<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenhub dan KNKT Beberkan Masalah Rangka eSAF, Benar Ada Temuan Karat</title><description>Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengandeng KNKT untuk teliti rangka eSAF di motor Honda.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/15/53/2883547/kemenhub-dan-knkt-beberkan-masalah-rangka-esaf-benar-ada-temuan-karat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/15/53/2883547/kemenhub-dan-knkt-beberkan-masalah-rangka-esaf-benar-ada-temuan-karat"/><item><title>Kemenhub dan KNKT Beberkan Masalah Rangka eSAF, Benar Ada Temuan Karat</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/15/53/2883547/kemenhub-dan-knkt-beberkan-masalah-rangka-esaf-benar-ada-temuan-karat</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/09/15/53/2883547/kemenhub-dan-knkt-beberkan-masalah-rangka-esaf-benar-ada-temuan-karat</guid><pubDate>Jum'at 15 September 2023 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Imantoko Kurniadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/15/53/2883547/kemenhub-dan-knkt-beberkan-masalah-rangka-esaf-benar-ada-temuan-karat-p72TXGcxKp.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kemenhub dan KNKT beberkan masalah rangka eSAF (Foto: Honda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/15/53/2883547/kemenhub-dan-knkt-beberkan-masalah-rangka-esaf-benar-ada-temuan-karat-p72TXGcxKp.jpeg</image><title>Kemenhub dan KNKT beberkan masalah rangka eSAF (Foto: Honda)</title></images><description>JAKARTA - Kasus viral rangka eSAF di motor Honda memasuki babak baru. Terbaru Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bekerjasama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)&amp;nbsp;merilis hasil temuannya.
Dalam keterangan yang diterima oleh Okezone, Jumat (15/9/2023), investigasi ini diharapkan dapat membuat masyarakat memiliki rasa aman. Pihak Kemenhub dan KNKT juga berjanji akan terus mengawal kasus rangka eSAF.

BACA JUGA:
Kocak, Rangka Keropos eSAF yang Viral Kini Ada Miniaturnya!

&quot;Diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir karena saat ini sedang dalam proses perbaikan tentu untuk mengutamakan kendaraan bermotor yang berkeselamatan ke depannya,&quot; ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno.
&quot;Hasil Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti telah ditindaklanjuti. Kami bersama KNKT akan mengawal dan mengawasi proses pemeriksaan dan penanganan rangka eSAF ini,&quot; tambahnya.
Menurut laporan tim peneliti Ditjen Hubdat dan KNKT, PT. AHM membuat rangka eSAF dari raw material berupa High Strength Steel (HSS) yang diproses menjadi rangka.

BACA JUGA:
Isu Rangka eSAF Keropos Tak Ganggu Penjualan Motor Bekas di Pasaran

Kemudian dilakukan pelapisan coating dengan metode CED (Cathodic Electro Deposition) secara dipping (celup) saat mendatangi dan melihat langsung proses produksi rangka eSAF di pabrik sepeda motor Honda di Kawasan Industri Indotaise Karawang pada Jumat pekan lalu.
Pihak Ditjen Hubdat dan KNKT juga meneliti rangka eSAF dari motor konsumen. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan adanya karat pada bagian dalam rangka yang tidak terlapisi coating dan lubang pembuangan bawah yang berpotensi tertutup kotoran sehingga membuat air tersumbat serta berpotensi menyebabkan udara lembab di sekitar rangka dan dapat bersifat korosif.Menindaklanjuti hasil penelitian, PT. AHM sedang melakukan optimalisasi terhadap cara perlindungan rangka dari korosi secara menyeluruh. Selanjutnya sebagai langkah nyata bentuk tanggung jawab PT. AHM dilaporkan telah membuka layanan pemeriksaan dan penanganan dengan menyediakan layanan 24 jam.
PT AHM menyebut bahwa konsumen dapat menghubungi 1-500-989, yang dapat diakses dari seluruh Indonesia. Selain itu, konsumen Honda dapat datang ke bengkel resmi AHASS untuk menyatakan keluhannya mengenai rangka eSAF.

