<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ogah Latah, BMW Tak Mau Hentikan Penjualan Mobil Konvensional   </title><description>&amp;ldquo;Kami tidak akan mengumumkan tanggal berakhirnya mesin pembakaran. Kami tidak akan kesulitan dengan merek BMW.&quot; kata bos BMW.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/16/52/2884098/ogah-latah-bmw-tak-mau-hentikan-penjualan-mobil-konvensional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/16/52/2884098/ogah-latah-bmw-tak-mau-hentikan-penjualan-mobil-konvensional"/><item><title>Ogah Latah, BMW Tak Mau Hentikan Penjualan Mobil Konvensional   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/16/52/2884098/ogah-latah-bmw-tak-mau-hentikan-penjualan-mobil-konvensional</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/16/52/2884098/ogah-latah-bmw-tak-mau-hentikan-penjualan-mobil-konvensional</guid><pubDate>Sabtu 16 September 2023 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/16/52/2884098/ogah-latah-bmw-tak-mau-hentikan-penjualan-mobil-konvensional-u49p9aZQC5.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Mesin BWM V12 (Foto: Carscoops)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/16/52/2884098/ogah-latah-bmw-tak-mau-hentikan-penjualan-mobil-konvensional-u49p9aZQC5.jpeg</image><title>Mesin BWM V12 (Foto: Carscoops)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNC85LzE2ODA3NC81L3g4bWlrMGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Produsen asal Jerman, BMW, tak ingin latah mengikuti jejak produsen lain untuk mulai menghilangkan mobil dengan mesin pembakaran internal (ICE). Dikatakan bahwa mobil listrik dan mobil ICE akan jalan berdampingan di masa depan.
Seperti diketahui, Mercedes-Benz mengatakan bahwa mereka akan fokus menjual mobil listrik berbasis baterai pada 2030. Rencana tersebut juga diikuti oleh Audi yang hanya akan memasarkan mobil listrik pada 2033 di seluruh negara, kecuali China.

BACA JUGA:
Ini Dia Tempat yang Disebut-sebut Jadi Neraka Bagi Mobil Konsep BMW

Anggota dewan manajemen pengembangan BMW Group, Frank Weber, meyakini model ICE dan EV dapat terus hidup berdampingan di masa depan. Oleh sebab itu, BMW tak ingin menghentikan produksi atau penjualan mobil bensin.
&amp;ldquo;Kami tidak akan mengumumkan tanggal berakhirnya mesin pembakaran.&amp;nbsp;Kami tidak akan&amp;nbsp;kesulitan&amp;nbsp;dengan merek BMW. Ini sangat, sangat penting bagi kami,&amp;rdquo; kata Webber seperti dikutip dari&amp;nbsp;Carscoop.
Webber menegaskan akan sangat sulit bagi BMW untuk mengubah merek menjadi produsen kendaraan listrik. Untuk itu, membuat mobil ICE dan mobil listrik jalan berdampingan menjadi cara terbaik dalam memberikan penawaran kepada konsumen.

BACA JUGA:
Rekor Dunia, Mobil Listrik Ini Sukses Tempuh Jarak 2.573,79 Kilometer

&amp;ldquo;Jadi Anda juga akan melihat di masa depan apakah kami&amp;nbsp;hanya menawarkan&amp;nbsp;ICE atau BEV murni, keduanya akan hidup berdampingan di pasar.&amp;nbsp;Anda melihat&amp;nbsp;betapa&amp;nbsp;besar&amp;nbsp;penjulan model&amp;nbsp;ICE dan&amp;nbsp;seberapa&amp;nbsp;besar pertumbuhan BEV,&amp;nbsp;saya pikir kami akan&amp;nbsp;menyatukannya&amp;nbsp;di masa depan untuk 10 atau 15 tahun&amp;nbsp;mendatang,&amp;rdquo; sambungnya.
Transisi dari kendaraan konvensional ke mobil listrik juga berjalan sangat lambat dan memerlukan waktu panjang. Webber mengatakan ada banyak faktor yang memengaruhi percepatan elektrifikasi, salah satunya sekor perekonomian.Hal yang dimaksud adalah empat faktor yang sangat penting bagi ekosistem kendaraan listrik, seperti listrik ramah lingkungan, bahan baku baterai yang ramah lingkungan, infrastruktur pengisian daya, dan daur ulang baterai.

