaslu untuk melawan penyebaran hoax dan misinformasi. Kanal itu akan tersedia sepanjang periode Pemilu 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