BACA JUGA:
Honda Catat Peningkatan Penjualan di Agustus 2023, Model SUV Penyumbang Terbesar

Mengingat kondisi tersebut Ditjen Hubdat berserta KNKT juga melihat perlunya peningkatan edukasi terkait perawatan dan pemeliharaan kendaraan bermotor roda dua atau lebih.
Sekadar informasi, saat ini rangka eSAF digunakan pada beberapa model skuter matik Honda, seperti Genio, BeAT, BeAT Street, Scoopy, dan Vario 160. Sehingga konsumen yang memiliki jenis motor tersebut dapat mengunjungi AHASS untuk pemeriksaan rangka.
AHM juga telah klarifikasi tudingan rangka eSAF berkarat pada motor terbaru. Mereka mengungkapkan bahwa noda kuning yang ada pada setiap titik pengelasan merupakan lapisan silikat.</description><content:encoded>JAKARTA - Kasus viral rangka eSAF di motor Honda memasuki babak baru. Terbaru Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bekerjasama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)&amp;nbsp;merilis hasil temuannya.
Dalam keterangan yang diterima oleh Okezone, Jumat (15/9/2023), investigasi ini diharapkan dapat membuat masyarakat memiliki rasa aman. Pihak Kemenhub dan KNKT juga berjanji akan terus mengawal kasus rangka eSAF.

BACA JUGA:
Kocak, Rangka Keropos eSAF yang Viral Kini Ada Miniaturnya!

&quot;Diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir karena saat ini sedang dalam proses perbaikan tentu untuk mengutamakan kendaraan bermotor yang berkeselamatan ke depannya,&quot; ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno.
&quot;Hasil Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti telah ditindaklanjuti. Kami bersama KNKT akan mengawal dan mengawasi proses pemeriksaan dan penanganan rangka eSAF ini,&quot; tambahnya.
Menurut laporan tim peneliti Ditjen Hubdat dan KNKT, PT. AHM membuat rangka eSAF dari raw material berupa High Strength Steel (HSS) yang diproses menjadi rangka.

BACA JUGA:
Isu Rangka eSAF Keropos Tak Ganggu Penjualan Motor Bekas di Pasaran

Kemudian dilakukan pelapisan coating dengan metode CED (Cathodic Electro Deposition) secara dipping (celup) saat mendatangi dan melihat langsung proses produksi rangka eSAF di pabrik sepeda motor Honda di Kawasan Industri Indotaise Karawang pada Jumat pekan lalu.
Pihak Ditjen Hubdat dan KNKT juga meneliti rangka eSAF dari motor konsumen. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan adanya karat pada bagian dalam rangka yang tidak terlapisi coating dan lubang pembuangan bawah yang berpotensi tertutup kotoran sehingga membuat air tersumbat serta berpotensi menyebabkan udara lembab di sekitar rangka dan dapat bersifat korosif.Menindaklanjuti hasil penelitian, PT. AHM sedang melakukan optimalisasi terhadap cara perlindungan rangka dari korosi secara menyeluruh. Selanjutnya sebagai langkah nyata bentuk tanggung jawab PT. AHM dilaporkan telah membuka layanan pemeriksaan dan penanganan dengan menyediakan layanan 24 jam.
PT AHM menyebut bahwa konsumen dapat menghubungi 1-500-989, yang dapat diakses dari seluruh Indonesia. Selain itu, konsumen Honda dapat datang ke bengkel resmi AHASS untuk menyatakan keluhannya mengenai rangka eSAF.

BACA JUGA:
Honda Catat Peningkatan Penjualan di Agustus 2023, Model SUV Penyumbang Terbesar

Mengingat kondisi tersebut Ditjen Hubdat berserta KNKT juga melihat perlunya peningkatan edukasi terkait perawatan dan pemeliharaan kendaraan bermotor roda dua atau lebih.
Sekadar informasi, saat ini rangka eSAF digunakan pada beberapa model skuter matik Honda, seperti Genio, BeAT, BeAT Street, Scoopy, dan Vario 160. Sehingga konsumen yang memiliki jenis motor tersebut dapat mengunjungi AHASS untuk pemeriksaan rangka.
AHM juga telah klarifikasi tudingan rangka eSAF berkarat pada motor terbaru. Mereka mengungkapkan bahwa noda kuning yang ada pada setiap titik pengelasan merupakan lapisan silikat.</content:encoded></item></channel></rss>
