<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Toko Ponsel di Inggris Mulai Tingkatkan Keamanan, Jelang Ketersediaan iPhone 15 Series</title><description>Ketersediaan iPhone terbaru di toko offline rupanya berdampak pada tingginya kasus pencurian.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/17/57/2884582/toko-ponsel-di-inggris-mulai-tingkatkan-keamanan-jelang-ketersediaan-iphone-15-series</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/17/57/2884582/toko-ponsel-di-inggris-mulai-tingkatkan-keamanan-jelang-ketersediaan-iphone-15-series"/><item><title>Toko Ponsel di Inggris Mulai Tingkatkan Keamanan, Jelang Ketersediaan iPhone 15 Series</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/17/57/2884582/toko-ponsel-di-inggris-mulai-tingkatkan-keamanan-jelang-ketersediaan-iphone-15-series</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/17/57/2884582/toko-ponsel-di-inggris-mulai-tingkatkan-keamanan-jelang-ketersediaan-iphone-15-series</guid><pubDate>Minggu 17 September 2023 18:31 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/17/57/2884582/toko-ponsel-di-inggris-mulai-tingkatkan-keamanan-jelang-ketersediaan-iphone-15-series-WEBK3UV6JX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi iPhone 15 series. (Doc. Apple)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/17/57/2884582/toko-ponsel-di-inggris-mulai-tingkatkan-keamanan-jelang-ketersediaan-iphone-15-series-WEBK3UV6JX.jpg</image><title>Ilustrasi iPhone 15 series. (Doc. Apple)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNy8yNC81LzEyMDMxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketersediaan iPhone terbaru di toko offline rupanya berdampak pada tingginya kasus pencurian. Hal ini bisa dilihat dalam laporan yang diterbitkan oleh Crime Communications Strategy Group (CCSG).
Dikatakan, pada 2022 lalu setidaknya ada 300 kasus pencurian toko hp di Inggris yang terjadi tak lama setelah Apple menghadirkan smartphone terbarunya di toko fisik. Insiden serupa juga diprediksi terjadi tahun ini.

BACA JUGA:
Bandel, Hermes Tetap Bikin Strap Kulit untuk Apple Watch

Seperti diketahui bersama, Apple beberapa hari lalu telah mengumumkan iPhone 15 Series. Dan raksasa teknologi yang dipimpin oleh Tim Cook itu berjanji akan mendistribusikan produk tersebut ke toko pada pekan depan.
Untuk meminimalisir risiko pencurian, sejumlah toko mulai mengadopsi teknologi watermarking, bekerja sama dengan Selecta DNA dan The National Business Crime Centre. Mereka bahkan telah menggelar pelatihan.
Diungkapkan, cara kerja sistem keamanan yang digunakan akan melibatkan kode unik yang ditempatkan pada produk bernilai tinggi, sehingga memudahkan polisi untuk melacak jika produk tersebut dicuri.
Mark Ward, ketua CCSG, mengatakan langkah ini diambil sebagai upaya mencegah kerugian ba gi para pedagang. Nantinya juga akan dipasang pemberitahuan di depan toko bahwa toko telah dilengkapi teknologi tersebut.&amp;nbsp;
&quot;Kami akan memasang tanda di toko kami dan kami berharap hal itu akan menghalangi orang untuk mengambilnya,&quot; kata Mark sebagaimana dikutip dari Sky News pada Minggu (17/9/2023).

BACA JUGA:
Ini Sebab Apple Masih Gandeng Qualcomm di iPhone Hingga 2026

Joel Thompson, manajer toko Three UK di Oxford Circus London, adalah salah satu anggota staf pada sesi pelatihan teknologi watermarking. Ia pun berharap teknologi ini bisa menekan angka kriminalitas.
&amp;ldquo;Pengalaman terburuk yang saya alami adalah ketika sekitar empat orang datang ke toko, dan Anda dapat melihat mereka dengan sangat agresif mengambil hp yang dijajakan,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNy8yNC81LzEyMDMxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketersediaan iPhone terbaru di toko offline rupanya berdampak pada tingginya kasus pencurian. Hal ini bisa dilihat dalam laporan yang diterbitkan oleh Crime Communications Strategy Group (CCSG).
Dikatakan, pada 2022 lalu setidaknya ada 300 kasus pencurian toko hp di Inggris yang terjadi tak lama setelah Apple menghadirkan smartphone terbarunya di toko fisik. Insiden serupa juga diprediksi terjadi tahun ini.

BACA JUGA:
Bandel, Hermes Tetap Bikin Strap Kulit untuk Apple Watch

Seperti diketahui bersama, Apple beberapa hari lalu telah mengumumkan iPhone 15 Series. Dan raksasa teknologi yang dipimpin oleh Tim Cook itu berjanji akan mendistribusikan produk tersebut ke toko pada pekan depan.
Untuk meminimalisir risiko pencurian, sejumlah toko mulai mengadopsi teknologi watermarking, bekerja sama dengan Selecta DNA dan The National Business Crime Centre. Mereka bahkan telah menggelar pelatihan.
Diungkapkan, cara kerja sistem keamanan yang digunakan akan melibatkan kode unik yang ditempatkan pada produk bernilai tinggi, sehingga memudahkan polisi untuk melacak jika produk tersebut dicuri.
Mark Ward, ketua CCSG, mengatakan langkah ini diambil sebagai upaya mencegah kerugian ba gi para pedagang. Nantinya juga akan dipasang pemberitahuan di depan toko bahwa toko telah dilengkapi teknologi tersebut.&amp;nbsp;
&quot;Kami akan memasang tanda di toko kami dan kami berharap hal itu akan menghalangi orang untuk mengambilnya,&quot; kata Mark sebagaimana dikutip dari Sky News pada Minggu (17/9/2023).

BACA JUGA:
Ini Sebab Apple Masih Gandeng Qualcomm di iPhone Hingga 2026

Joel Thompson, manajer toko Three UK di Oxford Circus London, adalah salah satu anggota staf pada sesi pelatihan teknologi watermarking. Ia pun berharap teknologi ini bisa menekan angka kriminalitas.
&amp;ldquo;Pengalaman terburuk yang saya alami adalah ketika sekitar empat orang datang ke toko, dan Anda dapat melihat mereka dengan sangat agresif mengambil hp yang dijajakan,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