BACA JUGA:
BMW Bangun Pabrik Baterai, Targetkan Sepertiga Kendaraan Listrik di 2026

&amp;ldquo;Tanpa itu semua, ini tidak akan berhasil. Dan yang terakhir adalah, jika Anda tidak menutup siklus material dengan daur ulang, maka sistem kerja BEV tidak akan berkelanjutan,&amp;rdquo; ujarnya.
BMW Neue Klasse baru-baru ini diluncurkan mewakili masa depan merek tersebut. Tidak hanya memiliki arsitektur baru yang dirancang untuk mendukung sejumlah model listrik BMW, tetapi pembuat mobil juga memastikan Neue Klasse kompatibel dengan kendaraan pembakaran internal.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xNC85LzE2ODA3NC81L3g4bWlrMGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Produsen asal Jerman, BMW, tak ingin latah mengikuti jejak produsen lain untuk mulai menghilangkan mobil dengan mesin pembakaran internal (ICE). Dikatakan bahwa mobil listrik dan mobil ICE akan jalan berdampingan di masa depan.
Seperti diketahui, Mercedes-Benz mengatakan bahwa mereka akan fokus menjual mobil listrik berbasis baterai pada 2030. Rencana tersebut juga diikuti oleh Audi yang hanya akan memasarkan mobil listrik pada 2033 di seluruh negara, kecuali China.

BACA JUGA:
Ini Dia Tempat yang Disebut-sebut Jadi Neraka Bagi Mobil Konsep BMW

Anggota dewan manajemen pengembangan BMW Group, Frank Weber, meyakini model ICE dan EV dapat terus hidup berdampingan di masa depan. Oleh sebab itu, BMW tak ingin menghentikan produksi atau penjualan mobil bensin.
&amp;ldquo;Kami tidak akan mengumumkan tanggal berakhirnya mesin pembakaran.&amp;nbsp;Kami tidak akan&amp;nbsp;kesulitan&amp;nbsp;dengan merek BMW. Ini sangat, sangat penting bagi kami,&amp;rdquo; kata Webber seperti dikutip dari&amp;nbsp;Carscoop.
Webber menegaskan akan sangat sulit bagi BMW untuk mengubah merek menjadi produsen kendaraan listrik. Untuk itu, membuat mobil ICE dan mobil listrik jalan berdampingan menjadi cara terbaik dalam memberikan penawaran kepada konsumen.

BACA JUGA:
Rekor Dunia, Mobil Listrik Ini Sukses Tempuh Jarak 2.573,79 Kilometer

&amp;ldquo;Jadi Anda juga akan melihat di masa depan apakah kami&amp;nbsp;hanya menawarkan&amp;nbsp;ICE atau BEV murni, keduanya akan hidup berdampingan di pasar.&amp;nbsp;Anda melihat&amp;nbsp;betapa&amp;nbsp;besar&amp;nbsp;penjulan model&amp;nbsp;ICE dan&amp;nbsp;seberapa&amp;nbsp;besar pertumbuhan BEV,&amp;nbsp;saya pikir kami akan&amp;nbsp;menyatukannya&amp;nbsp;di masa depan untuk 10 atau 15 tahun&amp;nbsp;mendatang,&amp;rdquo; sambungnya.
Transisi dari kendaraan konvensional ke mobil listrik juga berjalan sangat lambat dan memerlukan waktu panjang. Webber mengatakan ada banyak faktor yang memengaruhi percepatan elektrifikasi, salah satunya sekor perekonomian.Hal yang dimaksud adalah empat faktor yang sangat penting bagi ekosistem kendaraan listrik, seperti listrik ramah lingkungan, bahan baku baterai yang ramah lingkungan, infrastruktur pengisian daya, dan daur ulang baterai.

BACA JUGA:
BMW Bangun Pabrik Baterai, Targetkan Sepertiga Kendaraan Listrik di 2026

&amp;ldquo;Tanpa itu semua, ini tidak akan berhasil. Dan yang terakhir adalah, jika Anda tidak menutup siklus material dengan daur ulang, maka sistem kerja BEV tidak akan berkelanjutan,&amp;rdquo; ujarnya.
BMW Neue Klasse baru-baru ini diluncurkan mewakili masa depan merek tersebut. Tidak hanya memiliki arsitektur baru yang dirancang untuk mendukung sejumlah model listrik BMW, tetapi pembuat mobil juga memastikan Neue Klasse kompatibel dengan kendaraan pembakaran internal.</content:encoded></item></channel></rss>
